BLK Komunitas di Papua Diharapkan Wapres Ciptakan SDM Unggul

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 17 Oktober 2021
BLK Komunitas di Papua Diharapkan Wapres Ciptakan SDM Unggul

Wakil Presiden Ma'ruf Amin meresmikan Balai Latihan Kerja Komunitas Papua dan Papua Barat di Yayasan Global Mission Internasional Indonesia, Papua, Sabtu (16/10/2021). (ANTARA/HO-Setwapres)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul di Papua dan Papua Barat.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin memaparkan, adanya BLK Komunitas Yayasan Global Mission Internasional Indonesia (GMII), masyarakat penerima bantuan dapat berkomitmen meningkatkan kemampuannya sehingga menjadi SDM unggul bagi pembangunan Papua dan Papua Barat.

Baca Juga:

"Bagi penerima bantuan BLK Komunitas agar dapat mengelolanya secara baik dan berkelanjutan, dan tetap berkomitmen untuk berperan aktif dalam percepatan peningkatan kompetensi SDM Indonesia, khususnya SDM Papua guna mempercepat pembangunan kesejahteraan di Papua," jelasnya.

Melalui program BLK Komunitas tersebut, Wapres berharap dapat terwujud SDM Papua yang berkualitas dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Papua, khususnya orang asli Papua (OAP).

"Saya berharap melalui program BLK Komunitas dapat menciptakan SDM Papua yang dapat lebih berdaya saing, memiliki karakter yang kuat, serta dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, khususnya OAP," katanya.

Sebagai provinsi terluas dan berada di ujung timur wilayah Indonesia, lanjut Wapres, Papua memiliki sumber daya alam (SDA) yang sangat potensial dan bernilai ekonomis serta strategis. Selain itu, di sektor sumber daya manusia (SDM), Papua memiliki potensi yang harus dikembangkan dengan program pemberdayaan melalui BLK Komunitas.

"Saya meyakini masih banyak potensi SDM Papua yang belum tergali dan belum dikembangkan. Hal inilah yang menjadi tugas kita bersama agar dapat mengembangkan bibit unggul yang ada dengan talenta yang sangat baik di berbagai bidang," jelasnya.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan, pembangunan BLK Komunitas tersebut bertujuan untuk memberikan kemudahan akses kepada masyarakat di Papua dan Papua Barat guna mendapatkan pelatihan vokasi.

"Dengan adanya lembaga BLK Komunitas diharapkan dapat memberikan bekal keterampilan teknis produksi dan keahlian vokasi sesuai kebutuhan pasar kerja bagi komunitas dan masyarakat di sekitarnya dalam bekerja atau berwirausaha," ujar Ida.

Program dan anggaran pembangunan BLK Komunitas pada tahun 2021 telah dialokasikan sebanyak 21 lembaga penerima bantuan yang terdiri atas 12 lembaga di papua dan sembilan lembaga di Papua Barat. (Knu)

Baca Juga:

#Papua #PON Papua #Sumber Daya Manusia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Personel TNI disebut mendapat serangan saat menjalankan operasi tersebut hingga terjadi aksi saling tembak.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Indonesia
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Korban ditemukan dalam kondisi lemah di Kampung Bela 1, Distrik Alama, Kabupaten Mimika.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Indonesia
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Hingga saat ini masih terjadi perbedaan pandangan di tingkat daerah mengenai kriteria Orang Asli Papua dalam UU Otsus Papua.
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Bagikan