Alasan Jasad Brigadir RAT Tak Diautopsi

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Minggu, 28 April 2024
Alasan Jasad Brigadir RAT Tak Diautopsi

Ilustrasi autopsi. (Foto: Unsplash/Anton)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Anggota Satlantas Polresta Menado, Sulawesi Utara Brigadir Ridha Ali Tomi (RAT) ditemukan tewas di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Dari hasil pemeriksaan awal aparat kepolisian, Brigadir RAT meninggal dunia akibat bunuh diri.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Ade Rahmat Idnal mengungkapkan, Brigadir RAT diduga tewas dengan luka tembak di bagian kepala.

"Iya bunuh diri, menembak kepalanya menggunakan senpi," kata Ade Rahmat Idnal yang dikutip di Jakarta, Minggu (28/4).

Baca juga:

Kasus Ginjal Akut, Ahli Sebut Tak Ada Hasil Autopsi Kematian karena Sirop Paracetamol

Kemudian, jasad Brigadir RAT telah diserahkan ke keluarganya pada Sabtu 27 April 2024 malam.

Sementara itu, Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Henrikus Yossi menuturkan bahwa jasad Brigadir RAT tidak dilakukan autopsi karena keluarga tidak bersedia.

"Keluarga menegaskan telah memberikan statement bahwa mereka tidak bersedia untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah dari almarhum RA," ucapnya.

Kompol Henrikus menuturkan, pemeriksaan terhadap jasad anggota Polres Manado itu hanya dilakukan di bagian luar.

Baca juga:

Anggota SAR Jayapura Gugur Saat Menolong Orang yang Mau Bunuh Diri

"Jadi hanya dilakukan pemeriksaan visum et repertum atau pemeriksaan luar tanpa dilakukan otopsi dan diberikan atau diserahkan kepada pihak keluarga," urainya. (asp)

#Bunuh Diri
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Polda NTT menangani kasus bunuh diri siswa kelas IV SD di Kabupaten Ngada. Kapolda NTT mengirim tim konselor untuk mendampingi keluarga korban.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Indonesia
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Anggota Komisi VIII DPR RI menyoroti tragedi anak di NTT karena tak mampu membeli buku dan bolpoin. Ia meminta negara hadir memperkuat perlindungan sosial anak.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Indonesia
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Berdasarkan Data BPS, angka kemiskinan ekstrem di NTT masih tinggi, mencapai lebih dari 14 persen pada 2025, jauh di atas rata-rata nasional sekitar 9,4 persen.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Indonesia
Tali Nilon dan Surat Pendek, Kronologis Kisah Pilu Bocah SD Bunuh Diri Tak Bisa Beli Alat Sekolah di NTT
Korban YBR merupakan anak bungsu dari lima bersaudara. Sejak usia satu tahun diasuh neneknya karena sang ibu harus bekerja sebagai petani dan buruh serabutan.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Tali Nilon dan Surat Pendek, Kronologis Kisah Pilu Bocah SD Bunuh Diri Tak Bisa Beli Alat Sekolah di NTT
Indonesia
Bocah SD Tidak Bisa Beli Buku Bunuh Diri Alarm Hilangnya Tanggung Jawab Sosial
Kasus bunuh diri siswa SD berinisial YBS (10) di Kabupaten Ngada, NTT, yang diduga dipicu karena tidak mampu membeli buku dan alat tulis menjadi sorotan
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Bocah SD Tidak Bisa Beli Buku Bunuh Diri Alarm Hilangnya Tanggung Jawab Sosial
Indonesia
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Diduga tak Mampu Beli Buku, DPR Minta Kemendikdasmen Usut Tuntas
Siswa SD di NTT bunuh diri karena tidak mampu membeli buku. Anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief, mendesak Kemendikdasmen mengusut tuntas.
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Diduga tak Mampu Beli Buku, DPR Minta Kemendikdasmen Usut Tuntas
Indonesia
Analisa Psikologi Forensik: Diplomat Arya Bunuh Diri karena Burn Out
Tim Psikologi Forensik menemukan Arya mengalami burn out merujuk pada kondisi kelelahan fisik, emosional, dan mental yang disebabkan stres berkepanjangan.
Wisnu Cipto - Selasa, 29 Juli 2025
Analisa Psikologi Forensik: Diplomat Arya Bunuh Diri karena Burn Out
Indonesia
Tidak Ada Kandungan Racun-Narkoba-Alkohol di Tubuh Diplomat Arya, Cuma Paracetamol dan Chlorpheniramine
Puslabfor juga tidak menemukan kandungan alkohol hingga narkoba di jasad Diplomat Arya
Wisnu Cipto - Selasa, 29 Juli 2025
Tidak Ada Kandungan Racun-Narkoba-Alkohol di Tubuh Diplomat Arya, Cuma Paracetamol dan Chlorpheniramine
Indonesia
Tidak Temukan Unsur Pidana, Polisi Umumkan Diplomat Arya Tewas Bunuh Diri
Polda Metro Jaya memastikan kasus kematian diplomat Kemenlu Arya Daru Pangayunan karena tewas bunuh diri.
Wisnu Cipto - Selasa, 29 Juli 2025
Tidak Temukan Unsur Pidana, Polisi Umumkan Diplomat Arya Tewas Bunuh Diri
Indonesia
Diplomat Arya Pernah 2 Kali Kirim Email Ingin Bunuh Diri, Tahun 2013 dan 2021
Email pertama dikirim pada Juni-Juli 2013, isinya terkait alasan dan keinginannya untuk bunuh diri.
Wisnu Cipto - Selasa, 29 Juli 2025
Diplomat Arya Pernah 2 Kali Kirim Email Ingin Bunuh Diri, Tahun 2013 dan 2021
Bagikan