Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Fashion

Buku Fesyen Terbaik untuk Lengkapi Rak Bukumu

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Kamis, 19 Januari 2023
Buku Fesyen Terbaik untuk Lengkapi Rak Bukumu

Buku ilustrasi tentang fashion. (Foto: Pixabay/Darkmoon Art)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAGI penggemar fesyen sekaligus buku, tak ada yang lebih menyenangkan selain menemukan pembahasan tentang mode favorit di dalam buku tentang fesyen.

Bila kamu tertarik mempelajari kebangkitan desainer terkenal, seni haute couture, fesyen yang ramah lingkungan, atau hanya ingin tahu tentang sejarah mode, ada buku di luar sana menanti dibaca.

Seorang penggemar fesyen tahu betul bahwa fesyen lebih dari sekadar parade gaun yang cantik di panggung titian (runway) atau belanja terus-menerus. Pakaian yang kita kenakan berperan penting dalam membentuk cara pandang kita melihat diri sendiri, cara orang lain memandang kita, dan cara kita memengaruhi planet ini.

Buku-buku terbaik tentang fesyen juga dapat meyakinkan khalayak mana pun bahwa industri ini patut diperhatikan sambil menegaskan kembali kekuatan dan kelemahan setiap mode. Dari Chanel Karl Lagerfeld hingga Yves Saint Laurent, sejarah mode mencakup kepingan momen-momen busana yang saling terkait dan ajaib.

Laman teenvogue.com memuat senarai buku fesyen terbaik yang perlu kamu baca untuk melengkapi hasrat dan pengetahuanmu tentang fesyen.

Baca juga:

Buku ‘Spare’ Pangeran Harry Laris Manis

1. Camp: Notes on Fashion karya Andrew Bolton

Meskipun Met Gala 2019 mungkin terbukti sulit dipahami oleh beberapa selebritas, konsep "camp" ternyata lebih sulit lagi dipahami. Mengingat Camp menjadi ekspresi persimpangan antara seni rupa dan budaya pop.

Met Gala adalah acara penggalangan dana tahunan yang diadakan pada hari Senin pertama pada Mei sejak tahun 1948. Sedangkan Camp campurbaur antara semangat ekstravaganza, karakter ceria, dan "antiserius", berlebihan, serta dibuat-buat. Camp dianalogikan sebagai "seorang perempuan yang berjalan-jalan mengenakan gaun yang terbuat dari tiga juta helai bulu."

Buku ini mengeksplorasi estetika dan menggali sejarahnya sebagai sumber kreatif bagi komunitas queer serta menjelaskan tempatnya dalam mode kelas atas dengan foto beberapa pakaian yang sangat eksentrik.

2. Coco Chanel: The Illustrated World of a Fashion Icon karya Megan Hess

Tokoh fesyen yang paling terkenal layak diabadikan lewat buku untuk menunjukkan gambaran dirinya secara tepat. Itulah yang dilakukan Megan Hess dengan buku ilustrasinya yang mengisahkan Coco Chanel.

Hess mencatat 100 momen paling berpengaruh dalam kehidupan desainer melalui anekdot sejarah dan gambar sketsa hitam-putih yang apik yang bertabur kutipan berbobot dari Chanel sendiri.

Baca juga:

Tiga Penyebab Rendahnya Minat Baca Buku di Indonesia

3. The Little Dictionary of Fashion karya Christian Dior

Buku ini mungkin telah ditulis lebih dari 50 tahun yang lalu, tetapi isinya masih relevan hingga hari ini. Ditulis oleh Christian Dior, perancang busana legendaris, buku ini menguraikan busana seperti apa yang akan dikenakan ke pesta pernikahan, apa yang harus dikemas saat bepergian, dan bahkan cara berjalan dengan anggun.

Semua yang perlu kamu ketahui tentang apa itu pesona tersua dalam buku ini. Lebih dari itu semua, buku ini memotret bagaimana Dior menjalani hidupnya selama abad ke-20.

