Brimob Kembali Gugur di Papua, Ini Pernyataan Kapolri

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 15 November 2017
Brimob Kembali Gugur di Papua, Ini Pernyataan Kapolri

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. (ANTARA FOTO/Izaac Mulyawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyatakan belasungkawa atas meninggalnya anggota Brimob Polda Papua, Brigadir Firman (28 tahun) karena ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) saat berpatroli di area pertambangan PT Freeport Indonesia, Tembagapura, Timika, Papua.

"Saya prihatin adanya peristiwa tadi pagi. Saya selaku pimpinan Polri menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban," kata Jenderal Tito di sela-sela acara Forum Polantas ASEAN 2017 di Jakarta, Rabu (15/11).

Ia mengatakan bahwa sebagai polisi, banyak risiko yang harus dihadapi, terlebih bila ditugaskan di daerah rawan konflik.

Tito mengimbau, jajaran Polri tidak merasa takut dalam bertugas, menyusul adanya teror yang dilancarkan oleh KKB. "Kepada anggota (polisi) lain, jangan kendor (semangat), khususnya daerah Freeport," katanya.

Atas jasa mendiang Firman yang gugur dalam menunaikan tugas, pihaknya memberikan kenaikan pangkat anumerta terhadap Firman. "Kami berikan penghargaan kenaikan pangkat anumerta," katanya.

Sebelumnya, terjadi penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) terhadap kendaraan patroli di mile 69 zona Tembagapura pada Selasa (14/11) pagi. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang karyawan bernama Raden Totok Sahadewo mengalami luka tembak di paha kanan.

Kemudian pada Rabu (15/11) dini hari, Satgas Terpadu melaksanakan patroli untuk menyelidiki kejadian penembakan tersebut. Ternyata kendaraan patroli ditembak di wilayah mile 69 dan mengakibatkan Brigadir Firman dan Bripka Yongky Rumte yang berada di kendaraan mengalami luka di punggung.

Firman akhirnya meninggal dunia karena kehabisan darah. Sementara Yongky kondisinya kritis. Firman merupakan anggota Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua. (*)

#Kapolri #Tito Karnavian #Brimob
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
DPR Pantau Rotasi Massal dan Cepat Polisi oleh Kapolri, Ingatkan Soal Pengawasan Internal
Sahroni menegaskan pengawasan internal Polri harus tetap berjalan agar pelayanan kepolisian kepada masyarakat semakin baik dan tidak hanya merespons persoalan yang menjadi perhatian publik.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
DPR Pantau Rotasi Massal dan Cepat Polisi oleh Kapolri, Ingatkan Soal Pengawasan Internal
Olahraga
Bukit 360 Mandalika Dijaga Ketat! Brimob Siaga Tembaki Drone Liar di Atas Sirkuit
Satgas Antipesawat Nirawak Brimob bersiaga di Bukit 360 Mandalika untuk lumpuhkan drone tanpa izin demi keselamatan MotoGP 2026.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Oktober 2026
Bukit 360 Mandalika Dijaga Ketat! Brimob Siaga Tembaki Drone Liar di Atas Sirkuit
Indonesia
Kenapa Kapolri Suyudi Disebut Harus Tancap Gas Tata Internal Polri? Ini Kata Komisi III DPR
Soedeson Tandra mengungkap alasan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto perlu segera menata internal Polri, termasuk perombakan sejumlah Kapolda.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Kenapa Kapolri Suyudi Disebut Harus Tancap Gas Tata Internal Polri? Ini Kata Komisi III DPR
Indonesia
Kapolri Suyudi Rotasi 19 Kapolda, dari Metro Jaya hingga Sulawesi
Pertukaran ini dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sehari setelah resmi menjabat pada 2 Oktober 2026.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kapolri Suyudi Rotasi 19 Kapolda, dari Metro Jaya hingga Sulawesi
Indonesia
Kapolri Baru Rotasi 88 Pati dan Pamen, Ganti Kapolda Metro
Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi, pembinaan karier, serta penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kapolri Baru Rotasi 88 Pati dan Pamen, Ganti Kapolda Metro
Indonesia
DPR Tagih Gebrakan Suyudi, jangan Biarkan Keluhan Warga Terus Menumpuk
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menghadapi tantangan untuk menghadirkan perubahan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
DPR Tagih Gebrakan Suyudi, jangan Biarkan Keluhan Warga Terus Menumpuk
Indonesia
SETARA Tantang Suyudi, Polri Bersama Masyarakat jangan cuma Slogan
Tantangan tersebut muncul di tengah masih kuatnya sorotan terhadap profesionalitas dan integritas Polri.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
SETARA Tantang Suyudi, Polri Bersama Masyarakat jangan cuma Slogan
Indonesia
Ketua KPK Ingin Sinergi dengan Kapolri Baru, makin Kencang Berantas Korupsi
Suyudi dilantik sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo setelah mendapatkan persetujuan DPR RI.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Ketua KPK Ingin Sinergi dengan Kapolri Baru, makin Kencang Berantas Korupsi
Indonesia
Kapolri Suyudi Ditantang Buktikan Polri Bisa Lebih Dipercaya, jangan cuma Pamer Pangkat Bintang 4
Keberhasilan Suyudi bukan terletak pada pangkat bintang empat yang kini melekat di pundaknya, melainkan pada perubahan yang dirasakan masyarakat.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Kapolri Suyudi Ditantang Buktikan Polri Bisa Lebih Dipercaya, jangan cuma Pamer Pangkat Bintang 4
Indonesia
DPR Tantang Kapolri Baru Hadapi Keluhan Masyarakat, dari Pungli hingga Arogansi
Suyudi harus berani menghadapi berbagai keluhan masyarakat, mulai dari pelayanan yang berbelit hingga dugaan pungutan liar dan arogansi anggota kepolisian.
Yusuf Abdillah - Jumat, 02 Oktober 2026
DPR Tantang Kapolri Baru Hadapi Keluhan Masyarakat, dari Pungli hingga Arogansi
Bagikan