BPN Soroti Keburukan Pelayanan Kesehatan era Jokowi

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Sabtu, 09 Maret 2019
BPN Soroti Keburukan Pelayanan Kesehatan era Jokowi

Diskusi Polemik MNC Trijaya dengan 'Menakar Visi Kesehatan'. (MP/Kanugrahan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengungkapkan bahwa ada penurunan pelayanan kesehatan di era Joko Widodo. Hal itu disampaikan oleh Anggota BPN, Hermawan Saputra.

Dalam acara diskusi Polemik MNC Trijaya dengan 'Menakar Visi Kesehatan', Ia mengungkapkan bahwa manajerial Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di era Jokowi sangat buruk.

"Laporan keuangan tahunan BPJS Kesehatan menunjukkan defisut sebesar Rp 3,8 triliun pada 2014, Rp 5,9 Triliun pada 2015, dan Rp 9,7 Triliun pada 2016. Lalu di tahun 2018 Rp 9,8 triliyun," katanya, Sabtu (9/3).

Kartu BPJS Kesehatan. (AntaraFoto)
Kartu BPJS Kesehatan. (AntaraFoto)

Berlandaskan data tersebut Hermawan menilai bahwa BPJS sekarang sangat tidak baik. Bukan hanya merugikan orang warga sakit saja, namun rumah sakit penyelenggara kesehatan juga kesulitan.

"Masyarakat belum terlayani dengan baik, rumah sakit kesulitan membayar. Ini keprihatinan," sesalnya.

Ia melanjutkan, hal inilah kelak yang akan diperbaiki jika pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo-Sandi dipercaya memimpin Indonesia.

"Nanti akan ada evaluasi dan penghitungan kelayakam dari program BPJS jika memang pak Prabowo-Sandi diberikan amanat," terangnya.

Selain BPJS, HermawanIa juga menyoroti fungsi Puskesmas sebagai pelayan kesehatan di era Jokowi.

"80 persen pelayanan kesehatan ada di Puskesmas sekarang justru malah tak terlihat," sebutnya.

Ia berpendapat, semua hal ini tak lepas dari anggaran negara yang tak berjalan dan diserap dengan baik. "Prabowo-sandi selalu gunakan seribu triliyun bocor setiap tahun," pungkasnya. (Knu)

Baca Juga: Ini 4 Cara Mudah Bedakan KIS dengan BPJS Kesehatan!

#Pilpres 2019 #Joko Widodo #BPJS Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Jokowi mengungkap isi pertemuan dua jam dengan Prabowo di Kertanegara. Mereka membahas sepak bola, ekonomi, politik, hingga isu Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
Prabowo Setujui Dana Rp 20 Triliun untuk BPJS, Layanan Rumah Sakit Disorot
Prabowo meminta layanan BPJS ditingkatkan, termasuk memangkas antrean dan memastikan rumah sakit tidak membedakan pasien BPJS dengan pasien umum.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 28 September 2026
Prabowo Setujui Dana Rp 20 Triliun untuk BPJS, Layanan Rumah Sakit Disorot
Indonesia
Prabowo Kumpulkan Menteri Bahas Kondisi Keuangan BPJS Kesehatan
Setiap bulan BPJS Kesehatan mengumpulkan iuran sekitar Rp 14 triliun per bulan. Namun, di saat yang sama harus mengeluarkan Rp 16 triliun per bulan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Prabowo Kumpulkan Menteri Bahas Kondisi Keuangan BPJS Kesehatan
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Viral Nakes Merundung Pasien, Psikolog: . Setiap Unggahan Mencerminkan Karakter
Etika profesional tidak berhenti ketika jam kerja selesai, tetapi juga perlu tercermin dalam perilaku tenaga kesehatan di ruang digital.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Viral Nakes Merundung Pasien, Psikolog: . Setiap Unggahan Mencerminkan Karakter
Indonesia
Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Menkes: Nakes Tidak Boleh Nirempati
"Saya rasa semua profesi yang melayani masyarakat, terutama nakes, enggak boleh ada yang nirempati seperti itu," ujar Budi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Agustus 2026
Viral Komentar Nakes ke Pasien BPJS, Menkes: Nakes Tidak Boleh Nirempati
Bagikan