Buntut Bentrok di Distrik Sugapa, TNI-Polri Buru KKB Pimpinan Lekagak Telenggen

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 29 Januari 2020
Buntut Bentrok di Distrik Sugapa, TNI-Polri Buru KKB Pimpinan Lekagak Telenggen

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw. (ANTARA/Evarukdijati/aa.)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kapolda Papua Irjen (Pol) Paulus Waterpauw mengatakan, masih mengejar kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Lekagak Telenggen.

"Ini sedang kami dalami," kata Irjen Paulus di sela-sela Rapim TNI-Polri, Jakarta, Selasa (28/1), dikutip Antara.

Baca Juga:

Polisi Temukan Spot KKB Pimpinan Joni Botak Saat Tembaki Bus Freeport

Pengejaran ini dilakukan menyusul terjadinya kontak senjata antara aparat TNI-Polri dengan KKB di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, pada Minggu (26/1) lalu. Peristiwa itu mengakibatkan satu orang anggota KKB pimpinan Lekagak Telenggen, tewas dan satu lainnya berhasil ditangkap.

Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw menjenguk anggota Brimob yang ditembak KKB di Nduga (Foto: Antaranews)
Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw saat menjenguk anggota Brimob yang ditembak KKB di Nduga (Foto: Antaranews)

Polri-TNI pun masih berupaya mengevakuasi para pekerja di lokasi kejadian karena kelompok KKB diduga juga menyerang warga sipil.

"Mereka juga menganiaya masyarakat sipil. Ada yang kerja di perusahaan itu (dianiaya), kami sedang evakuasi, nanti kepastiannya akan saya berikan laporan setelah evakuasi," kata Paulus.

Baca Juga:

KKB Kali Kopi Pimpinan Joni Botak Dalangi Penembakan di Timika

Paulus tidak menjelaskan secara detil penganiayaan yang dilakukan KKB kepada masyarakat sipil tersebut. Ia pun tidak menyebutkan jumlah korban yang jatuh.

Mantan Kapolda Sumut itu menambahkan, ada hambatan dalam upaya mengejar kelompok Lekagak Telenggen. Hal itu karena wilayah operasinya di pedalaman yang jaraknya sangat jauh dari Ibu Kota Paniai, Enarotali.

Namun demikian, Polri dan TNI terus mengejar mereka agar tidak ada lagi korban yang jatuh akibat kelompok separatis ini.

"Kecamatannya terpencil dan tidak ada hubungan komunikasi, tapi maksud saya, itulah fakta bahwa mereka terus menunjukkan eksistensi mereka, kami tangani terus," katanya. (*)

Baca Juga:

Kesal Anak Buahnya Ditembak KKB, Kapolda Papua Bakal Gempur Nduga

#Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) #Papua
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
Pesawat Smart Air PK-SNS rute Nabire–Kaimana alami gangguan mesin dan mendarat darurat di Nabire. Seluruh penumpang selamat, Kemenhub lakukan investigasi.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire Diduga Akibat Gangguan Mesin
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikabarkan hendak memindahkan 1 juta orang Israel ke Papua, Indonesia.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Donald Trump Pindahkan 1 Juta Orang Israel ke Papua, Prabowo Sudah Oke
Indonesia
Freeport McMoRan Berencana Ajukan Perpanjangan Izin Tambang Usai Rampungkan Pembangunan Smelter
Tanpa perpanjangan hingga tahun 2061, Freeport khawatir investasi besar-besaran yang mereka tanamkan tidak akan optimal
Angga Yudha Pratama - Jumat, 23 Januari 2026
Freeport McMoRan Berencana Ajukan Perpanjangan Izin Tambang Usai Rampungkan Pembangunan Smelter
Indonesia
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,5 yang mengguncang kawasan Maluku Tengah, Maluku, pagi tadi getarannya terasa hingga Papua.
Wisnu Cipto - Sabtu, 17 Januari 2026
Gempa M 5,5 Maluku Tengah Getarannya Terasa Hingga Papua
Indonesia
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB
Aparat gabungan Polres Yahukimo dan Satgas Operasi Damai Cartenz-2025 meningkatkan langkah pengamanan dengan melaksanakan olah TKP lanjutan, patroli gabungan, serta razia di sejumlah titik
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Serangan Terhadap Warga Sipil Terjadi Jelang Natal di Yahukimo, Polisi Duga Pelaku KKB
Indonesia
Desak Negara Hadir Selamatkan Pendidikan 700 Ribu Anak Papua
Lalu Hadrian menegaskan bahwa hambatan pendidikan di Papua memang nyata adanya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Desember 2025
Desak Negara Hadir Selamatkan Pendidikan 700 Ribu Anak Papua
Indonesia
Kejar Swasembada Energi, Prabowo Minta Papua Tanam Sawit hingga Singkong
Presiden RI, Prabowo Subianto, mendorong pengembangan tanaman berbasis komoditas di Papua.
Soffi Amira - Rabu, 17 Desember 2025
Kejar Swasembada Energi, Prabowo Minta Papua Tanam Sawit hingga Singkong
Indonesia
Anggaran Makan Begizi Gratis di Papua Rp 25 Triliun, Lebih Mahal Dibandingkan Jawa
Kebutuhan anggaran yang dialokasikan BGN untuk menambah hingga 2.500 SPPG yang menyasar 750 ribu penerima manfaat, diperkirakan mencapai Rp 25 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Desember 2025
Anggaran Makan Begizi Gratis di Papua Rp 25 Triliun, Lebih Mahal Dibandingkan Jawa
Indonesia
Presiden Larang Dana Otsus Papua Digunakan Buat Perjalanan Luar Negeri
Dana otsus, harus dipergunakan untuk program-program pembangunan prioritas di daerah, yang ditujukan langsung untuk kepentingan rakyat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Desember 2025
Presiden Larang Dana Otsus Papua Digunakan Buat Perjalanan Luar Negeri
Indonesia
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Papua tak Gunakan Dana Otsus untuk Jalan-Jalan
Presiden RI, Prabowo Subianto, mengingatkan kepala daerah di Papua tidak menggunakan dana otsus untuk jalan-jalan.
Soffi Amira - Selasa, 16 Desember 2025
Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Papua tak Gunakan Dana Otsus untuk Jalan-Jalan
Bagikan