PMI Solo Kirim Tenaga Medis Bantu Warga Korban Banjir Bandang di NTT

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 06 April 2021
PMI Solo Kirim Tenaga Medis Bantu Warga Korban Banjir Bandang di NTT

CEO PMI Solo, Sumartono Hadinoto, Selasa (6/4). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Solo, Jawa Tengah mengirimkan bantuan tenaga medis untuk membantu korban bencana alam tanah longsor dan banjir bandang di Flores Timur dan Lembata Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

CEO PMI Solo, Sumartono Hadinoto mengatakan, PMI Solo berkomitmen membantu saudara di NTT yang sedang dilanda bencana alam tanah longsor dan banjir bandang. Kepedulian PMI Solo tersebut dilakukan dengan mengirimkan tenaga medis untuk membantu menangani korban tanah longsor dan banjir bandang di NTT.

"Total ada sebanyak lima orang tenaga medis yang kita kirimkan ke NTT," ujar Sumartono pada MerahPutih.com, Seasa (6/4).

CEo
Kantor PMI Solo. Foto: MP/Ismail

Sumartono menjelaskan tenaga medis tersebut terdiri dari seorang dokter, dua perawat, satu apoteker, dan seorang bidan. Tenaga medis tersebut akan diberangkatkan bersama dengan PMI Provinsi Jawa Tengah, Rabu (7/4) pukul 04.00 WIB.

"Kami juga mengirim bantuan yang dibutuhkan korban bencana alam, termasuk tenaga medis," kata dia

Ia mengatakan untuk saat ini tenaga medis sangat dibutuhkan bagi korban bencana alam di NTT. Hal tersebut didasari kondisi lokasi kejadian yang parah dan butuh penanganan bagi warga terdampak bencana alam.

"Pengiriman tenaga medis ini sudah sesuai koordinasi dengan PMI pusat melalui PMI Provinsi Jawa Tengah berangkat ke NTT," papar dia

PMI Solo, kata dia, punya tenaga medis yang lumayan banyak. Ia memastikan dengan dikirimnya lima orang tenaga medis di NTT ini tidak akan mengganggu pelayanan di kantor PMI Solo.

"Kami siap mengirimkan relawan juga jika dibutuhkan. Namun, situasi corona tidak bisa leluasa mengirimkan relawan," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

#Banjir Bandang #Nusa Tenggara Timur (NTT)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Indonesia
Banjir Bandang Hantam Solok, BMKG: Peringatan Sudah Sejak Seminggu Lalu
anjir bandang terjang Solok akibat hujan lebat 94 mm/hari. BMKG sebut peringatan dini sudah dikeluarkan 7 hari sebelum bencana.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Hantam Solok, BMKG: Peringatan Sudah Sejak Seminggu Lalu
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Abu Erupsi Lewotolok Lumpuhkan Bandara Wunopito, Penerbangan Ditutup Mulai Hari Ini
AirNav Indonesia menutup Bandara Wunopito, Lewoleba, NTT, 8–9 September 2026 akibat abu vulkanik erupsi Gunung Lewotolok. Kolom abu mencapai 800 meter
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Abu Erupsi Lewotolok Lumpuhkan Bandara Wunopito, Penerbangan Ditutup Mulai Hari Ini
Dunia
Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Di tengah suasana duka, pemerintah tetap melanjutkan operasi pencarian.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
 Nepal Tetapkan Hari Berkabung Nasional setelah Banjir Mematikan
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Selain korban jiwa, banjir bandang juga menyapu permukiman, jalan, lahan pertanian, serta berbagai infrastruktur yang berada di sepanjang jalur alirannya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Ancaman Kesehatan Sampai Risiko Banjir Susulan masih Membayangi Nepal
Indonesia
Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Banjir bandang tercatat menewaskan lebih dari 1.000 orang, sedangkan lebih dari 3.900 orang masih dinyatakan hilang.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
  Lebih dari 110 Orang Diselamatkan Sepekan setelah Banjir Bandang Nepal
Indonesia
Masa Tanggap Darurat Gempa Nagekeo NTT Dipangkas dari 90 Jadi 30 Hari, Berakhir 13 September
Pemkab Nagekeo, NTT, memangkas masa tanggap darurat gempa dari 90 hari menjadi 30 hari. Status darurat berlaku 15 Agustus–13 September 2026.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Masa Tanggap Darurat Gempa Nagekeo NTT Dipangkas dari 90 Jadi 30 Hari, Berakhir 13 September
Dunia
Banjir Bandang Menyapu Grand Canyon, 1 Tewas dan 15 Orang Hilang
Banjir tersebut menghancurkan sejumlah jembatan penyeberangan dan menghanyutkan bongkahan batu besar ke arah hilir.
Dwi Astarini - Senin, 31 Agustus 2026
 Banjir Bandang Menyapu Grand Canyon, 1 Tewas dan 15 Orang Hilang
Bagikan