BMKG Peringatkan Potensi Karhutla Sepekan Kedepan di Pulau Jawa

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 07 Oktober 2020
BMKG Peringatkan Potensi Karhutla Sepekan Kedepan di Pulau Jawa

Ilustrasi Karuhtla (Antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan masih terdapat potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam periode tujuh hari ke depan di Pulau Jawa meski Indonesia sudah mulai memasuki musim hujan.

"Berdasarkan Sistem Peringatan Dini dan Kebakaran Hutan BMKG yang dibuat setiap hari, pada tujuh hari ke depan ada daerah-daerah yang berpotensi karhutla seperti Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta dan Jawa Timur," ujar Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Fachri Radjab dalam konferensi pers virtual antisipasi pengendalian kebakaran hutan di Pulau Jawa, Selasa (6/10).

Baca Juga

Kepala BNPB: 99 Persen Penyebab Karhutla Ulah Manusia

Analisa dan prediksi BMKG terkait potensi kebakaran hutan dan lahan sangat dinamis karena yang dilihat adalah faktor meteorologi.

Dalam pantauan BMKG, untuk periode 6-11 Oktober ada potensi sangat mudah terbakar terutama untuk wilayah selatan Banten sedangkan untuk Jawa Barat risiko berada di pesisir utara.

Untuk Jawa Tengah daerah timur dan pesisir utara masih ada potensi mudah terjadi kebakaran dan di Yogyakarta terutama di bagian timur. Sedangkan untuk Jawa Timur, BMKG melihat masih banyak daerah yang memiliki risiko karhutla seperti daerah utara.

Karhutla
Kebakaran hutan dan lahan. Foto: ANTARA

BMKG sendiri memprakirakan curah hutan di wilayah Pulau Jawa pada Oktober 2020 umumnya berada pada kategori rendah sampai menengah, sementara pada November-Desember 2020 curah hujan umumnya pada kategori menegah dan tinggi.

Terkait fenomena La Nina di Indonesia, Fachri mengatakan saat ini terdapat indikasi La Nina dengan intensitas moderat dan diperkirakan akan terus berkembang sampai dengan akhir tahun 2020.

Baca Juga

Akibat Karhutla, Kerugian Ekonomi Indonesia Capai Rp 220 Triliun

Menurut dia, sebagaimana dikutip Antara, akhir tahun 2020 La Nina akan mencapai puncaknya dan kemudian akan meluruh pada periode Januari-Februari 2021.

"Yang perlu diwaspadai kondisi La Nina ini secara historis kita analisis berpotensi meningkatkan akumulasi curah hujan di Indonesia, bisa mencapai sekitar 40 persen dari rata-rata peningkatannya. Ini perlu kita waspadai dampaknya," tutup dia. (*)

#Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla) #BMKG
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Karhutla di Papua Selatan Mulai Berkurang Berkat Modifikasi Cuaca
Upaya OMC memicu hujan di wilayah utara dan tengah Merauke, bagian selatan Boven Digoel, serta bagian selatan Mappi.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Karhutla di Papua Selatan Mulai Berkurang Berkat Modifikasi Cuaca
Indonesia
Bibit Siklon Muncul, Waspadai Cuaca Ekstrem di Beberapa Provinsi Ini
Bibit siklon tropis 91B mulai terbentuk di Laut Andaman, dekat perairan utara Aceh, Kamis (29/10) dini hari.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Bibit Siklon Muncul, Waspadai Cuaca Ekstrem di Beberapa Provinsi Ini
Indonesia
Polri Temukan Indikasi Lemahnya Pencegahan Karhutla di Area Konsesi Perusahaan
Indikator tersebut antara lain kebakaran berulang di wilayah perusahaan serta sumber api yang berasal dari dalam area konsesi perkebunan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Polri Temukan Indikasi Lemahnya Pencegahan Karhutla di Area Konsesi Perusahaan
Indonesia
Bareskrim Rekomendasikan Pencabutan Izin 23 Korporasi Terduga Pelanggar Aturan Karhutla
Rekomendasi tersebut didasarkan pada hasil penyidikan dan sejumlah indikator pelanggaran.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Bareskrim Rekomendasikan Pencabutan Izin 23 Korporasi Terduga Pelanggar Aturan Karhutla
Indonesia
Investor Asing dan Lokal Dijadikan Tersangka Karhutla, DPR Tegas Minta Usut Tuntas
Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni memuji penegakan hukum yang dilakukan Polri.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Investor Asing dan Lokal Dijadikan Tersangka Karhutla, DPR Tegas Minta Usut Tuntas
Indonesia
29 Ribu Hektare Lahan Terbakar, Korporasi Tersangka Karhutla Terancam Denda Rp 15 Miliar
Modus operandi yang ditemukan dalam penyidikan mencakup dugaan perbuatan sengaja maupun kelalaian yang melanggar ketentuan perundang-undangan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
29 Ribu Hektare Lahan Terbakar, Korporasi Tersangka Karhutla Terancam Denda Rp 15 Miliar
Indonesia
20 Korporasi Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan
Penyidik Bareskrim Polri juga merekomendasikan pencabutan izin usaha terhadap 23 korporasi yang diduga terkait karhutla.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
20 Korporasi Jadi Tersangka Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan
Indonesia
11 Pesawat Angkut TNI AU Tetap Siaga Lakukan Operasi Pemadaman Karhutla
TNI AU, menggandeng instansi dari luar TNI dalam proses pemeriksaan dan pemeliharaan mesin pesawat.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
11 Pesawat Angkut  TNI AU Tetap Siaga Lakukan Operasi Pemadaman Karhutla
Indonesia
4 Perusahaan Asing Terlibat Karhutla, Luas Lahan Hangus Mencapai 29.168,78 Hektare
Penanganan perkara karhutla tidak hanya menyasar pelaku perorangan, tetapi juga badan usaha yang diduga terlibat dalam kebakaran lahan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
4 Perusahaan Asing Terlibat Karhutla, Luas Lahan Hangus Mencapai 29.168,78 Hektare
Indonesia
OMC Sebar 9 Ton Bahan Semai untuk Tekan Karhutla, Hujan Turun di Seluruh Sumsel
Dalam operasi pada Rabu (28/10), Satgas Udara mengerahkan pesawat untuk menyemai awan menggunakan total sembilan ton bahan semai.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
OMC Sebar 9 Ton Bahan Semai untuk Tekan Karhutla, Hujan Turun di Seluruh Sumsel
Bagikan