Buntut Spanduk Pelarangan Bioskop, Ketua GOIB Ditetapkan Tersangka

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 23 Januari 2020
Buntut Spanduk Pelarangan Bioskop, Ketua GOIB Ditetapkan Tersangka

Konferensi pers terkait penetapan tersangka Ketua GOIB. (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua organisasi massa bernama Gerakan Ormas Islam Betawi (GOIB) H Andy M Sholeh ditetapkan jadi tersangka buntut pemasangan spanduk bernada SARA yang berisi penolakan Bioskop XXI, di kawasan PGC, Cililitan, Jakarta Timur.

Dia dicokok di rumahnya, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (22/1) malam kemarin.

Baca Juga:

Polisi Selidiki Dugaan Unsur Kebencian dalam Kasus Spanduk Provokatif di Cililitan

Andy akhirnya ditetapkan jadi tersangka karena terbukti membuat dan merencana pemasangan spanduk itu. Andy bahkan juga yang merencanakan konsep spanduk.

"Mengkonsep sendiri, kemudian membuat, memesan, dan memasang spanduk tersebut," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Kamis (23/1)

Untuk motifnya, lanjut Yusri hingga kini masih didalami. Namun, ada dugaan motifnya terkait ekonomi.

Spanduk bernada SARA dari Ormas GOIB tolak Bioskop XXI di PGC, Cililitan. Foto: Twitter
Spanduk bernada SARA dari Ormas GOIB tolak Bioskop XXI di PGC, Cililitan. Foto: Twitter

Andy sendiri kini telah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya. Dia dikenakan Pasal 156 KUHP, Pasal 55 KUHP, Pasal 16 Juncto Pasal 4 huruf b Undang-Undang Republik Indonesia tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis. Ancaman hukumannya adalah lima tahun penjara.

"Masih didalami lagi motifnya karena pengakuannya masalah ekonomi. Dia membuat karena memang tanggal 17 Januari 2020 akan ada aksi demo untuk menolak adanya bioskop dekat masjid," katanya.

Sementara itu, Andy sendiri menampik kalau hal ini dilakukannya karena ingin dapat uang. Ia mengaku kalau pemasangan spanduk dilakukan agar pihak PGC mau bicara dengan warga soal akan dibuatnya bioskop di sana. Sebab, menurutnya pihak PGC tidak mau diajak berbincang.

"Dengan kita bikin spanduk kan nanti jadinya negosiasi antara pihak PGC dengan warga. Bukan biar dapat duit," kata Andy.

Baca Juga:

15 Spanduk Bernada SARA Disita dari Ormas GOIB yang Tolak Pembangunan Bioskop

Sebelumnya diberitakan, beredar foto spanduk penolakan Bioskop XXI di kawasan PGC Cililitan, Jakarta Timur, dari sebuah organisasi massa bernama Gerakan Ormas Islam Betawi (GOIB) di media sosial Twitter.

Terkait hal itu, Ketua GOIB Andy M Shaleh pun dimintai keterangan oleh pihak kepolisian. Polisi mendatangi yang bersangkutan di kediamannya di kawasan Cililitan, Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis 16 Januari 2020 siang.

"Kami datang ke rumah yang bersangkutan untuk meminta keterangan dari yang bersangkutan, apakah betul yang memasang spanduk itu dia orangnya," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Jerry Siagian, saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (16/1).

Setelahnya, polisi menyita 15 spanduk bernada SARA dan brosur penolakan 12 rim. Polisi sempat membantu Ormas GOIB mediasi dengan pihak Manajemen PGC. Kemudian, Ormas GOIB pun berjanji membatalkan aksi unjuk rasa yang sejatinya digelar hari ini.

Selain itu, pihak Ormas GOIB juga menyampaikan permintaan maaf atas spanduk bernada SARA yang mereka pasang.

