Bulog Komitmen Perbaiki Kualitas Beras Rastra

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 31 Juli 2017
Bulog Komitmen Perbaiki Kualitas Beras Rastra

Pekerja mengangkat beras jenis medium di Gudang Bulog Baru (GBB). (ANTARA FOTO/Irsan Mulyadi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Direktur Pengadaan Perum Bulog Tri Wahyudi Saleh mengatakan, pihaknya berjanji dan memiliki komitmen untuk selalu memperbaiki kualitas beras yang didistribusikan kepada masyarakat sejahtera (rastra).

"Kami juga sudah memerintahkan kepada seluruh jajaran Bulog di seluruh Indonesia untuk melakukan sortasi dan dicek lebih dulu, sebelum mendistribusikan kepada penerima manfaat," kata Tri saat mendampingi kunjungan kerja Komisi IV DPR RI di Gudang Bulog Subdivre Jember, Jawa Timur, Senin (31/7).

Menurutnya, beras yang berkualitas baik akan didistribusikan kepada penerima rastra, sedangkan kalau beras tersebut kualitasnya jelek. Maka, Bulog akan mengganti beras tersebut dengan kondisi yang baik.

"Kalau ada komplain dari masyarakat terkait dengan kualitas beras rastra, maka Bulog terbuka dan siap mengganti beras yang rusak itu karena kami tidak bermaksud untuk menyalurkan beras yang kualitasnya tidak baik," katanya.

Ia mengatakan, Bulog sebagai buffer stock yang diminta pemerintah untuk menyerap gabah atau beras sebanyak-banyaknya untuk stok nasional, kemudian hasil pembelian beras tersebut disimpan di dalam gudang Bulog.

"Terkait waktu penyaluran rastra, pihak Bulog sebagai operator juga masih menunggu regulasi dari pemerintah karena tahun ini Bulog menyalurkan beras rastra pada bulan April, sehingga beras di gudang Bulog tersimpan beberapa bulan," katanya.

Tri Wahyudi yang juga mantan Kabulog Jember itu mengatakan beras yang disimpan terlalu lama akan berdampak pada turunnya kualitas, namun pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan kualitas beras yang akan didistribusikan kepada keluarga penerima manfaat.

Sebelumnya seorang warga penerima manfaat di Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember menerima beras rastra dalam kondisi rusak karena tidak layak konsumsi.

Beras yang rusak tersebut akhirnya diganti oleh pihak Bulog Subdivre Jember dan beras yang rusak ditarik kembali, sehingga pihak Bulog Jember berjanji untuk lebih teliti lagi menyortir dan mengecek kualitas beras rastra, sebelum didistribusikan kepada keluarga penerima manfaat. (*)

Sumber: ANTARA

#Bulog #Gudang Bulog #Beras
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Bulog Luncurkan Kemasan Baru, Beri Nama Beras Kita Medium
Kehadiran Beras Kita Medium juga diharapkan semakin memperkuat identitas beras SPHP sebagai produk pangan pemerintah yang berkualitas dan terjangkau
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Bulog Luncurkan Kemasan Baru, Beri Nama Beras Kita Medium
Indonesia
KDKMP Dipastikan Jual Produk Bulog, Perkuat Rantai Pasok Beras
Pada 107 titik KDKMP yang menjadi sasaran monitoring, total pemesanan beras SPHP tercatat mencapai 53.500 kilogram atau 53,5 ton.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
KDKMP Dipastikan Jual Produk Bulog, Perkuat Rantai Pasok Beras
Indonesia
4,11 Juta Ton Beras Petani Diserap Bulog, Bukti Swasembada Pangan Prabowo
Bulog terus mengoptimalkan seluruh instrumen pengadaan mulai dari penguatan jaringan pembelian ditingkat produksi, peningkatan kesiapan sarana penyimpanan dan pergudangan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
 4,11 Juta Ton Beras Petani Diserap Bulog, Bukti Swasembada Pangan Prabowo
Indonesia
Beras Kita Premium Keluaran Bulog Bisa Buat MBG
Beras Kita Medium menjadi identitas baru beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), sedangkan Beras Kita Premium merupakan produk premium Bulog.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Beras Kita Premium Keluaran Bulog Bisa Buat MBG
Indonesia
Pemerintah Perketat Pengawasan Beras Fortifikasi Biar Warga Tidak Tertipu Kandungan Gizi
Beras fortifikasi merupakan beras yang diperkaya zat gizi tertentu untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Pemerintah Perketat Pengawasan Beras Fortifikasi Biar Warga Tidak Tertipu Kandungan Gizi
Indonesia
Pasrikan Ketersediaan, Mentan Amran Gadakan Pasokan Beras Premium di Ritel
Bulog memiliki stok yang cukup untuk memperkuat pasokan ke pasar. Stok beras Bulog saat ini sekitar 4,6 juta ton.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Pasrikan Ketersediaan, Mentan Amran Gadakan Pasokan Beras Premium di Ritel
Indonesia
Di berbagai Daerah Harga Beras Naik 3 Persen, Tertinggi di Papua Pegunungan Capai 47,94 Persen
Sementara harga rata-rata nasional beras premium Rp16.495 per kilogram, sedangkan HET zona 1 yang ditetapkan Rp14.900 per kilogram, zona 2 Rp15.400 dan zona 3 Rp15.800.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Di berbagai Daerah Harga Beras Naik 3 Persen, Tertinggi di Papua Pegunungan Capai 47,94 Persen
Indonesia
Mentan Amran Temukan Dugaan Perubahan Produk Beras Premium Jadi Beras Fortifikasi
"Ternyata ada dugaan (kecurangan beras) beralih dari premium ke fortifikasi. Katanya fortifikasi, setelah kita cek di lab, ada empat lab kredibel, kita cek ternyata tidak sesuai dengan labelnya," ujar Amran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Mentan Amran Temukan Dugaan Perubahan Produk Beras Premium Jadi Beras Fortifikasi
Indonesia
Cara Bulog Kendalikan Harga Beras di Pasar, Gelontorkan 1 Juta Ton Beras Cadangan Pemerintah
Besarnya volume tersebut menunjukkan kapasitas CBP yang dikerahkan untuk memperkuat pasokan pasar, sekaligus menopang akses pangan puluhan juta keluarga penerima manfaat
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 19 September 2026
Cara Bulog Kendalikan Harga Beras di Pasar, Gelontorkan 1 Juta Ton Beras Cadangan Pemerintah
Indonesia
Di Pasar, Beras Premium Diduga Bergeser Jadi Fortifikasi
Amran menyoroti dugaan penjualan beras fortifikasi dengan harga tinggi mencapai Rp 57.000 per kilogram, padahal harga seharusnya berada sekitar Rp 13.000 per kilogram.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Di Pasar, Beras Premium Diduga Bergeser Jadi Fortifikasi
Bagikan