MerahPutih.com - Penyerang Bhayangkara Presisi Lampung FC, Henry Doumbia tetap pada pernyataanya terkait dugaan rasis kapten Persib Bandung Marc Klok. Hal itu terjadi saat Bhayangkara berhadapan dengan Persib pada pekan 30 Super League di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Kamis (30/4).
Dugaan rasis Mark Klok mencuat menyusul video perdebatannya dengan Wahyu Subo Seto saat kedua tim menuju ruang ganti.
Wahyu Subo Seto disebut menghampiri Marc Klok setelah Henry melaporkan perlakuan rasis. Wahyu Subo Seto disebut berniat untuk mengklarifikasi ucapan Klok kepada Henry di lapangan.
Bhayangkara FC dalam unggahannya juga menjelaskan langkah, yakni langsung melaporkan dugaan perlakuan rasis ke Match Commisioner.
Sementara itu, dari sudut pandang Klok, kejadian ini bermula dari perkataannya "give me the ball back" kepada Doumbia setelah Maung Bandung memperkecil kedudukan menjadi 1-2 melalui gol Federico Barba di akhir babak pertama.
Baca juga:
Bukan Hanya Laga Tandang Vs Persija, Marc Klok Sebut 2 Partai Persib Lain Juga Penting
Klok mengatakan ucapannya itu ditujukan untuk meminta bola agar pertandingan segera dilanjutkan. Ia menuturkan bahwa timnya ingin mengejar ketertinggalan dengan mempercepat jalannya laga.
Klok menambahkan bahwa Doumbia mengira gbahwa dirinya mengatakan "black", bukan "back". Klok menyebut beberapa saat setelah kejadian, Doumbia meminta maaf kepadanya atas kesalahpahaman yang terjadi.
Namun, dalam pernyataannya, Klok menyebut masalah belum sepenuhnya usai. Hal ini dikarenakan, kata dia, manajer Bhayangkara sekaligus Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji, terus menyebutnya rasis, dengan menuduhnya melakukan tindak tidak terpuji ini di dalam lorong stadion, dekat ruang ganti, maupun di lapangan setelah pertandingan yang berakhir kemenangan 4-2 untuk Persib.
View this post on Instagram
“Setelah pertandingan pada 30 April, saya ingin menyampaikan pernyataan terkait situasi yang telah dibahas secara publik. Selama pertandingan, saya mendengar sebuah komentar yang saya anggap tidak pantas. Saya melaporkannya dengan itikad baik, sebagai bagian dari tanggung jawab saya sebagai pemain profesional,” tulis Henry Doumbia di akun Instagram.
“Saya ingin menegaskan bahwa saya berdiri pada pernyataan saya - saya yakin dengan apa yang saya dengar dan saya lidak akan mengangkat hal seperti ini tanpa alasan yang serius.
Saya memahami bahwa terdapat perbedaan versi mengenai kejadian ini.”
“Saya menghormati bahwa setiap pihak dapat memiliki pandangan yang berbeda, dan saya telah menyampaikan pengalaman saya melalui jalur yang tepat sesuai dengan peraturan dan prosedur yang berlaku.”
“Sepanjang karier saya, saya telah bermain di berbagai negara dan lingkungan, dengan selalu menjunjung tinggi nilai-nilai rasa hormat, profesionalisme, dan integritas. Saya belum pernah terlibat dalam situasi seperti ini sebelumnya, itulah mengapa saya menyikapinya dengan serius dan penuh tanggung jawab.”
“"Di saat yang sama, saya menghormati Persib Bandung dan kapten mereka Marc Klok. Saya tidak ingin menciptakan konflik atau perpecahan. Sepak bola seharusnya menjadi ruang yang penuh rasa hormat, dan ada hal-hal yang lebih penting dalam hidup yang mengingatkan kita untuk tetap bersatu dan fokus pada hal yang benar-benar berarti," tambah Doumbia.
Penyerang asal Pantai Gading itu memastikan tidak akan lagi berkomentar secara publik dan menyerahkan sepenuhnya kepada proses yang berjalan. Dia mengucapkan terima kasih kepada Bhayangkara FC atas dukungan yang diberikan selama situasi ini berlangsung.
Di musim ini, sejak didatangkan Bhayangkara di putaran kedua, Doumbia telah bermain 14 kali dengan koleksi enam gol dan tiga assist.