Spanduk itu sendiri seperti diketahui telah diturunkan pihak Satuan Polisi Pamong Praja. Namun, akhirnya Andy tetap dijadikan tersangka karena memenuhi unsur melakukan tindak pidana. (Knu)

Baca Juga:

Ketua GOIB Diperiksa Polisi karena Diduga Pasang Spanduk Penolakan Bioskop XXI

#Ujaran Kebencian #Rasis
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita
Curhat Lamine Yamal Ungkap Pengalaman Jadi Korban Rasisme di Markas Real Madrid Santiago Bernabeu
Bintang Barcelona Lamine Yamal blak-blakan soal pengalaman pahitnya menjadi korban rasisme di sepak bola, termasuk insiden di Bernabeu. Cek respons berkelasnya di sini!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 September 2026
Curhat Lamine Yamal Ungkap Pengalaman Jadi Korban Rasisme di Markas Real Madrid Santiago Bernabeu
Olahraga
Skuad Prancis Kena Serangan Rasis Lagi, Kali Ini dari Eks Perdana Menteri Spanyol
Serangan verbal terhadap anak asuh Didier Deschamps bermula sejak fase gugur babak 32 besar berakhir
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
Skuad Prancis Kena Serangan Rasis Lagi, Kali Ini dari Eks Perdana Menteri Spanyol
Berita Foto
Kasus Dugaan Ujaran Kebencian, Ikatan Keluarga Minang Laporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri
Sekjen DPP IKM B Moulevey Rajo Mudo melaporkan Permadi Arya ke Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Kasus Dugaan Ujaran Kebencian, Ikatan Keluarga Minang Laporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri
Indonesia
Polri Diminta Jangan Lindungi Anak Perwira Polisi Pembuat Konten Lomba Rasis, Bisa Dijerat Pakai UU ITE dan KUHP
Tindakan menormalisasi rasisme demi konten dan popularitas sangat berbahaya karena berpotensi merusak harmoni sosial dan memicu konflik horizontal di tengah masyarakat
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Polri Diminta Jangan Lindungi Anak Perwira Polisi Pembuat Konten Lomba Rasis, Bisa Dijerat Pakai UU ITE dan KUHP
Olahraga
Penyerang Bhayangkara FC Tetap pada Pernyataan soal Dugaan Rasis Gelandang Persib Marc Klok, Tidak Mau Berkomentar Lagi di Publik
“Saya ingin menegaskan bahwa saya berdiri pada pernyataan saya - saya yakin dengan apa yang saya dengar dan saya lidak akan mengangkat hal seperti ini tanpa alasan yang serius," tulis Henry Doumbia soal dugaan rasis Marc Klok.
Frengky Aruan - Rabu, 06 Mei 2026
Penyerang Bhayangkara FC Tetap pada Pernyataan soal Dugaan Rasis Gelandang Persib Marc Klok, Tidak Mau Berkomentar Lagi di Publik
Olahraga
Komentar Pedas Sneijder Soal Dugaan Rasisme Prestianni Berujung 5 Ribu Teror Maut dari Netizen Argentina
Kemarahan publik Argentina disinyalir berakar dari sikap Sneijder mendukung langkah tegas otoritas sepak bola Eropa
Angga Yudha Pratama - Jumat, 27 Februari 2026
Komentar Pedas Sneijder Soal Dugaan Rasisme Prestianni Berujung 5 Ribu Teror Maut dari Netizen Argentina
Olahraga
Prestianni Bantah Ucapkan Kalimat Rasis, Benfica Pasang Badan
Pemain muda Argentina, Gianluca Prestianni, bergerak cepat menangkis tudingan yang menyebut dirinya melontarkan hinaan rasis
Angga Yudha Pratama - Kamis, 19 Februari 2026
Prestianni Bantah Ucapkan Kalimat Rasis, Benfica Pasang Badan
Indonesia
Transjakarta Pasang Badan Lindungi Korban Rasisme, Manajemen Sediakan Hotline Jika Darurat
Transjakarta sangat menyesalkan adanya kejadian yang dilakukan oleh salah satu pelanggan terhadap pelanggan lain, seperti yang terekam pada video
Angga Yudha Pratama - Selasa, 17 Februari 2026
Transjakarta Pasang Badan Lindungi Korban Rasisme, Manajemen Sediakan Hotline Jika Darurat
Olahraga
Persija Kecam Keras Serangan Rasisme terhadap Allano Lima
Allano Lima mendapat ‘serangan’ di kolom komentar akun Instagram-nya.
Frengky Aruan - Selasa, 13 Januari 2026
Persija Kecam Keras Serangan Rasisme terhadap Allano Lima
Indonesia
Aparat Diminta Pahami Antara Kritik, Ujaran Kebencian dan Hoaks
Perbedaan antara opini tajam, ujaran kebencian, dan hoaks sering kabur, tetapi secara hukum dan etika publik, pembatasan merupakan hal yang penting.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 04 Januari 2026
Aparat Diminta Pahami Antara Kritik, Ujaran Kebencian dan Hoaks
Bagikan