BPOM Tegaskan Beras Plastik Baru Ditemukan di Indonesia

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Jumat, 22 Mei 2015
BPOM Tegaskan Beras Plastik Baru Ditemukan di Indonesia

Polisi memeriksa butiran beras di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (20/5) guna mengantisipasi peredaran beras plastik di masyarakat. (antara foto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Roy Sparingga mengatakan bahwa beras plastik atau beras jadi-jadian yang ditemukan beberapa waktu lalu di Kota Bekasi, Jawa Barat, baru kali ini ditemukan dari seluruh negara yang ada di dunia. Bahkan pasalnya, pihaknya telah mengontak International Food Security Network (Infosan) di bawah World Health Organization (WHO).

"Info pusat menyampaikan belum ada kasus serupa saat ini terjadi di dunia. Jadi tidak ada laporan tersebut di negara manapun pada saat ini," tuturnya dengan nada tegas, di Jakarta, Jumat (22/5).

Lebih lanjut ia menuturkan akan terus mengawasi dan melaporkan terkait adanya laporan beras plastik yang kemungkinan juga ditemukan di negara lain.

Sementara itu, khusus penemuan beras plastik yang ditemukan di Bekasi beberapa waktu lalu, pihaknya masih melakukan uji lab dengan sangat hati-hati. Uji lab dilakukan tidak hanya untuk memastikan ada tidaknya bahan plastik. Tetapi juga, untuk mengetahui, apa resiko yang akan ditimbulkan dari kandungan tersebut. Uji lab sendiri akan keluar sore ini yang nantinya akan diserahkan langsung kepada Bareskrim Polri.

Di samping itu, BPOM juga telah melakukan kolaborasi dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag), Bareskrim Polri dan Disperindag Bekasi dan Jakarta untuk menghimbau masyarakat berhati-hati dalam membeli beras. Bahkan pasalnya, BPOM juga telah membuka call center di 1500533 agar masyarakat bisa segera melaporkan bila ditemukan adanya kecurigaan pada saat membeli beras. Sehingga aparat setempat bisa langsung menindaklanjutinya.

"Masyarakat dihimbau agar berhati-hati dan kritis menyampaikan ke kami. Hubungi kami di 1500533," tutupnya. (rfd)

 

BACA JUGA:

Heboh, Beredar Video Pembuatan Beras Plastik

Beras Palsu, Komisi IV: Jangan Malu Katakan Kecolongan

Polisi Duga Beras Jadi-jadian Diimpor dari Hongkong

Komisi IV DPR: Pemalsu Beras akan Dijerat Pasal Berlapis

 

 

#Beras Jadi-Jadian #Beras Plastik #BPOM
Bagikan
Ditulis Oleh

Adinda Nurrizki

Berita Terkait

Indonesia
BPOM Apresiasi SPPG Polri, Makanan Anak Diuji Layaknya Hidangan VIP
BPOM memuji SPPG Polri yang menerapkan standar keamanan pangan berkualitas tinggi. Makanan anak diuji layaknya hidangan VIP.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
BPOM Apresiasi SPPG Polri, Makanan Anak Diuji Layaknya Hidangan VIP
Indonesia
BPOM Tinjau SPPG Polri, Standar Keamanan Pangan Dinilai Unggul
BPOM mengapresiasi SPPG Polri saat melakukan kunjungan dan pengecekan. SPPG itu menerapkan standar keamanan pangan yang baik.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
BPOM Tinjau SPPG Polri, Standar Keamanan Pangan Dinilai Unggul
Indonesia
Diduga Mengandung Toksin, BPOM Minta Nestle Tarik Susu Formula Bayi S-26 Promil Gold
BPOM meminta Nestle untuk menarik susu formula bayi S-26 Promil Gold pHPro 1 dari peredaran. Hal itu dikarenakan adanya dugaan pencemaran toksin.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Diduga Mengandung Toksin, BPOM Minta Nestle Tarik Susu Formula Bayi S-26 Promil Gold
Indonesia
BPOM Larang Nestlé Distribusikan Susu Formula Bayi S-26 Promil Gold
Larangan diberlakukan sebagai respons atas notifikasi dari European Union Rapid Alert System for Food and Feed terkait potensi cemaran toksin cereulide.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
BPOM Larang Nestlé Distribusikan Susu Formula Bayi S-26 Promil Gold
Indonesia
Iklan Digital Kosmetik Vulgar Jadi Incaran BPOM, Termasuk di Marketplace
Tidak boleh lagi ada promosi kosmetik yang melanggar norma susila, dengan disertai berbagai klaim yang dinilai menyesatkan yang terlalu vulgar.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Desember 2025
Iklan Digital Kosmetik Vulgar Jadi Incaran BPOM, Termasuk di Marketplace
Indonesia
Kaum Pria Hati-Hati! Ini 13 Kosmetik dengan Klaim Menyesat Terkait Alat Vital
Temuan ini berasal dari hasil pemantauan BPOM sepanjang 2025 di berbagai platform digital, mulai dari marketplace hingga media sosial.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Desember 2025
Kaum Pria Hati-Hati! Ini 13 Kosmetik dengan Klaim Menyesat Terkait Alat Vital
Berita Foto
BPOM Pamerkan Hasil Sitaan Obat Ilegal hingga Viagra Senilai Rp2,74 Miliar di Jakarta
Kepala BPOM Taruna Ikrar menunjukan hasil sitaan obat farmasi ilegal saat konferensi pers di gedung kantor BPOM, Jakarta Timur, Kamis, (13/11/2025).
Didik Setiawan - Kamis, 13 November 2025
BPOM Pamerkan Hasil Sitaan Obat Ilegal hingga Viagra Senilai Rp2,74 Miliar di Jakarta
Indonesia
IHW Desak BPOM dan BPJPH Audit Aqua Terait Dugaan Penggunaan Air Sumur
IHW mendorong BPOM dan BPJPH melakukan audit menyeluruh terhadap fasilitas produksi dan sumber air yang digunakan oleh Aqua.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Oktober 2025
IHW Desak BPOM dan BPJPH Audit Aqua Terait Dugaan Penggunaan Air Sumur
Indonesia
Produk Mi Indonesia Jadi Temuan di Taiwan, BPOM Sebut Bukan Produk Ekspor Resmi Indonesia
BPOM telah berkoordinasi dengan produsen terkait dan otoritas Taiwan, untuk selanjutnya masuk tahap klarifikasi terkait dengan peredaran produk tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 15 September 2025
Produk Mi Indonesia Jadi Temuan di Taiwan, BPOM Sebut Bukan Produk Ekspor Resmi Indonesia
Indonesia
Tekor! Indonesia Impor Obat Rp 176 Triliun Tapi Ekspor Cuma Rp 6,7 Triliun
Saat ini, jumlah industri obat Indonesia mencapai 272 yang memiliki pabrik. Sedangkan perusahaan besar farmasi jumlahnya 3.009.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 28 Agustus 2025
Tekor! Indonesia Impor Obat Rp 176 Triliun Tapi Ekspor Cuma Rp 6,7 Triliun
Bagikan