BNN Bongkar 33 Jaringan Narkoba Selama 2019

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 26 Juni 2020
BNN Bongkar 33 Jaringan Narkoba Selama 2019

Ilustrasi (Foto: Pixabay/jorono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Heru Winarko memaparkan capaiannya dalam memberantas narkoba di Indonesia selama kurun waktu 2019.

Heu membeberkan dalam kurun waktu setahun terakhir BNN berhasil mengungkap 55 kasus dengan total 509 tersangka. Winarko menerangkan, para tersangka tergabung dalam 33 jaringan berbeda.

"19 jaringan melibatkan warga binaan atau napi di Lapas," kata Heru, Jumat (26/5).

Baca Juga:

Sangat Memungkinkan Pendadakan Strategi di Tengah Pagebluk COVID-19

Selain itu, BNN juga berhasil memetakan 98 jaringan sindikat narkotika. 27 di antaranya berskala internasional. Tak cuma itu, Winarko menjelaskan selama Pandemi COVID19 melanda Indonesia, BNN juga berhasil membongkar 14 jaringan internasional.

"Kebanyakan melalui online, jasa pengiriman, tetapi masih ada jalur laut," ucap Heru yang berpangkat jenderal bintang tiga ini.

Heru menerangkan, langkah strategis yang dilakukan BNN dalam upaya perang melawan narkotika yaitu strategi pengurangan terhadap permintaan (demand reduction) dan strategi pengurangan terhadap pasokan (supply reduction).

"Demand reduction merupakan aktivitas pencegahan, agar masyarakat memiliki ketahanan diri dan imun terhadap penyalahgunaan narkotika. Selain itu melalui strategi supply reduction yakni aspek penegakan hukum yang tegas dan terukur dalam mennagani sindikat narkotika," ujar dia.

BNN juga melakukan upaya rehabilitasi bagi pecandu dan penyalahgunaan narkotika sebagai bentuk kongkret yang telah dilaksanakan dalam menunjang kepercayaan masyarakat.

Pecandu seringkali kembali terjerumus (Foto: Pixabay/lechenie-narkomanii)
Ilustrasi Narkoba (Foto: Pixabay/lechenie-narkomanii)

Di antaranya membuat program Desa Bersinar (Desa Bersih Narkoba), relawan anti narkotika, program ketahanan keluarga untuk mengimplemetasikan modul family united, membuat rumah edukasi anti narkotika sebagai media yang mampu membangun hubungan, dan memfaslitasi generasi muda mengeskrpesikan diri melalui platform digital yang berfungsi sebagai media edukasi dan media informasi.

BNN juga menjalin kerjasama dengan Lapas dan Rutan terkait pelaksaan rehabilitas narkotika dan dalam pengungkapan jaringan. Selain itu, BNN turut mendorong perkenomian Indonesia dengan membenahu kawasan rawan.

"BNN memberikan pelatihan kepada warga binaan, dan memasarkan produk melalui aplikasi toko stopnarkoba.bnn.go.id, yang dapat diakses seluruh lapisan masyarakat," ucap jenderal bintang tiga ini.

Baca juga:

Ditemukan Ganja dan Alat Hisap Sabu, Tio Pakusadewo Pakai Narkoba karena Stroke Ringan

BNN juga meningkatkan kerjasama internasional dengan melakukan latihan terintegrasi bersama Filipina, Laos, Fizi, Srilanka dan Timor Leste. Lalu, mengelar pelatihan internasional berkaitan dengan teknik dan penyelidikan narkotika yang diajari oleh Timor Leste, Arab Saudi, Brunei, Thailand, Kamboja, Papua Nugini, dan Kolombia,

Heru mengklaim kerjasama yang dibangun mampu mengurangi penyeludupan narkotika ke Indonesia. Menurut dia, angka prevalensi terhadap narkotika pada 2019 sekitar 1,80 persen atau setara dengan 3.419.188. (Knu)

