Kesehatan

Busui, Perhatikanlah Asupan Makanan

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 01 Agustus 2021
Busui, Perhatikanlah Asupan Makanan

Para ibu menyusui perlu memerhatikan asupan makanan.(Foto: Unsplash/Dave Clubb)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAGAI ibu menyusui (busui), asupan makanan amatlah penting. Tubuh ibu yang sedang menyusui bekerja keras menghasilkan susu setiap saat sepanjang hari. Hal itu menyebabkan ibu yang menyusui akan merasa lebih mudah lelah dan lapar sepanjang waktu.

Mungkin saat mendengarkan masalah yang dihadapi ibu menyusui tersebut, solusi paling tepat yang terpikir ialah makan yang banyak. Namun, sebenarnya ibu yang sedang menyusui harus berhati-hati dalam mengonsumsi makanan karena apa dimakan busui akan dikonsumsi juga oleh si kecil lewat ASI. Jadi kunci untuk tantangan itu ialah makan yang sehat. Hal itu bukan terletak pada 'apa' atau 'berapa banyak' porsi yang dimakan.

Seorang ibu yang sedang memberikan ASI harus mengisi bahan bakar tubuhnya dengan banyak mengonsumsi makanan kaya nutrisi. Ada beberapa makanan yang sebenarnya baik untuk tubuh kita, nyatanya tidak boleh dikonsumsi ibu baru karena satu dan lain hal. Dalam rangka Pekan ASI Sedunia 2021, berikut makanan yang harus dikonsumsi ibu menyusui berikut makanan yang harus dihindari.

BACA JUGA:

Ibu Baru, Perhatikan Langkah Pemberian ASI Perah

Makanan yang harus dimakan saat menyusui.

1. Kacang-Kacangan

kacang-kacangan
Kaya akan protein, vitamin, dan fitoestrogen.(Foto Unsplash Betty Subrizi)

Kacang-kacangan kaya akan protein, mineral, vitamin, dan fitoestrogen. Mereka tidak hanya kaya nutrisi, tetapi juga membantu memproduksi susu. Kacang-kacangan seperti lentil merah dan lentil kuning yang telah dianggap sebagai galactagogue atau agen sekresi susu.

Meskipun buncis, kacang merah, kacang polong, dan lain sebagainya juga sehat dan dikonsumsi oleh ibu menyusui di seluruh dunia, kacang-kacangan tersebut membuat bayi berisiko kolik dan umumnya tidak direkomendasikan para dokter di India.

2. Sayur Hijau

sayur hijau
Perbanyak sayuran hijau. (Foto Unsplash Cole Patrick)

Sayuran hijau yang umum seperti labu siam, labu runcing, dan sayuran yang ringan untuk pencernaan mendukung kesehatan ibu menyusui. Sayuran hijau akan membantu dalam membangun kebiasaan makan yang baik untuk bayi ketika ia mulai mengonsumsi makanan padat.

Sayuran hijau juga mengandung fitoestrogen yang membantu produksi susu. Hindari mengonsumsi sayuran seperti kubis dan brokoli yang dapat menyebabkan gangguan pada lambung dan menimbulkan risiko kolik pada bayi.

3. Kunyit

kunyit
Minum kunyit baik untuk ibu dan bayi.(Foto Unsplash Osha Key)

Meskipun tidak ada bukti ilmiah yang mendukung hal ini, kunyit telah lama digunakan di seluruh dunia oleh ibu baru sebagai laktogen. Kunyit telah menunjukkan sifat antiinflamasi yang penting untuk mendukung nutrisi dan kesehatan ibu menyusui. Kunyit juga membantu mencegah metastasis dan pembengkakan payudara serta meningkatkan kekebalan ibu dan bayi.

Sementara itu, ada sejumlah makanan yang harus dihindari saat menyusui.

1. Kafein

kopi
Kurangi kafein karena tidak baik untuk bayi.(Foto Unsplash Linda Xu)

Ibu menyusui pasti pernah atau bahkan sering mendambakan secangkir kopi atau teh panas di pagi hari setelah menghabiskan malam tanpa tidur menyusui bayi. Namun, busui harus berhati-hati saat mengonsumsi makanan kaya kafein. Zat kafein bisa berakhir di ASI.

Hal itu akan membuat ibu dan bayi sulit untuk tidur nyenyak. Sistem mereka yang belum berkembang dengan sempurna tidak dapat memproses kafein secara efektif. Selain kopi dan teh, maknaan lain yang juga mengandung kafein ialah coklat. Makanlah dalam jumlah yang sangat sedikit jika menginginkannya.


2. Bawang Putih

bawang putih
Bayi akan menolak asi jika tidak menyukai rasanya. (Foto Unsplash Sebastien Marchand)

ASI dapat mengadopsi rasa dari jenis makanan yang ibu makan. ASI rasa bawang putih merupakan sesuatu yang tidak akan mereka nikmati. Jadi, jika ibu menyusui baru-baru ini makan makanan yang banyak mengandung bawang putih dan bayinya menolak minum susu, itu karena rasa bawang putihnya.

3. Ikan

ikan
Berhati-hatilah saat mengonsumsi ikan. (Foto Unsplash Richard Bell)

Meskipun ikan merupakan sumber asam lemak dan protein omega 3, busui disarankan hanya mengonsumsinya dalam jumlah yang tidak terlalu banyak. Beberapa jenis ikan seperti mackerel dan swordfish mengandung banyak merkuri yang dapat masuk ke ASI dan masuk ke tubuh bayi. Jika kamu sangat ingin mengonsumsi ikan, pilih varian ikan dengan kadar merkuri rendah dan memiliki risiko bakteri dan parasit yang rendah.

Ibu menyusui harus menguji dan mencoba makanan sedikit demi sedikit untuk memeriksa apakah makanan itu cocok untuk mereka dan si kecil. Makan berbagai makanan bergizi saat menyusui akan mengubah rasa ASI. Hal itu akan membuat bayi merasakan berbagai rasa. Nantinya, hal itu dapat membantu si kecil menerima makanan padat dengan lebih mudah.(Tel)

#Kesehatan #ASI #Parenting
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Lifestyle
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
Regulasi penggunaan sosial media pada anak di Indonesia belum seketat negara maju lainnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
8 Cara Keluarga Cegah Anak Terpapar Pemahaman Kekerasan dan Radikalisme
ShowBiz
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Dalam live tersebut, sang ‘Golden Maknae’ dengan santai memperlihatkan kepada penggemar berbagai produk yang biasa ia konsumsi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Lifestyle
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Abu vulkanis itu bukan debu biasa. Ada campuran silica di dalamnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Indonesia
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Survei Forum Anak di Jawa Tengah terhadap lebih dari 20 ribu anak menunjukkan 80 persen lebih nyaman curhat kepada teman dibanding orang tua.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Menteri PPPA Soroti Pola Asuh di Era Digital, Anak Lebih Nyaman Curhat ke Teman
Bagikan