Bill Gates Sebut Elon Musk Bisa Membuat Twitter Lebih Buruk

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Jumat, 06 Mei 2022
Bill Gates Sebut Elon Musk Bisa Membuat Twitter Lebih Buruk

Bill Gates engejutkan publik dengan pernyataanya tentang Elon Musk (Foto: instagram @thisisbillgates)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BOS Microsoft Bill Gates baru-baru ini mengejutkan publik dengan pernyataanya tentang Elon Musk. Gates memperingatkan bahwa Elon Musk dapat membuat Twitter menjadi 'lebih buruk'. Hal tersebut disampaikan oleh Bill Gates, dalam merespons upaya Elon Musk mengakuisisi Twitter.

Seperti yang dikutip dari laman CNBC, Gates mengatakan tidak jelas bagaimana Elon Musk akan mengubah Twitter apabila dia mengambil alih kepemilikan.

Selain itu, upaya Elon Musk untuk memiliki Twitter pun meningkatkan kekhawatiran perihal penyebaran informasi yang salah pada salah satu platform media sosial terpopuler di dunia itu.

Baca Juga:

Intip Deretan Jet Pribadi Mewah Milik Bill Gates

Bill Gates mengatakan rekam jejak Elon Musk sangat luar biasa (Foto: instagram @thisisbillgates)


Gates mengaku bahwa rekam jejak Elon Musk di perusahaan lain sangat luar biasa. Bahkan, Gates juga memuji Elon Musk sudah melakukan pekerjaan yang baik, serta mengumpulkan tim engineer hebat pada perusahaan-perusahaan miliknya.

"Saya agak ragu hal itu akan terjadi kali ini (di Twitter). Tetapi kita harus berpikiran terbuka serta tidak pernah meremehkan Elon," jelas Bill Gates.

Tanggapan Bill Gates tersebut menyeruak setelah Elon Musk menuduhnya menjual saham Tesla pada April 2022. Tak hanya itu, Elon Musk juga meluncurkan cuitan lelucon kasar tentang Gates. Tapi Gates mengatakan bahwa penghinaan itu tidak mengganggunya.

Baca Juga:

Bill Gates Lebih Pilih Android Dibanding iPhone, Ini Alasannya

Sebagai informasi, posisi Bill Gates sebagai orang terkaya di dunia dalam beberapa tahun terakhir ini telah tergeser oleh Elon Musk. Gates pun mempertanyakan apa tujuan dari Elon Musk membeli Twitter, dan apakah kabar tentang Musk ingin mempromosikan kebebasan berbicara cukup masuk akal.

"Bagaimana perasaannya tentang sesuatu di Twitter yang mengatakan 'vaksin membunuh orang' atau bahwa 'Bill Gates melacak orang? Apa tujuannya? Untuk apa akhirnya? Apakah itu cocok dengan gagasan tentang informasi palsu yang menyebar begitu cepat serta teori konspirasi yang aneh? Apakah dia berbagi tujuan itu atau tidak," tutur Gates.

Bill Gates menyebut jangan remehkan Elon Musk (Foto: instagram @elonrmuskk)

Gates menjelaskan bahwa dia akan mendirikan unit media sosial dengan 3.000 orang untuk membantu menyebarkan informasi vaksin yang akurat di masa depan. Selain itu, Gates juga menjelaskan bahwa pesan baik perlu disampaikan oleh orang-orang yang dipercaya di masyarakat, seperti halnya para tokoh-tokoh politik dan budaya.

Sementara itu, beberapa pekan terakhir Elon Musk memberikan isyarat tentang sejumlah perubahan yang akan dilakukan setelah resmi memiliki Twitter. Dia juga menyinggung tentang upayanya mempromosikan kebebasan berbicara, hingga memuat soal Twitter 'berbayar'. (Ryn)

Baca Juga:

Bill Gates Optimistis dengan Vaksin COVID-19, Tapi...

#Media Sosial #Twitter #Bill Gates #Elon Musk
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
Twitter Hidup Lagi! Siap Jadi Penantang X Milik Elon Musk
Twitter kini coba dihidupkan kembali melalui proyek Operation Bluebird lewat platform Twitter.now.
Yusuf Abdillah - Selasa, 01 September 2026
Twitter Hidup Lagi! Siap Jadi Penantang X Milik Elon Musk
Dunia
Jumlah Anak Pengguna Media Sosial di Australia Justru Kembali Meningkat Setelah Adanya Larangan
Efektivitas larangan penggunaan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun di Australia menjadi pertanyaan.
Yusuf Abdillah - Rabu, 26 Agustus 2026
Jumlah Anak Pengguna Media Sosial di Australia Justru Kembali Meningkat Setelah Adanya Larangan
Dunia
Selandia Baru Siapkan UU Larangan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun, Tutup Akses ke Instagram dan TikTok
Selandia Baru telah mengkaji rencana pelarangan media sosial selama lebih dari setahun.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Selandia Baru Siapkan UU Larangan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun, Tutup Akses ke Instagram dan TikTok
ShowBiz
Indonesia Podcast Festival 2026 Resmi Gelar Roadshow di 5 Kota
Pertumbuhan pendengar podcast di Indonesia menunjukkan potensi yang besar.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Indonesia Podcast Festival 2026 Resmi Gelar Roadshow di 5 Kota
Dunia
Meta Disidang di 29 Negara Bagian AS, Bisa Ubah Masa Depan Instagram dan Facebook
Persidangan ini akan menguji tuduhan empat negara bagian tersebut bahwa Meta merancang Facebook dan Instagram agar bersifat adiktif bagi anak-anak dan remaja.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
 Meta Disidang di 29 Negara Bagian AS, Bisa Ubah Masa Depan Instagram dan Facebook
Fun
Instagram Ganti Logo Teks Setelah 10 Tahun, Malah Bikin Pengguna Salah Baca
Instagram memperbarui logo teks setelah sekitar 10 tahun. Desain baru tampil lebih bersih dan modern, dengan bentuk huruf yang menyerupai tulisan tangan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 14 Agustus 2026
Instagram Ganti Logo Teks Setelah 10 Tahun, Malah Bikin Pengguna Salah Baca
Dunia
Elon Musk Ubah Skema Monetisasi Konten di Aplikasi X, Fokus Orisinalitas di Tengah Serbuan AI
Elon Musk hentikan program Revenue Sharing di X dan ganti dengan Original Content Rewards.
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
Elon Musk Ubah Skema Monetisasi Konten di Aplikasi X, Fokus Orisinalitas di Tengah Serbuan AI
Indonesia
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Polisi mengamankan seorang perempuan yang diduga menyebarkan informasi palsu terkait ajakan demonstrasi menjelang HUT ke-81 RI.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 05 Agustus 2026
Polda Metro Jaya Amankan Perempuan Diduga Sebarkan Hoaks Ajakan Demo Jelang HUT ke-81 RI
Indonesia
Kabar Terbaru Nih! WhatsApp Web Hadirkan Panggilan Audio dan Video
Kualitas panggilan video ditingkatkan melalui fitur QuickHD yang memungkinkan video berkualitas tinggi ditampilkan sejak awal panggilan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Kabar Terbaru Nih! WhatsApp Web Hadirkan Panggilan Audio dan Video
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Komdigi Tetapkan Pajak Baru untuk Platform Media Sosial
Sejumlah platform media sosial dikenakan pajak baru oleh Komdigi. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Komdigi Tetapkan Pajak Baru untuk Platform Media Sosial
Bagikan