Pria, Jaga Kesuburan dengan Biji Labu

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 13 Agustus 2018
Pria, Jaga Kesuburan dengan Biji Labu

Biji Labu (Foto: bbcgoodfood)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MUNGKIN manfaat biji labu belum begitu familier di telinga publik. Padahal, biji labut merupakan sumber zinc, magnesium, zat besi, selenium, kalsium, dan fosfor yang sangat baik.

Selain itu, seperti dikutip dari Boldsky, biji labu juga merupakan sumber protein, asam lemak omega-3, vitamin B, beta-karoten, dan vitamin A.

Pada 28 gram biji labu bebas cangkang atau yang sudah dikupas,terkandung 151 kalori yang berasal dari lemak dan protein. Selain itu, terdapat juga 1,7 gram serat dan 5 gram karbohidrat.

(Foto: greenblender)

Terlebih lagi, magnesium pada biji labu juga dapat menurunkan risiko penyakit jantung, mengatur tekanan darah, mengatur kadar gula darah, meningkatkan kualitas tidur, serta membantu pencernaan.

Kandungan asam lemak omega-3 akan membantu menyeimbangkan hormon yang membuatmu kenyang lebih lama. Tak lupa vitamin dan mineral lain yang terkandung didalamnya juga dapat membantu memperkuat tulang, membuat sel darah merah, dan membantu mengurangi peradangan.

(Foto: boldsky)

Selain beberapa manfaat tersebut, tak banyak yang tahu bahwa biji labu sangat bermanfaat untuk kesehatan pria lo, Guys? Penasaran seperti apa saja manfaatnya? Berikut 3 manfaat biji labu untuk kesehatan pria.

1. Meningkatkan Kesuburan

Biji labu dapat meningkatkan kesuburan pria. Hal itu lantaran biji labu kaya akan zinc yang dapat meningkatkan kualtias sperma secara keseluruhan dan kesuburan pria. Hal itu akan memainkan peran utama dalam menjaga kadar testosteron yang sehat. Dalam hal ini, karena biji labu merupakan sumber protein, fosfor, zat besi, zinc, dan kalium yang merupakan kunci yang diperlukan untuk meningkatkan kesehatan seksual pria.

2. Meningkatkan Kesehatan Prostat

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan Indian Journal of Urology terungkap bahwa asupan biji labu dapat memengaruhi kesehatan prostat. Mengonsumsi biji labu akan memperkuat kelenjar prostat dan meningkatkan fungsi hormon yang sehat pada pria. Selain itu, mengonsumsi biji labu juga dapat membantu benign proscatic hyperplasia (BPH) yang merupakan suatu kondisi masalah buang air kecil lantaran kelejar prostat membesar. Jadi konsumsilah biji labu secara teratur untuk mengurangi gejala yang berkaitan dengan BPH tersebut.

3. Meningkatkan Kesehatan Otot

Protein yang terkandung didalam biji labu berguna untuk membangun serta memperbaiki otot. Satu porsi 100 gram biji labu memiliki 23,33 gram protein. Menurut bagan nutrisi departemen pertamian Amerika Serikat, kamu dapat mencampur biji labu dalam smoothie pagi untuk meningkatkan asupan protein.

(Ryn)

Baca juga yuk artikel menarik yang lainnya Ge Pamungkas Kritik Keras Lomba "Tak Berfaedah" di Perayaan Hari Kemerdekaan

#Tips Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
6 Tips Menjaga Kesehatan Anak saat Liburan Sekolah di Tengah Cuaca Ekstrem
Cuaca ekstrem saat liburan sekolah dapat meningkatkan risiko dehidrasi, ISPA, hingga DBD pada anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 25 Juni 2026
6 Tips Menjaga Kesehatan Anak saat Liburan Sekolah di Tengah Cuaca Ekstrem
Fun
Opor, Rendang, Kue Kering: Berapa Kalori Ideal yang Dikonsumsi saat Lebaran?
Berapa kalori makanan Lebaran seperti opor ayam, rendang, dan kue kering? Simak tips mengatur pola makan agar tetap sehat saat Lebaran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Opor, Rendang, Kue Kering: Berapa Kalori Ideal yang Dikonsumsi saat Lebaran?
Fun
Cara Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Simak 6 Tips Ini
Simak 6 tips menjaga berat badan saat Lebaran tanpa harus menahan makan. Tetap bisa menikmati opor, rendang, dan kue kering dengan bijak.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Maret 2026
Cara Menikmati Hidangan Lebaran Tanpa Khawatir Berat Badan Naik, Simak 6 Tips Ini
Indonesia
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Gangguan irama jantung atau aritmia menjadi aktor intelektual di balik sekitar 26,3 persen kasus kematian jantung
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 14 Februari 2026
Dokter Spesialis Beberkan Beda Serangan Jantung dengan Kematian Jantung Mendadak
Indonesia
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Tak kalah penting, kandungan zinc yang ditemukan dalam daging merah, susu, dan olahan kedelai berperan besar dalam meningkatkan fungsi sel imun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Lifestyle
Air Kelapa Lebih dari Sekadar Segar! Ini Manfaatnya yang Vital untuk Ibu Hamil dan Pembentukan Air Ketuban
Dokter Dara menyarankan bahwa konsumsi rutin air kelapa diperbolehkan karena manfaat positifnya yang kaya antioksidan dan elektrolit
Angga Yudha Pratama - Senin, 21 April 2025
Air Kelapa Lebih dari Sekadar Segar! Ini Manfaatnya yang Vital untuk Ibu Hamil dan Pembentukan Air Ketuban
Fun
Resolusi Kesehatan Zodiak di 2025: Sagitarius Rutin Olahraga, Capricorn Perlu Banyak Meditasi, dan Aquarius Perbaiki Pola Tidur
Sagitarius, Aquarius, dan Capricorn punya catan penting soal kesehatan saat memulai 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Januari 2025
Resolusi Kesehatan Zodiak di 2025: Sagitarius Rutin Olahraga, Capricorn Perlu Banyak Meditasi, dan Aquarius Perbaiki Pola Tidur
Fashion
Tanda Skin Barrier Kamu Rusak dan Cara Memperbaikinya
Sejumlah faktor bisa merusak skin barrier.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 06 November 2024
Tanda Skin Barrier Kamu Rusak dan Cara Memperbaikinya
Lifestyle
Mengapa IShowSpeed Selalu Energik saat Streaming? ini Jawabannya
Mengapa IShowSpeed selalu energik saat streaming? Mungkin beberapa tips ini bisa menjadi jawabannya.
Soffi Amira - Sabtu, 21 September 2024
Mengapa IShowSpeed Selalu Energik saat Streaming? ini Jawabannya
Lifestyle
Mencuci Buah tak Selalu Efektif Kurangi Pestisida
Pestisida bisa masuk jauh ke buah.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Agustus 2024
Mencuci Buah tak Selalu Efektif Kurangi Pestisida
Bagikan