Bersihkan Tangan Pakai Sabun dan Hand Sanitizer di Waktu Berbeda
Ilustrasi cuci tangan. (Foto: Unsplash/Kristine Wook)
MerahPutih.com - Ada dua produk yang bisa kamu gunakan untuk membersihkan tangan, yakni sabun dan hand sanitizer. Meski sama-sama berfungsi untuk membuat tangan higienis, pemakaian kedua produk ini harus di waktu berbeda.
Waktu tepat memakai sabun untuk mencuci tangan ialah saat benar-benar terlihat debu atau kotoran lainnya menempel pada tangan.
Baca juga:
KAI Commuter Imbau Penumpang KRL Pakai Masker dan Mencuci Tangan
Sementara untuk pemakaian hand sanitizer, yakni bisa dilakukan secara berkala saat tidak terlihat kotoran menempel pada tangan.
Hal tersebut diungkapkan oleh perawat dari Rumah Sakit Pusat Infeksi Sulianti Saroso Ns. Hotmarida Silalahi S.Kep M.Kep.
"Kapan saja membersihkan tangan menggunakan air dan sabun? Saat tangan terlihat kotor, ada debu atau residu kotoran, harus cuci tangan selama 40-60 detik, kedua dengan berbasis alkohol hand rub digunakan ketika tangan tidak terlihat kotor secara kasat mata, dilakukan selama 20-30 detik," jelas Hotmarida, dalam sebuah diskusi daring, seperti dilansir Antara, Rabu (24/4).
Baca juga:
Membersihkan tangan, lanjut Hotmarida sangat penting sebagai usaha mencegah dan menularkan virus penyebab penyakit.
Sebaiknya bersihkan tangan juga sebelum menyentuh anggota tubuh sensitif semisal mata, hidung, dan mulut. Sebab tangan menjadi media pindahnya kuman atau virus. Terlebih di rumah sakit, banyak benda yang digenggam banyak orang, contohnya gagang pintu.
"Kalau kita tidak melakukan kebersihan tangan maka akan berisiko menimbulkan penyakit bagi kita dan akan memindahkan paparan lain pada orang dan area sekitar kita," katanya. (ikh)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah