MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta menyampaikan perkembangan terkini kasus corona di ibu kota Selasa (10/11). Dengan positivity rate 8,9 persen, penambahan kasus positif hari ini sebanyak 746 jiwa.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan, pihaknya telah melakukan tes PCR sebanyak 9.188 spesimen.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 7.351 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 746 positif dan 6.605 negatif.
Baca Juga:
Angka Kematian akibat COVID-19 di Tanah Air Terus Menyusut, 72 Orang Hari Ini
Rate test PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 128.800. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 64.479.
"Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sebanyak 301 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 7.221 (orang yang masih dirawat/isolasi)," ujar Dwi di Jakarta, Selasa (10/11).
Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 113.756 kasus. Dari 113.756, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 104.144 dengan tingkat kesembuhan 91,6 persen, dan total 2.391 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 2,1 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4 persen.
Positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 8,9 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,3 persen.
Baca Juga:
Anies Berbohong Soal Pembelian Lahan Pemakaman Jenazah COVID-19?
Positivity rate DKI ini melebihi standar kasus positif yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia atau WHO yang hanya sebesar 5 persen.
"WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen," tuturnya.
Pemprov DKI terus memassifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat, agar dapat segera melakukan tindakan isolasi atau perawatan secara tepat. Sehingga, memperkecil potensi penularan COVID-19. (Asp)
Baca Juga:
Simpatisan Rizieq di Petamburan Diingatkan Protokol Kesehatan