Kuliner

Beras Merah Penuh Nutrisi Sehat dan Nikmat Disantap

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 17 November 2023
Beras Merah Penuh Nutrisi Sehat dan Nikmat Disantap

Dailymeal luncurkan beras merah yang kaya nutrisi.(foto: Merahputih.com/Aqil Baihaqi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERAS merah bukanlah pilihan utama sumber karbohidrat orang Indonesia. Banyak yang menilai beras merah kalah enak ketimbang beras putih. Namun, pandangan itu akan berubah. Dailymeal menggunakan cara tersendiri dalam mengolah beras sehingga menghasilkan beras merah rasa lembut ketika berasnya sudah ditanak. Tekstur nasi dari beras merah ini lebih mirip beras putih pulen. Berasnya juga tidak kasar dan tidak seret di tenggorokan.

Produk terkini Dailymeal Beras Merah memiliki tekstur lembut yang berasal dari berbagai vitamin nan diracik laboratorium milik Dr Ir Ali Zum Mashar, MA, MSi yang merupakan peneliti dan sekaligus petani Indonesia. "Beras merah yang banyak beredar di masyarakat ini kebanyakan keras, hambar, dan enggak enak. Jadi saat dimakan bukannya nikmat, malah menyiksa. Pada Dailymeal Beras Merah ini, saya sudah melakukan penelitan selama 15 tahun untuk menemukan benih yang pas agar beras merah bisa dinikmati kembali," ujar Ali pada sesi temu pers saat peluncuran Dailymeal Beras Merah di Farmers Market Sumarecon Mall Serpong, Banten, Jumat (17/11).

BACA JUGA:

Beras Merah, Pahlawan bagi Diabetesi

Ali menjelaskan Dailymeal Beras Merah ini bisa jadi lebih lembut dan enak karena kandungan nutrisi, vitamin, dan protein yang banyak di setiap butirnya. Karena memiliki nutrisi yang cukup untuk tubuh, beras ini bisa membantu dalam memerangi masalah stunting. "Dari proses produksi pun kami menjaga ketat kualitasnya sehingga berasnya lembut," jelasnya.

dailymeal beras merah
Dailymeal Beras Merah punya kandungan nutrisi yang membuatnya lebih empuk dan nikmat.(foto: Merahputih.com/Aqil Baihaqi)

Kesehatan di negara menengah dan maju, menurut Ali, sangatlah penting mengingat di zaman ini banyak orang yang mengonsumsi makanan kurang sehat seperti goreng-gorengan dan makanan manis. Obesitas dan diabetes menjadi dua penyakit yang paling banyak di derita di negara maju dan berkembang. "Kalau orang sudah kena gula, orang tersebut tidak bisa menjaga gula darahnya. Implikasinya bisa ke mana-mana. Bisa kena stroke, bisa kena jantung dan macam macam. Beras merah ini sudah saya desain agar rendah gula dan aman dimakan," imbuhnya.

BACA JUGA:

Kaya Nutrisi, Beras Merah Baik untuk Tubuh

Direktur Marketing PT Hoki Distribusi Niaga, produsen produk Dailymeal, Adi Wijaya mengatakan, sebelum Dailymeal Beras Merah, sudah ada dua produk yang diluncurkan, yaitu Dailymeal Nasi Jagung dan Dailymeal Nasi Singkong. "Kedua produk tersebut sudah mendapatkan sambutan yang positif dari masyarakat. Maka dari itu kami sangat optimis Beras Merah ini akan menjadi pilihan di kalangan konsumen," ujarnya.

dailymeal
Dailymeal sebelumnya telah punya produk beras jagung dan singkong.(foto: Merahputih.com/Aqil Baihaqi)

Dailymeal juga bekerja sama dengan Healty Go untuk mengedarkan produk mereka. CEO dan Founder Healty Go Luvian Wirdharma mengatakan Dailymeal Beras Merah ini sangat membantu karena kami tidak perlu lagi memastikan kualitasnya. "Sudah terbukti," ujar Luvian. Healty Go merupakan penyedia layanan makanan sehat yang memiliki visi untuk menciptakan makanan sehat dan dipastikan enak dikonsumsi.(AQB)

BACA JUGA:

Nasi Putih dan Nasi Merah, Seberapa Beda Sih?

#Kuliner #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Kuliner
Dua Logo Ayam Goreng Suharti: Mana yang OG nih?
Di balik kerenyahan kremesan dan gurihnya bumbu, tersimpan kisah perjuangan hidup serta dinamika pahit perpecahan bisnis Ayam Goreng Suharti.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Dua Logo Ayam Goreng Suharti: Mana yang OG nih?
Kuliner
3 Ide Dessert Labu Kuning Lezat dan Mudah Dibuat
Buah bernama lokal waluh ini juga menyimpan potensi besar untuk diolah menjadi kudapan manis yang memanjakan lidah.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
3 Ide Dessert Labu Kuning Lezat dan Mudah Dibuat
Lifestyle
Hj Suharti, Pelopor Ayam Goreng Legendaris, Tutup Usia
Almarhumah sempat mengalami sesak napas selama empat hari sebelum dibawa ke rumah sakit.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Hj Suharti, Pelopor Ayam Goreng Legendaris, Tutup Usia
Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Bagikan