BNPB Kembali Kirim Bantuan Penanganan Darurat di NTT

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 07 April 2021
BNPB Kembali Kirim Bantuan Penanganan Darurat di NTT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo meninjau daerah terdampak banjir bandang di Desa Waimatan, Kab. Lembata, Nusa Tenggara Timur, Selasa (6/4). ANTARA/HO-BNPB

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus melakukan pendistribusian bantuan untuk meringankan beban warga terdampak bencana Siklon Tropis Seroja yang melanda beberapa wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu (4/4), pukul 01.00 WITA.

Adapun bantuan tersebut dikirimkan melalui beberapa tahap. Tahap pertama berupa 15 paket lauk pauk, 30 paket makanan siap saji, 30 paket makanan tambah gizi, 280 lembar selimut, 600 lembar sarung, 1.000 lembar masker kain, dan 1.000 lembar masker medis.

Baca Juga

Dapur Umum dan Gudang Logistik Ditempatkan di Semua Titik Bencana Alam NTT

"Bantuan tersebut ditujukan untuk korban terdampak di Desa Wayburak, Kecamatan Waywerang Adonara Timur dan Desa Nelelamadiken, Kecamatan Ileboleng Kabupaten Flores Timur dengan cara diangkut menggunakan kapal motor antar pulau," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, Rabu (7/4).

Selain itu, terdapat pula bantuan berupa alat rapid test antigen sebanyak 2.250 yang didistribusikan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Flores Timur.

Selanjutnya bantuan tahap kedua ditujukan untuk korban di Desa Nelamadiken, Kecamatan Ile Boleng dan Desa Waiburak, Kelurahan Waiwerang Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur berupa; 987 paket lauk pauk, 972 paket makanan siap saji, 972 paket makanan tambah gizi, 2.720 lembar selimut dan 1.400 lembar sarung.

"Bantuan tahap kedua ini juga menyertakan sebanyak 7.750 alat rapid test antigen yang didistribusikan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Flores Timur," ujarnya.

Warga yang rumahnya berada di sekitar lokasi rawan longsor mulai mengungsi di Kota Kupang, NTT, Senin (25/01/2021). (Antara Foto/Kornelis Kaha)
Warga yang rumahnya berada di sekitar lokasi rawan longsor mulai mengungsi di Kota Kupang, NTT, Senin (25/01/2021). (Antara Foto/Kornelis Kaha)

Sementara itu, bantuan dari berbagai pihak juga didistribusikan melalui udara antara lain dengan menggunakan pesawat cargo melalui bandara Halim Perdana Kusuma Jakarta menuju Bandara Larantuka, NTT, dengan estimasi tiba pada hari ini, Rabu (7/4) pukul 08.00 pagi waktu Larantuka.

Adapun bantuan yang diangkut merupakan bantuan dari Kementerian Kesehatan RI berupa 100.000 buah APD, 100.000 lembar masker bedah, 100.000 lembar masker anak, 5.000 lembar masker N95, dan 100.000 lembar masker kain.

"Terdapat pula bantuan dari BNPB berupa; 360 paket lauk pauk, 360 paket makanan siap saji, 360 paket makaan tambah gizi, dan 10.000 alat rapid antigen,"kata Raditya.

Sementara itu, dari Surabaya dengan menggunakan pesawat kargo, tambahan bantuan 6 set tenda keluarga serta bantuan dari Kementerian Sosial diberangkatkan menuju Kupang, NTT. Pesawat kargo ini diperkirakan akan tiba pada Rabu (7/4), pukul 08.00 waktu Kupang.

Baca Juga

PMI Solo Kirim Tenaga Medis Bantu Warga Korban Banjir Bandang di NTT

Melalui Bandar Udara Soekarno – Hatta, Tangerang, Banten akan diberangkatkan juga bantuan dengan menggunakan pesawat kargo Myindo menuju Kupang, NTT dengan estimasi tiba pada Rabu (7/4) pukul 15.00 waktu Kupang.

"Bantuan yang diangkut merupakan bantuan dari BNPB berupa 295 buah kasur lipat, 5.000 lembar selimut, 20.000 alat test antigen, 5.040 buah pembalut wanita, 260 paket perlengkapan bayi, 12 set tenda pengungsi, 642 paket lauk pauk, 408 paket makanan siap saji, 408 paket makanan tambah gizi, 50.000 lembar masker kain, 100.000 lembar masker medis dan 50.000 lembar kain anak," tutup Raditya. (Pon)

#NTT #Bencana Alam #Banjir Bandang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Dunia
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Air bah yang dahsyat menerjang lembah dan menyapu seluruh kompleks bangunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Rumah sakit hingga sekolah terdampak bencana Sumatra kini sudah kembali beroperasi. Hal itu diungkapkan Ketua PRR Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Indonesia
2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Tim petugas gabungan termasuk dari BPBD Pekalongan saat ini sedang melakukan kaji cepat terhadap dampak dari longsor ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Indonesia
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sumba Barat Daya, NTT
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa terjadi pada Selasa pukul 04.40 WIB atau 05.40 WITA.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Gempa Magnitudo 4,6 Guncang Sumba Barat Daya, NTT
Dunia
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Ratusan pendaki di Jalur Annapurna, yang sangat krusial bagi perekonomian Nepal, harus menghentikan pendakian lebih awal untuk menyelamatkan diri.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Indonesia
Banjir Bandang Hantam Solok, BMKG: Peringatan Sudah Sejak Seminggu Lalu
anjir bandang terjang Solok akibat hujan lebat 94 mm/hari. BMKG sebut peringatan dini sudah dikeluarkan 7 hari sebelum bencana.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Hantam Solok, BMKG: Peringatan Sudah Sejak Seminggu Lalu
Bagikan