Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Buwas Jamin Stok Pangan Aman Sampai Lebaran, Bahkan Lockdown Sekalipun

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 09 April 2020
Buwas Jamin Stok Pangan Aman Sampai Lebaran, Bahkan Lockdown Sekalipun

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso pada peluncuran Kopi Jenderal di Kantor Pusat Bulog Jakarta, Rabu. (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Drektur Utama (Dirut) Perum Bulog, Budi Waseso menegaskan, ketersediaan pangan terutama stok beras dalam menghadapi situasi yang sulit di tengah ancaman pandemi virus corona (Covid-19) saat ini masih sangat mencukupi.

Mantan Kepala BNN tersebut mengatakan, kebutuhan penyaluran sebesar 1,44 juta ton beras yang tersebar di seluruh Indonesia per tanggal 9 April 2020, yang terdiri atas stok CBP sebesar 1,39 juta ton dan beras komersial sebanyak 53 ribu ton.

Baca Juga

Tekan Harga Beras di Jakarta, Bank DKI Bagikan Kartu Sakti ke Pedagang

Selanjutnya untuk pangan lainnya per tanggal 9 April 2020 posisi stok gula yang ada di perum Bulog mencapai sebesar 5.068 ton.

"Masih dilakukan pengadaan guna mencukupi kebutuhan gula kepada masyarakat,” ungkapnya kepada wartawan, Kamis (9/4).

Buwas menambahkan, stok bahan pangan lainnya pun masih relatif aman. “Seperti daging kerbau sebanyak 113 ton, minyak goreng sebanyak 781 kilo liter, serta tepung terigu sebanyak 615 ton,” jelasnya.

Persiapan menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2020 diperkirakan akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dikarenakan kemungkinan penerapan lockdown untuk mengatasi penyebaran pandemik Covid-19 di Indonesia.


“Oleh karena itu upaya pemenuhan stok yang dilakukan perum Bulog untuk skenario jika terjadi lockdown adalah dengan memprioritaskan pengadaan dalam negeri mengingat puncak panen dimulai pada bulan April ini,” ucap Buwas.

Sebagai catatan, lockdown kemungkinan akan menyebabkan pembatasan penyerapan hasil produksi serta distribusi terhambat untuk pasokan ke luar wilayah sentral produksi.

“Adapun jika tidak terjadi lockdown selain prioritas penyerapan dalam negeri juga diusulkan agar mekanisme sentralisasi pangan dapat dilakukan melalui perum Bulog sebagai operator,” tegas Buwas yang juga besan Kepala BIN Budi Gunawan ini.

beras bulog
Gudang beras BULOG. Foto: Antara

Mantan Kabareskrim Polri tersebut menuturkan, dengan mekanisme ini pemerataan stok antar wilayah dapat dilakukan Perum Bulog dan disesuaikan dengan kebutuhan dan komsumsi di masing-masing wilayah.

Terkait mekanisme penjualan pangan pokok kepada masyarakat, Perum Bulog menerapkan strategi penjualan melalui e-commerce yang bersifat online.

"Sehingga dapat menghindari terjadinya kerumunan massa, mengurangi masyarakat keluar rumah, maupun meminimalisir terjadinya kontak langsung,” urai pria yang memiliki hobi menembak ini.

Baca Juga

Inilah Top 5 Penghasil Beras Terbesar Dunia, Indonesia ke Berapa Ya?

Selain itu, tambah Buwas, untuk jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) dan kelurahan, pemesanan dari mitra binaan dapat dilakukan melalui online atau menghubungi petugas Bulog, selanjutnya pembagian kepada masyarakat dilakukan dengan pengaturan jadwal untuk mengurangi kerumunan.

