Kecantikan

Biotin untuk Memperkuat Kulit, Rambut dan Kuku

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 29 September 2022
Biotin untuk Memperkuat Kulit, Rambut dan Kuku

Rambut memerlukan biotin untuk kesehatannya. (Pixabay/sweetlouise)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ANGGAPAN kalau rambut merupakan mahkota kepala, benar adanya. Oleh karena itu, banyak orang yang melakukan perawatan rambut ke salon agar tetap memiliki rambut yang sehat dan berkilau. Namun, selain perawatan salon, tentunya kamu harus tetap mengonsumsi suplemen loh.

Dikutip dari Vegamour, suplemen makanan bisa membantu meningkatkan kesehatan pada tubuh. Khususnya suplemen biotin yang bisa digunakan untuk memperkuat kulit, rambut, dan kuku. Namun, apa ya yang terjadi apabila kekurangan biotin? Yuk kita simak.

Baca Juga:

Adakah Hubungan antara Gangguan Makan dan Rambut Rontok?

rambut
Suplemen bisa membantu kesehatan pada tubuh. (Pexels/Pixabay)

Biotin atau B7 merupakan nutrisi penting yang larut dalam air yang membantu metabolisme lemak, karbohidrat, dan protein makanan dalam konsumsi makanan sehari-hari. Fungsi biotin yang mengandung protein sangat penting untuk memperbaiki tubuh dan juga menjaga kesehatan sel, namun tubuh tidak dapat memproduksinya secara alami. Biotin merupakan bagian dari vitamin B kompleks yaitu sekelompok nutrisi penting yang bermanfaat untuk kesehatan pencernaan, saraf, metabolisme, dan juga fungsi kardiovaskular.

Kekurangan biotin berakibat gangguan nutrisi yang bisa menjadi serius apabila dibiarkan saja tanpa adanya penanganan. Ketika tubuh kamu tidak bisa mendapatkan biotin dengan cukup, kamu bisa menderita kekurangan biotin. Untuk mencegah kekurangan biotin, ada beberapa makanan yang bisa membantu kamu, yaitu:

1. Kacang almond

2. Biji bunga Matahari

3. Alpukat

4. Brokoli

5. Pisang

6. Jamur

Baca Juga:

Uban Prematur bukan Pertanda Uzur

rambut
Almond bisa membantu mencegah kekurangan biotin. (Pexels/Irina Iriser)


Adapun penyebab dari kekurangan biotin, seperti:

Obat-obatan


Antibiotik dapat membantu kamu sembuh setelah mengalami infeksi bakteri, namun antibiotik juga bisa membuat kamu mengalami gangguan fungsi sistem kekebalan tubuh. Mereka dapat menghancurkan bakteri sehat di usus dna menghambat transportasi biotin yang menyebabkan penyakit radang usus dan kekurangan biotin marginal.


Merokok


Menurut penelitian yang ada, merokok bisa mengganggu metabolisme biotin dan dapat menyebabkan kekurangan biotin. Oleh karena itu, ada baiknya untuk cepat berhenti merokok. Hal tersebut dikarenakan apabila kamu berhenti merokok, perawatan dan suplemen biotin bisa membantu tubuh kembali ke jalurnya.


Diet berkepanjangan


Diet dalam jangka panjang bisa mengakibatkan tubuh tidak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan. Untuk menghindari kekurangan biotin, pertahankan diet seimbang yang kaya akan mineral dan vitamin. (yos)

Baca Juga:

Cara Menggunakan Pita Rambut ala Idol Korea

#Kecantikan #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Fashion
Beauty Science Tech 2026, Satukan Sains, Teknologi, dan Dampak Bermakna
ParagonCorp memadukan sains, teknologi, dan nilai kebermanfaatan guna menghadirkan inovasi yang kompetitif secara global serta berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Beauty Science Tech 2026, Satukan Sains, Teknologi, dan Dampak Bermakna
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Bagikan