Kesehatan

Bukan Digigit Zombie, ini 4 Penyebab Hidung Mimisan

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 21 Desember 2020
Bukan Digigit Zombie, ini 4 Penyebab Hidung Mimisan

Mimisan bisa disebabkan hal sepele hingga gejala penyakit. (foto: Instagram @netflixid)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SUDAH nonton serial Korea Sweet Home di Netflix? Serial thriller yang diangkat dari webtoon itu mengisahkan serangan wabah yang mengubah manusia menjadi makhluk zombie yang menyeramkan. Di tengah kekacauan akibat wabah, pemuda penyendiri Cha Soo-hyun mencoba bertahan.

Soo-hyun yang sebatang kara mencari tahu apa yang tengah terjadi mendapati bahwa salah satu gejala yang membuat orang berubah jadi makhluk menyeramkan itu ialah mimisan. Memang, di awal cerita diperlihatkan sejumlah orang mengalami mimisan sebelum berubah jadi zombie pemakan manusia.

Terdengar menakutkan ya? Nyatanya, meski bisa jadi pertanda penyakit serius, mimisan enggak sampai mengubah kau jadi zombie kok. Lalu, apa sih yang bikin mimisan muncul? Ini nih, 4 penyebab mimisan seperti dilansir Hellosehat.

BACA JUGA:

Netflix Rilis Adaptasi Webtoon 'Sweet Home'


1. Mengupil

nose
Kuku bisa menggores lapisan dalam hidung.(foto: unsplash/brittany collette)


Suka mengorek hidung dengan jari? Pasti banyak yang punya hobi ini. Meski membuat hidung terasa lega, mengupil bisa menyebabkan mimisan. Terlebih jika dilakukan dengan jari yang kukunya panjang.

Kuku yang tajam bisa menggores lapisan dinding dalam hidung yang sangat tipis. Jika kuku mengenai pembuluh darah teratasnya, mimisan akan terjadi. Ini nih penyebab paling umum mimisan terjadi.

Daripada mengupil, kamu bisa menbersihkan hidung secara baik dan benar dengan membasahi rongga dalam hidung lebih dahulu menggunakan air. Kotoran hidung yang lembap akan lebih mudah untuk dikeluarkan.


2. Udara kering

flu
Udara kering membuat lapisan hidung berdarah. (foto: unsplash/LN)


Hidung memiliki pembuluh yang sangat sensitif. Udara kering akan membuat lapisan hidung ikut mengering hingga retak dan akhirnya berdarah. Selain itu, perubahan suhu dari lingkungan luar yang lembap ke dalam rumah yang lebih hangat dan kering akan membuat hidung lebih rentan mimisan.

Kamu bisa menyiasati udara lingkungan yang kering dengan menyalakan humidifier di dalam ruangan.


3. Penggunaan obat pengencer darah

obat
Obat-obatan juga bisa membuat mimisan. (foto: unsplash/tammana rumee)

Obat nyeri NSAID seperti aspirin atau ibuprofen memiliki efek samping mengencerkan darah. Ada pula obat yang memang diresepkan sebagai pengencer darah (obat antikoagulan), seperti warfarin atau heparin.

Obat-obatan tersebut bekerja mencegah pembekuan darah sehingga menyebabkan mudah mimisan, yang kadang bahkan sulit untuk dihentikan. Konsultasikan dengan dokter untuk memberikan jenis obat yang lain supaya tidak lagi sering mimisan.


4. Kondisi atau penyakit tertentu

kanker
Mimisan bisa jadi tanda penyakit serius. (foto: pixabay/stevepb)

Ada banyak kondisi atau penyakit yang gejalanya berupa mimisan, seperti penyakit hati (liver), penyakit ginjal, kecanduan alkohol, hipertensi, pilek, flu, sinusitis atau alergi, hingga kanker (kanker hidung dan tenggorokan/karsinoma nasofaring, leukimia, dan limfoma).

Jika kamu sering mimisan, misalnya lebih daripada satu kali dalam sehari, segera cek ke dokter untuk mendapat diagnosis dan pengobatan yang tepat agar tidak bertambah parah.(dwi)

BACA JUGA:

Kok Bisa Berkeringat Meski Tak Kepanasan atau Berolahraga?

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Kuliner
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Mi instan sebagian besar terdiri dari karbohidrat olahan, tapi rendah serat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Belajar Trik Makan Mi Instan Sehat ala Gen Z Korea, Dobel Manfaat sebagai Pereda Pengar
Olahraga
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Atlet HYROX asal Australia Joanna Wietrzyk mengalami inkontinensia feses saat lomba di Beijing, tetapi tetap bertanding hingga keluar sebagai juara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Joanna Wietrzyk Alami Inkontinensia Feses di Tengah Lomba HYROX, Tetap Finis dan Jadi Juara
Dunia
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
umlah lansia berusia 100 tahun ke atas di Jepang tembus 107.677 orang per September 2026. Sebanyak 87,6% di antaranya adalah wanita. Simak data lengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 15 September 2026
Rekor Baru Jepang! Warga Berusia 100 Tahun Tembus 100 Ribu, 87,6% Perempuan
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Indonesia
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Program ini difokuskan untuk memperkuat deteksi dini penyakit sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Pemerintah Klaim Program CKG Telah Jangkau 130 Juta Jiwa
Berita Foto
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Pengunjung memukul bola golf lewat teknologi AI Human Motion Analytics dalam ajang Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 11 September 2026
Hadapi Era Ageing Population, Alita-Fujitsu Hadirkan Teknologi AI Human Motion Analytics
Lifestyle
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Abu vulkanis dapat menempel pada kulit, rambut, pakaian, dan sepatu. Simak alasan pentingnya mandi dan mengganti pakaian setelah terpapar abu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Hujan Abu Vulkanis Menempel di Rambut dan Pakaian, Ini Alasan Harus Segera Bersih-bersih
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
ShowBiz
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Dalam live tersebut, sang ‘Golden Maknae’ dengan santai memperlihatkan kepada penggemar berbagai produk yang biasa ia konsumsi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Bagikan