“Terakhir manajemen beserta jajaran perum Bulog senantiasa berkomitmen untuk terus menjaga ketahanan pangan negara ini di tengah beratnya tantangan yang kita hadapi,” pungkas alumnus Akpol 1984 tersebut. (Knu)

#Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona #Bulog #Dirut Bulog #Gudang Bulog #Beras #Stok Beras #Gula #Komjen Pol Budi Waseso
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
33,2 Juta Keluarga Tetap Dapat Bantuan Buat Stabilkan Harga Beras
Inflasi pangan berdasarkan tahun kalender Januari hingga Juni 2026 tercatat sebesar 1,61 persen atau lebih rendah dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang mencapai 2,15 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
33,2 Juta Keluarga Tetap Dapat Bantuan Buat Stabilkan Harga Beras
Indonesia
Beras SPHP Bakal Ganti Nama Jadi Beras Kita
Bulog menargetkan memproduksi sekitar 2 juta ton Beras Kita untuk memenuhi kebutuhan pasar komersial
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 Juli 2026
Beras SPHP Bakal Ganti Nama Jadi Beras Kita
Indonesia
Daftar Harga Sembako Senin 6 Juli 2026: Cabai Rawit Hijau dan Merah Kompak Naik, Beras Kualitas Super Satu Ikut Meroket
Lonjakan nilai jual tidak hanya bertumpu pada kelompok tanaman hortikultura penghasil rasa pedas
Angga Yudha Pratama - Senin, 06 Juli 2026
Daftar Harga Sembako Senin 6 Juli 2026: Cabai Rawit Hijau dan Merah Kompak Naik, Beras Kualitas Super Satu Ikut Meroket
Indonesia
Intervensi 1,34 Juta Ton Beras Diklaim Bikin Inflasi Harga di Eceran Stabil
Di tingkat eceran terjadi inflasi (beras) secara month to month sebesar 0,45 persen dan secara year on year terjadi inflasi di tingkat eceran sebesar 3,98 persen
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Intervensi 1,34 Juta Ton Beras Diklaim Bikin Inflasi Harga di Eceran Stabil
Indonesia
Dirut Bulog Sidak Pabrik Minyakita yang Berbau Solar, tak Ada Toleransi bagi Produk di Bawah Standar
Peninjauan ini bertujuan memastikan seluruh proses produksi berjalan sesuai standar mutu, keamanan pangan, dan higienitas sehingga produk MinyaKita.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
Dirut Bulog Sidak Pabrik Minyakita yang Berbau Solar, tak Ada Toleransi bagi Produk di Bawah Standar
Indonesia
Hadapi El Nino, Stok Beras Indonesia Diklaim Aman Sampai Mei 2027
rediksi adanya surplus produksi 4 juta ton di 2026 ini tersebut dapat menjadi target penyerapan untuk stok CBP yang dikelola Perum Bulog.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Juni 2026
Hadapi El Nino, Stok Beras Indonesia Diklaim Aman Sampai Mei 2027
Indonesia
Produksi Beras Indonesia Cetak Rekor Saat Dunia Lesu, FAO Tempatkan RI di Posisi Keempat Global
FAO memproyeksikan produksi beras Indonesia mencapai 38,6 juta ton pada 2026/2027. Indonesia kini menjadi produsen beras terbesar keempat dunia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Produksi Beras Indonesia Cetak Rekor Saat Dunia Lesu, FAO Tempatkan RI di Posisi Keempat Global
Indonesia
Stok Cadangan MinyaKita Sebanyak 29 Ribu Ton
Rata-rata kebutuhan minyak goreng masyarakat tercatat berada di kisaran 254 ribu ton per bulan dan dapat dipenuhi.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Stok Cadangan MinyaKita Sebanyak 29 Ribu Ton
Indonesia
Mentan Setuju Bulog Jual Beras Kita Premium Buat Stabilkan Harga
Kehadiran produk beras premium dari Bulog berpotensi memberikan dampak positif terhadap pengendalian harga sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap beras
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Mentan Setuju Bulog Jual Beras Kita Premium Buat Stabilkan Harga
Indonesia
Redam Penurunan Daya Beli, Bulog Percepat Penyaluran Beras SPHP dan Bantuan Pangan
Hingga 6 Juni 2026 penyaluran bantuan pangan beras telah terealisasi hampir 60 persen atau telah diterima oleh hampir 20 juta penerima bantuan pangan (PBP) dari total target 33,2 juta PBP.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Redam Penurunan Daya Beli, Bulog Percepat Penyaluran Beras SPHP dan Bantuan Pangan
Bagikan