Bidik Pasar Indonesia, Produsen Korea Selatan Makin Sadar Sertifikasi Halal

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bidik Pasar Indonesia, Produsen Korea Selatan Makin Sadar Sertifikasi Halal

Produsen Korea kian sadar pentingnya sertifikasi halal.(Foto: Tika Ayu/Merahputih.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PRODUSEN Korea Selatan menggarap pasar Indonesia dengan serius. Potensi pasar Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam membuat produsen Korea Selatan mulai memberi perhatian lebih terhadap sertifikasi halal.

CEO of Marketing and Promotion World Wide Trade Promotion Andrew Soh mengatakan sejumlah perusahaan Korea Selatan telah mulai mengurus sertifikasi halal untuk produk mereka. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pasar ke Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya.

"Karena mereka mau penetrasi pasar di Indonesia, dia akan tampilkan K-Halal supaya orang tahu ini produk untuk mereka halal," ujar Andrew dalam Grand Opening Jipremium 2026, di Jakarta International Convention Center (JICC), Kamis (3/9).

Baca juga:

KOREA SPOTLIGHT INDONESIA Siap Perkenalkan Warna Baru Musik 'Negeri Ginseng' di Jakarta


Halal tak hanya untuk Konsumen Muslim


Menurut Andrew, perkembangan produk halal di Korea Selatan tidak semata-mata berkaitan dengan kebutuhan konsumen Muslim. Konsep halal juga mulai dikaitkan dengan clean living dan healthy living. Ia mengatakan produk halal dinilai memiliki keterkaitan dengan gaya hidup sehat karena mendorong konsumen untuk lebih memperhatikan bahan dan proses yang digunakan dalam suatu produk.

"Halal itu bukan hanya untuk Islamic, melainkan halal juga berarti clean living, yang healthy living," ujarnya.

Oleh karena itu, menurut Andrew, tren wellness yang berkembang saat ini turut mendorong ketertarikan produsen Korea Selatan terhadap produk halal.

Bidik Konsumen Indonesia

Indonesia menjadi salah satu pasar yang menarik bagi produsen Korea Selatan. Selain memiliki populasi muslim yang besar, konsumen Indonesia juga dinilai memiliki potensi terhadap produk-produk Korea. Andrew mengatakan produsen Korea Selatan mulai memahami sertifikasi halal dapat menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum membawa produk mereka ke pasar Indonesia.

"Mereka juga mau memuaskan konsumen di Indonesia. Maka dia pikir produk mereka harus ada sertifikasi halal dulu," katanya.

Andrew mengatakan ada dua skema pengajuan sertifikasi halal yang biasanya dilakukan produk Korsel. Pertama produsen mengajukan sendiri ke lembaga terkait di Indonesia. "Bisa masukin produk dengan sertifikasi halal untuk apply sendiri," katanya.

Lalu kedua, kata Andrew, produsen Korsel bekerja sama dengan pengusaha di Indonesia. "Pengusaha Indonesia yang apply produk untuk halal buat mereka," katanya.

Andrew mengatakan kesadadan produsen Korsel akan halal ini sudah meluas ke berbagai sektor. Jika umumnya soal FnB, kini bergerak ke produk kosmetik, fesyen, hingga layanan wisata halal juga mulai mendapat perhatian.

Produsen Korea masih Belajar



Meski kesadaran terhadap halal mulai meningkat, Andrew mengatakan produsen Korea Selatan masih perlu memahami lebih jauh sistem sertifikasi halal yang berlaku di Indonesia. Oleh karena itu, lewat Jipremium ini, proses tersebut terbantu dengan mengundang Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) untuk memberikan edukasi kepada pelaku usaha Korea mengenai ketentuan produk yang akan masuk ke Indonesia.

"Kita undang yang Badan POM untuk dikasih tahu kalau itu halal, yang mau ditampilkan seperti apa, sertifikasi seperti apa," ujarnya.

Ia menjelaskan perusahaan Korea Selatan dapat mengurus sertifikasi halal untuk produknya atau bekerja sama dengan mitra usaha di Indonesia yang mengajukan proses sertifikasi tersebut.