4. The Battle of Versailles: The Night American Fashion Stumbled into the Spotlight and Made History karya Robin Givhan

Kalau sudah menyangkut mengisahkan sejarah fesyen yang penuh warna, jurnalis pemenang Hadiah Pulitzer, Robin Givhan, adalah jagonya. Melalui halaman-halaman bukunya, perempuan penulis ini membawa pembaca melintasi waktu ke peragaan busana internasional yang berlangsung di Istana Versailles pada 1973, sebuah peristiwa yang akan mengubah industri mode selamanya.

Bersiaplah untuk tenggelam dalam imajinasi saat kamu membaca buku ini! (ahs)

Baca juga:

Vokalis Bad Religion Rilis Buku Tentang Evolusi Budaya Punk Rock

#Fashion #Buku
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Fashion
Lakon Indonesia Hadirkan Koleksi HARSA, Rayakan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Berkarya
Dari batik hingga bordir buatan tangan, Lakon Indonesia menghadirkan HARSA sebagai koleksi terbaru yang merayakan proses, craftsmanship, dan kebahagiaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Lakon Indonesia Hadirkan Koleksi HARSA, Rayakan Kebahagiaan dalam Setiap Proses Berkarya
Berita
Denny JA Ukir Sejarah, Buku Puisi Esainya Diterjemahkan 35 Bahasa usai Raih BRICS Award 2025
Denny JA baru saja mencetak sejarah. Buku puisi esainya kini diterjemahkan ke dalam 35 bahasa.
Soffi Amira - Senin, 13 Juli 2026
Denny JA Ukir Sejarah, Buku Puisi Esainya Diterjemahkan 35 Bahasa usai Raih BRICS Award 2025
ShowBiz
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Band alternatif Supple merilis single 'In A Mess' sebagai pembuka album terbaru sekaligus berkolaborasi dengan BOOspace lewat I AM BOOCLOTH EXHIBITION.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
Supple Rilis 'In A Mess', Angkat Keresahan Hidup Lewat Musik dan Pameran Seni Bersama BOOspace
Fashion
JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia
Tahun ini, JF3 membawa tema 'Recrafted: Shaping the Future'.
Dwi Astarini - Sabtu, 04 Juli 2026
JF3 Fashion Festival 2026 Bawa Optimisme Memperkuat Masa Depan Ekosistem Fesyen Indonesia
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
BTN Indonesia Fashion Week 2026 menghadirkan inovasi baru lewat kolaborasi dengan Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Hadirkan Pengalaman Multisensori, Gandeng Dahlia Teh Keraton sebagai Signature Scent
Fashion
ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali
Isa Boulder dikenal sebagai label fesyen yang mengedepankan eksplorasi material, teknik tekstil eksperimental, serta pendekatan body-conscious silhouette.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
ASICS Gandeng Isa Boulder Hadirkan HYPERSYNC dengan Sentuhan Craftsmanship Bali
Fashion
Indonesia Fashion Week 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia-Italia untuk Industri Mode
BTN Indonesia Fashion Week 2026 memperkuat kolaborasi Indonesia dan Italia melalui Italian Trade Agency dan ASSOMAC untuk mendorong inovasi industri mode nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Indonesia Fashion Week 2026 Perkuat Kolaborasi Indonesia-Italia untuk Industri Mode
Fashion
Adidas Rilis Koleksi SS26 Summer Glow, Terinspirasi Iklim Tropis dan Kekayaan Artistik Indonesia
Koleksi ini terdiri dari atasan kemeja, tee, kaus lengan panjang, celana panjang dan pendek, celana bermuda, serta dua sepatu spesial.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
Adidas Rilis Koleksi SS26 Summer Glow, Terinspirasi Iklim Tropis dan Kekayaan Artistik Indonesia
Fashion
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
ESMOD Jakarta memberikan panggung bagi para mahasiswa untuk memamerkan kemampuan mereka dalam menerjemahkan ide kreatif menjadi rancangan busana.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Mahasiswa ESMOD Jakarta Bersinar dalam Trunk Show di BeautyFest Asia
Fashion
Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!
Fenomena sepatu pink di Piala Dunia 2026 menjadi sorotan. Ternyata, ada beberapa alasan mengapa warna pink mendominasi ajang bergengsi tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juni 2026
Fenomena Unik Piala Dunia 2026: Banyak Pemain Pakai Sepatu Pink, Ternyata ini Alasannya!
Bagikan