Budiman Sudjatmiko Nasihati Sandi: Iri Boleh, Tapi Jangan Dengki

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 22 Oktober 2018
Budiman Sudjatmiko Nasihati Sandi: Iri Boleh, Tapi Jangan Dengki

Cawapres Nomor Urut 02 Sandiaga Uno. Foto: @sandiuno

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Politikus PDIP Budiman Sudjatmiko menasihati Cawapres Nomor Urut 02 Sandiaga Uno yang mencurigai program dana kelurahan yang akan dikeluarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dikeluarkan jelang Pilpres 2019 memiliki motif udang di balik batu.

"Iri sih boleh tapi jangan dengki! Kalau iri bagus, kalau dengki Anda hanya ingin lihat orang lain susah," kata Budiman, saat dimintai tanggapan di Posko Cemara, Jakarta, Senin (22/10).

Budiman mengibaratkan pernyataan Sandiaga itu seperti dua perusahaan yang sama-sama mencari keuntungan tapi menjelek-jelekkan perusahaan lainnya yang lebih kreatif.

budiman merah putih
Politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko. Foto: MP/Fadhli

"Itu kan sama saja satu perusahaan bersaing x dan y . Dan y lebih kreatif. Kemudian x bilang kok ngeluarin gitu sih. Cuma mau cari untung saja. Lah yang ngomong juga perusahaan yang cari untung. Apa hak moralnya. Untuk perusahaan lain mencari untung," ujar politikus PDIP itu.

Sebaliknya, Budiman mengingatkan kembali tentang insiden klaim penganiayaan Ratna Sarumpaet yang sempat digembar-gemborkan kubu Sandiaga hingga akhirnya malah terbukti hoaks. Padahal, lanjut dia, berita hoaks itu jelas-jelas merusak kecerdasan banyak orang.

"Operasi plastik malah dianggap dianiaya. Yang itu enggak mau dikritik. Yang jelas-jelas dampaknya merusak kewarasan bangsa. Malah sibuk membela diri," tutur anggota DPR itu.

jokowi
Presiden didampingi Ibu Negara menyaksikan menyaksikan penandatanganan SPK Kelompok antara masyarakat dan aplikator RISHA di Lombok Timur, Kamis (18/10). (Foto: BPMI)

Terkait program dana kelurahan, Budiman memuji kebijakan Jokowi itu jelas-jelas bertujuan memajukan kesejahteraan umum mencerdaskan kehidupan bangsa, tetapi malah menjadi sasaran sindiran kubu Sandiaga. "Ini gimana? Jadi menurut saya apa yang disampaikan pak Sandi tidak gentle, tidak fair," tandas dia.

Untuk diketahui, Sandiaga Uno sempat mempertanyakan motif Presiden Jokowi mencairkan kebijakan Dana Kelurahan dan Dana Operasional Desa pada 2019.

Meski mengaspresiasi program bantuan bagi masyarakat desa itu, duet Capres Prabowo Suabianto ini menduga program bagi-bagi dana itu sengaja dikeluarkan jelang Pilpres 2019 untuk menggaet suara.

“Tapi kalau misalnya di tahun politik, di 2019 ini, pasti masyarakat bisa menilai sendiri, apakah ini ada udang di balik batu atau apakah ini sebuah program yang memang dicanangkan sebelumnya,” kata Sandiaga, beberapa hari lalu. (Fdi)

#Jokowi #Sandiaga Uno #Pilpres 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Akan Dipanggil sebagai Saksi Pelapor Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi: Insya Allah Saya Hadir
Ayah Wapres Gibran Rakabuming Raka ni menegaskan pihaknya akan hadiri sidang asalkan surat panggilan diterima.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Akan Dipanggil sebagai Saksi Pelapor Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi: Insya Allah Saya Hadir
Indonesia
Jokowi akan Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu yang Menjerat Roy Suryo dan Dr Tifa
Jaksa akan memanggil Jokowi dan Syarif di persidangan pada Kamis (5/11).
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi akan Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu yang Menjerat Roy Suryo dan Dr Tifa
Indonesia
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Jaksa akan menghadirkan Jokowi sebagai saksi dalam sidang Roy Suryo pekan depan. Roy menyebut kehadiran mantan presiden itu telah lama dinantikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi kemungkinan munculnya upaya pemakzulan Gibran setelah MK membacakan putusan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Bagikan