BNPT Lakukan Sejumlah Cara Atasi Terorisme di Papua

Mula AkmalMula Akmal - Rabu, 20 Juli 2022
BNPT Lakukan Sejumlah Cara Atasi Terorisme di Papua

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Polisi Boy Rafli Amar. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Polisi Boy Rafli Amar mengatakan lembaganya melakukan kontra narasi terkait penanganan terorisme di Papua.

"Narasi untuk melawan kebencian yang dibangun kelompok itu sudah dilaksanakan," katanya dikutip dari Antara, Selasa (19/7).

Baca Juga:

Aksi Brutal KKB Papua Tewaskan 9 Warga Sipil dan 1 Luka-luka

Dia menjelaskan, BNPT bekerja dalam bidang pencegahan, yang terus melakukan upaya-upaya membangun semangat kewaspadaan dini masyarakat di Papua hingga kontra narasi terhadap kelompok teroris di Papua.

Kelompok itu kata dia, membangun semangat kebencian terhadap negara. Kelompok itu telah memperlihatkan ciri terorisme, menghalalkan kekerasan, dengan motif ideologi disertai tujuan politik yang ingin merdeka.

"Dalam hal penegakan hukum, masalah kekerasan harus diselesaikan secara hukum, bekerjasama dengan TNI dan Polri," jelasnya.

Selain itu kata dia, dilakukan berbagai pendekatan dalam menyelesaikan kasus Papua. Salah satunya, bagaimana menghentikan kekerasan dalam jangka waktu sesingkat-singkatnya, sehingga tidak berjatuhan korban lagi.

Baca Juga:

3 Warga Sipil Meninggal Ditembak Kelompok Bersenjata di Nduga Papua

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan, terorisme sebenarnya bukan hanya mewakili agama tertentu, oleh karenanya terorisme bukan semata-mata soal akidah.

Dia mencontohkan gerakan organisasi papua merdeka (OPM) di Papua dikatakan terorisme karena bukan hanya terkait dengan agama tertentu.

"OPM itu motifnya politik dan ideologi. Politiknya ingin memecahkan diri, ideologinya tidak mau bersatu, tidak mau Pancasila, lalu melakukan kekerasan di tempat-tempat umum, membakar bandara, menembak warga sipil," katanya menegaskan.(*)

Baca Juga:

Bawaslu Petakan Indeks Kerawanan Pemilu di Tiga Provinsi Baru Papua dan IKN

#BNPP #Terorisme #Papua
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis, editor, dan periset dengan pengalaman lebih dari satu dekade di bidang politik, hukum, pertahanan, keamanan nasional, dan ruang digital. Menempuh magister Peperangan Asimetris di Universitas Pertahanan RI, dengan fokus pada perang kognitif, keamanan siber, perang narasi, dan konflik nonkonvensional.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Profil Maruli Simanjuntak, Jenderal yang Kini Bertanggung Jawab atas Perbatasan dan Daerah Terpencil
Presiden Prabowo melantik Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI sekaligus Kepala BNPPDT. Simak profil, perjalanan karier, dan tugas barunya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Profil Maruli Simanjuntak, Jenderal yang Kini Bertanggung Jawab atas Perbatasan dan Daerah Terpencil
Indonesia
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Personel TNI disebut mendapat serangan saat menjalankan operasi tersebut hingga terjadi aksi saling tembak.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Dunia
Kopilot Flydubai Berkicau, Ungkap Rencana Tabrakkan Pesawat ke Bandara atau Gedung di Tel Aviv
Kopilot yang diketahui merupakan warga negara Oman tersebut dilaporkan merupakan seorang ekstremis ‘lone wolf’ (bertindak sendiri).
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kopilot Flydubai Berkicau, Ungkap Rencana Tabrakkan Pesawat ke Bandara atau Gedung di Tel Aviv
Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Bagikan