Butuh Waktu 15 Tahun Bangun IKN, Jokowi : Sekarang Baru 20 Persen
Presiden Joko Widodo di IKN/ dok YouTube Setpres
MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo menyebut pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur bakal berkelanjutan. Dia menyebut memerlukan waktu satu dekade lebih untuk membuat IKN jadi kota layak huni.
"Akan selesai kira-kira 10 sampai 15 tahun yang akan datang, ini masih akan panjang," kata Jokowi di depan seluruh Kepala Daerah se Indonesia di Istana Garuda, IKN, Kalimantan Timur, Selasa (13/6).
Menurut Jokowi, pembangunan IKN yang ada sekarang baru dalam tahap awal. "Ini kalau Bapak Ibu Gubernur, Bupati dan Wali Kota nanti melihat, ini baru awal, ini belum selesai, jangan keliru, ini belum selesai, mungkin baru 20-an persen," ujarnya.
Jokowi menyebut pembangunan IKN tidak hanya membangun gedung-gedung pemerintahan. Namun, juga membangun sejumlah fasilitas umum seperti properti, rumah sakit, sekolah, hingga hotel.
Baca juga:
Sebut Suasana IKN Baik, Prabowo Bertekad Percepat Pembangunan
"Banyak yang masih belum dibangun, tetapi di luar dari ini juga banyak kawasan-kawasan yang telah banyak dibangun baik berupa hotel, universitas, rumah sakit," jelas Jokowi.
Jokowi ingin menunjukkan bahwa Indonesia mampu membangun ibu kota sesuai keinginan Indonesia, tanpa ada bekas peninggalan Belanda.
"Tetapi memang masih memerlukan waktu yang panjang," kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini. (knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Masjid Negara IKN Tinggal Kurang 2% Lagi, Sudah Bisa Dipakai Tarawih Ramadan
16 Kementerian Bakal Aktif di IKN, OIKN Percepat Pembangunan Kantor dan Rusun ASN
Teman KKN UGM Jadi Saksi di PN Solo, Jokowi Disebut Punya Nama Panggilan 'Jack'
Fisik Istana Wapres Senilai Rp 1,457 Triliun di IKN Rampung Dikerjakan
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Korupsi Bongkar Muat Pelabuhan IKN Terbongkar, 2 TSK Rugikan Negara Rp 5 Miliar
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru