Angka Kematian akibat COVID-19 di Tanah Air Terus Menyusut, 72 Orang Hari Ini

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 10 November 2020
Angka Kematian akibat COVID-19 di Tanah Air Terus Menyusut, 72 Orang Hari Ini

Dinas Kesehatan Boyolali dalam pemeriksaan COVID-19 di Pasar Hewan Sunggingan Boyolali. (ANTARA/Bambang Dwi Marwoto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kasus baru COVID-19 di Indonesia bertambah 3.779 dalam data yang dikumpulkan selama 24 jam terakhir sampai Selasa (10/11) siang WIB.

Dengan penambahan ini, maka total kasus COVID-19 di Indonesia menjadi 444.348.

Jumlah tersebut berdasarkan pemeriksaan spesimen sebanyak 33.063.

Baca Juga:

Dokter Meninggal COVID-19 Terus Bertambah, IDI Singgung Keberadaan OTG

Adapun jumlah orang yang diperiksa lewat PCR dalam 24 jam terakhir sebanyak 32.020.

Sedangkan kasus sembuh bertambah 3.475 sehingga total menjadi 375.741.

Kasus meninggal bertambah 72, total menjadi 14.761.

Terdapat kasus suspect 55.560. Sebanyak 503 kabupaten/kota dari 34 provinsi sudah terdampak COVID-19.

Pengendara motor melintas di depan mural tentang dukungan terhadap tenaga medis di Depok, Jawa Barat. (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/pras)
Pengendara motor melintas di depan mural tentang dukungan terhadap tenaga medis di Depok, Jawa Barat. (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/pras)

Sementara itu, kabar gembira kembali muncul terkait pengembangan vaksin COVId-19.

Adalah vaksin milik Pfizer asal Amerika Serikat yang berkolaborasi dengan BioNTech (Jerman). Kabar terakhir mengatakan vaksin tersebut efektif menangkal virus hingga lebih dari 90 persen tanpa adanya efek samping berbahaya.

Kabar ini muncul di saat sejumlah produsen obat-obatan dan pusat penelitian dunia berlomba untuk membuat vaksin yang aman dan efektif karena virus ini telah merenggut lebih dari 1,25 juta nyawa.

Baca Juga:

Banyaknya Pasien Meninggal Jawaban untuk Orang yang Meremehkan COVID-19

Chairman & CEO Pfizer Albert Bourla mengatakan, perkembangan terakhir tersebut menjadi hari yang indah bagi ilmu pengetahuan dan kemanusiaan. Efikasi final dari vaksin tersebut dikatakan aman.

"Hasil pertama dari uji klinis fase tiga uji vaksin mengindikasikan kemampuan vaksin kami untuk mencegah COVID-19," ujar Bourla dalam pernyataannya. (Knu)

Baca Juga:

Jumlah Tenaga Medis yang Meninggal Akibat COVID-19 Tembus 253 Orang

#Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan