MerahPutih.Com - Pasca gempa 7,3 SR yang mengguncang wilayah pesisir selatan Pulau Jawa, BMKG memperingati masyarakat untuk mewaspadai gempa susulan. Gempa pertama terjadi di Sukabumi dengan kekuatan 6,9 SR dan Gempa kedua terjadi di barat daya Tasikmalaya, Jawa Barat sebesar 7,3 SR.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan adanya potensi gempa susulan, namun dengan intensitas dan magnitude yang kecil.
"Sementara ini, potensi gempa susulan ada namun intensitas dan magnitude kecil, masyarakat tidak perlu khawatir," kata Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG Banjarnegara), Setyoajie Prayoedhie, di Banjarnegara, Sabtu (16/12).
Masyarakat, kata dia, diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari pihak BPBD setempat.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan adanya gempa signifikan yang berpotensi tsunami dan dirasakan di sejumlah wilayah di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta.
"Gempa berkekuatan 6,9 SR dengan episenter di Selatan Pulau Jawa," kata Setyoajie Prayoedhie sebagaimana dilansir Antara.
Setyoajie Prayoedhie menjelaskan, lokasi gempa berada di 11 kilometer Barat Daya Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. BMKG telah mengeluarkan peringatan dini tsunami. Untuk wilayah Jawa Barat, sejumlah petugas tanggap darurat sudah disiagakan.
Selain itu, 45 kilometer Barat Daya Kota Tasikmalaya, 47 kilometer Tenggara Garut, Jawa Barat, 107 kiloneter Tenggara Bandung, 226 kilometer Tenggara Jakarta.
Masyarakat yang tinggal di pesisir Pantai Selatan diminta mengungsi karena ada potensi tsunami. Diharapkan tetap tenang dan waspada serta selalu berkoordinasi dengan petugas terkait. (*)