Langkah itu dinilai penting agar produk Korea yang ingin masuk ke Indonesia tidak hanya mengandalkan popularitas, tetapi juga memenuhi standar dan kebutuhan konsumen di pasar lokal.(Tka)

Baca juga:

Berusia 25 Tahun, Gery Garudafood Tembus Pasar Australia hingga Korea Selatan

#Demam Korea #Perdagangan Indonesia #Produk Halal
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bidik Pasar Indonesia, Produsen Korea Selatan Makin Sadar Sertifikasi Halal
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pasar ke Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bidik Pasar Indonesia, Produsen Korea Selatan Makin Sadar Sertifikasi Halal
Indonesia
Defisit Neraca Dagang Indonesia Juni Menurun, Pemerintah Tingkatkan Ekspor
Nilai ekspor nonmigas Indonesia pada Juni tercatat sebesar USD 24,39 miliar, meningkat 8,68 persen jika dibandingkan dengan Mei 2026 yang sebesar USD 22,45 miliar.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
Defisit Neraca Dagang Indonesia Juni Menurun, Pemerintah Tingkatkan Ekspor
Indonesia
Mendag Gelar Pertemuan dengan India, Penguatan Investasi hingga Peningkatan Akses Pasar
Pertemuan dilaksanakan di sela rangkaian BRICS Trade Ministers' Meeting (TMM) pada 6–7 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Minggu, 09 Agustus 2026
Mendag Gelar Pertemuan dengan India, Penguatan Investasi hingga Peningkatan Akses Pasar
ShowBiz
KOREA SPOTLIGHT INDONESIA Siap Perkenalkan Warna Baru Musik 'Negeri Ginseng' di Jakarta
Ketertarikan masyarakat tidak lagi terbatas pada K-pop, tetapi juga meluas ke berbagai genre lain seperti indie, R&B, alternative, electronica, hingga pop-rock.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
KOREA SPOTLIGHT INDONESIA Siap Perkenalkan Warna Baru Musik 'Negeri Ginseng' di Jakarta
Indonesia
Indonesia Ekspor 3,5 Ton Salak ke China
Ekspor tersebut merupakan tindak lanjut komitmen bisnis ekspor salak senilai USD 2 juta selama setahun yang tercapai dalam misi dagang Indonesia ke Shanghai.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Indonesia Ekspor 3,5 Ton Salak ke China
Indonesia
Viral Roti Croissant Pattaya Kemasan Erotis, LPPOM Jamin Tak Bakal Lolos Sertifikasi Halal
Croissant Pattaya viral berbentuk erotis dinilai tidak bisa lolos sertifikasi halal. LPPOM MUI tegaskan aspek halal mencakup bahan, proses, nama, bentuk, dan kemasan.
Wisnu Cipto - Jumat, 17 Juli 2026
Viral Roti Croissant Pattaya Kemasan Erotis, LPPOM Jamin Tak Bakal Lolos Sertifikasi Halal
Indonesia
Korban Dugaan Penipuan Pengurusan Fatwa Halal MUI Mata Uang Kripto Lapor Polisi
Laporan baru dibuat pada 22 Juni 2026, atau hampir empat tahun setelah kejadian.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Korban Dugaan Penipuan Pengurusan Fatwa Halal MUI Mata Uang Kripto Lapor Polisi
Indonesia
Kemandag Terbitkan 3 Aturan Tata Kelola Ekspor SDA Strategis, ini Isinya
Ketiga permendag bertujuan untuk semakin memperkuat tata kelola perdagangan komoditas strategis.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Kemandag Terbitkan 3 Aturan Tata Kelola Ekspor SDA Strategis, ini Isinya
Indonesia
KADI Selidiki Interim Review Antidumping Impor Produk Tinplate Asal China
Berdasarkan hasil kajian atas kecukupan dan ketepatan bukti awal, KADI menemukan adanya peningkatan impor dari China, baik secara absolut maupun relatif.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
KADI Selidiki Interim Review Antidumping Impor Produk Tinplate Asal China
Indonesia
13 Juta UMKM Dapat Sertifikasi Halal, Banten Nomor 1 Dalam Pendaftaran
Secara nasional 13 juta produk yang sudah sertifikasi halal itu memang terbesarnya yaitu 80 persen dari pelaku usaha mikro kecil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
13 Juta UMKM Dapat Sertifikasi Halal, Banten Nomor 1 Dalam Pendaftaran
Bagikan