#Bnn #Narkoba #Artis Narkoba #Kasus Narkoba #Sindikat Narkoba #Kecanduan Narkoba #Pencegahan Narkoba #Relawan Anti Narkoba #Pemberantasan Narkoba
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Polisi Tangkap Bandar Besar Obat Keras di Tanah Abang, Ratusan Ribu Butir Barang Bukti Diamankan
RS (38), pria yang disebut bandar besar obat keras di Tanah Abang, ditangkap polisi setelah masuk DPO. Total tersangka dalam kasus ini menjadi enam orang.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Polisi Tangkap Bandar Besar Obat Keras di Tanah Abang, Ratusan Ribu Butir Barang Bukti Diamankan
Indonesia
Polda Metro Bongkar Dugaan Industri Rumahan Produksi Etomidate di Jaksel, WN Malaysia Ditangkap
Polda Metro Jaya membongkar dugaan industri rumahan produksi etomidate di Jakarta Selatan. Seorang WN Malaysia berinisial LYL ditangkap.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Polda Metro Bongkar Dugaan Industri Rumahan Produksi Etomidate di Jaksel, WN Malaysia Ditangkap
Indonesia
Bareskrim Bongkar Jaringan King_Garden, Ungkap Penyamaran 9,4 Kg Ganja di Paket Tekstil
Petugas menemukan paket berisi 2 kilogram ganja yang dikirim menggunakan mobil ekspedisi dari Medan menuju Pasuruan dan Brebes.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Bareskrim Bongkar Jaringan King_Garden, Ungkap Penyamaran 9,4 Kg Ganja di Paket Tekstil
Indonesia
Dari Pasuruan ke Medan, Bareskrim Bongkar Jaringan Ganja Lintas Pulau yang Dikendalikan Napi
Pengungkapan bermula ketika Tim Subdit I Dittipidnarkoba Bareskrim Polri melakukan kegiatan rutin yang ditingkatkan di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Dari Pasuruan ke Medan, Bareskrim Bongkar Jaringan Ganja Lintas Pulau yang Dikendalikan Napi
Indonesia
Terciduk Kasus Narkoba Lagi, Aktor Revaldo Kenal Bandar di Tempat Rehab
Aktor Revaldo Fifaldi Surya Permana kembali tersandung kasus narkoba untuk keempat kalinya.
Wisnu Cipto - Jumat, 28 Agustus 2026
Terciduk Kasus Narkoba Lagi, Aktor Revaldo Kenal Bandar di Tempat Rehab
Indonesia
Polisi Endus Jejak Transaksi di ‘Kampung Narkoba’, Temukan Lokasi Penyerahan Barang
Dalam penyisiran lokasi yang dikenal sebagai ‘Kampung Ambon’ tersebut, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas narkotika.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Polisi Endus Jejak Transaksi di ‘Kampung Narkoba’, Temukan Lokasi Penyerahan Barang
Indonesia
Lagi Banyak Pikiran, Motif Aktor Revaldo Kembali Pakai Narkoba Biar Badan Fit
Motif yang melatarbelakangi selebritas Revaldo Fifaldi Surya Permana kembali tersandung kasus narkoba mulai terkuak, setelah tiga kali terjerat kasus yang sama.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
Lagi Banyak Pikiran, Motif Aktor Revaldo Kembali Pakai Narkoba Biar Badan Fit
Indonesia
Hati-Hati! Polisi Ungkap Peredaran Permen Mengandung Narkotika Golongan I Dari Inggris
Bukti permen diduga mengandung THC, cokelat LSD diduga mengandung THC, cairan diduga mengandung THC, serta permen mengandung THC yang diungkap penyidik.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Hati-Hati! Polisi Ungkap Peredaran Permen Mengandung Narkotika Golongan I Dari Inggris
Indonesia
Pramono Dukung Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari: Jadi Pembelajaran bagi Warga
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendukung penggerebekan narkoba BNN di Kampung Bahari. Tiga tersangka ditangkap dalam operasi tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Pramono Dukung Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari: Jadi Pembelajaran bagi Warga
Indonesia
Profil Bos Gendut Gembong Narkoba Beraset Rp 40 Miliar, Tertangkap Saat Mau Sedot Lemak
Bos Gendut, gembong narkoba Kampung Bahari, ditangkap saat sedot lemak di Mangga Besar. BNN menyita aset Rp 40,77 miliar
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Profil Bos Gendut Gembong Narkoba Beraset Rp 40 Miliar, Tertangkap Saat Mau Sedot Lemak
Bagikan