Berangkat dari Hobi, Fadli Zon Diangkat Jadi Ketua Umum Pengurus Filatelis Indonesia

Rina GarminaRina Garmina - Rabu, 09 Agustus 2017
Berangkat dari Hobi, Fadli Zon Diangkat Jadi Ketua Umum Pengurus Filatelis Indonesia

Fadli Zon. (Foto: Instagram/fadlizon)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KECIL, namun bernilai sejarah tinggi. Itulah prangko. Terbuat dari kertas. Dahulu, sebelum e-mail hadir, prangko memiliki peran penting di dunia korespondensi.

Benda ini menjadi tanda bagi bea pengiriman pos. Lebih dari itu, dari sebuah prangko, Anda juga bisa mempelajari sejarah. Sebab, rancangan prangko seringkali disesuaikan dengan momentum yang terjadi. Di tahun ini, misalnya, Kebun Raya Bogor meluncurkan prangko seri Anggrek 34 provinsi untuk menyambut dua abad hari jadi mereka.

Kemudian ada pula prangko bertema presiden-presiden Republik Indonesia dan Kota Tua Jakarta. Prangko juga telah membuat kolektornya jatuh hati. Mereka rela merogoh uang dalam jumlah besar untuk mendapatkan prangko langka.

Prangko dari zaman Hindia-Belanda, pendudukan Jepang dan masa awal kemerdekaan Republik Indonesia bahkan menjadi buruan kolektor-kolektor prangko mancanegara. Semakin langka prangko, tentu saja semakin mahal harganya.

Ketua umum baru PFI

Di Indonesia, Fadli Zon merupakan salah seorang kolektor prangko yang tak hanya gemar berburu benda mungil tersebut. Ia juga kerap mengikuti lomba, pameran dan kongres filateli. Lantas, mengapa ia terlihat tergila-gila untuk mengoleksi prangko? Baginya, prangko merupakan bagian dari arsip sejarah bernilai tinggi serta terbukti telah menjadi jembatan diplomasi yang menghubungkan berbagai bangsa.

Mulai Agustus 2017 ini, ia juga didapuk menjadi ketua umum pengurus pusat Perkumpulan Filatelis Indonesia (PFI) periode 2017-2022.

"Walaupun prangko sebagai secarik kertas kecil yang memiliki fungsi sebagai alat bayar dalam pengiriman pos, di balik itu prangko dapat menunjukkan kedaulatan suatu bangsa, mengabadikan hampir seluruh peristiwa nasional dan internasional," ungkap Fadli Zon.

Di mata pria yang juga menjabat sebagai wakil ketua DPR itu, prangko menampilkan pula keindahan alam Indonesia. Dari selembar prangko, masyarakat juga dapat mengenal tokoh dan pahlawan Indonesia serta menyatukan bangsa melalui organisasi filateli. Seperti dilansir ANTARA, sebelum menjabat sebagai ketua umum pengurus pusat PFI, Fadli merupakan anggota dewan pembina organisasi yang berdiri sejak 29 Maret 1922 itu. (*)

Sudah pernah lihat prangko berlogo kambing? Lihat fotonya pada artikel PT. Pos Indonesia Luncurkan Seri Perangko Berlogo Kambing.

#Prangko #Kolektor Prangko #Filateli #Fadli Zon #Wakil Ketua DPR
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Rina Garmina

Cooking Mama :)
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Rumah Bing Slamet di Tanah Tinggi Kini Jadi Museum, Abadikan Jejak Sang Maestro
Rumah Bing Slamet di Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, kini menjadi Museum Bing Slamet dengan koleksi sejarah, memorabilia, dan fasilitas interaktif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Rumah Bing Slamet di Tanah Tinggi Kini Jadi Museum, Abadikan Jejak Sang Maestro
Indonesia
3 Negara Barengan Ajukan Tari Zapin Sebagai Warisan Budaya Takbenda ke UNESCO
Fadli berharap pengajuan seni tradisional Melayu ini bisa memperkuat visibilitas Zapin di tingkat global serta menunjukkan keragaman ekspresi budaya di kawasan Asia Tenggara
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
3 Negara Barengan Ajukan Tari Zapin Sebagai Warisan Budaya Takbenda ke UNESCO
Indonesia
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memang sudah direncanakan sebagai bagian dari upaya untuk merevitalisasi aset-aset budaya.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Tradisi
Digagas Orang Polandia, Taman Mini Indonesia Pertama di Eropa Ekspansi Sasar Skandinavia
Taman Mini Indonesia di Polandia siap diperluas! Kementerian Kebudayaan bakal tambah anjungan rumah adat lintas provinsi di Eropa. Cek detailnya di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Digagas Orang Polandia, Taman Mini Indonesia Pertama di Eropa Ekspansi Sasar Skandinavia
Indonesia
Ogah Ikut Campur Konflik 2 Raja, Menbud Fadli Zon Tegaskan Revitalisasi Keraton Solo Jalan Terus
Adanya efisiensi anggaran tidak berpengaruh pada revitalisasi Keraton Surakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Ogah Ikut Campur Konflik 2 Raja, Menbud Fadli Zon Tegaskan Revitalisasi Keraton Solo Jalan Terus
Indonesia
Aspirasi Warga Pati Dibawa ke DPR, Cucun Siapkan Langkah: Plt Bupati dan APH akan Dipanggil
Wakil Ketua DPR Cucun Ahmad Syamsurizal mengatakan DPR akan meminta penjelasan Plt Bupati Pati dan APH untuk menindaklanjuti aspirasi warga.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Aspirasi Warga Pati Dibawa ke DPR, Cucun Siapkan Langkah: Plt Bupati dan APH akan Dipanggil
Indonesia
Indonesia Dorong Penguatan Pelindungan Warisan Budaya di Negara Anggota BRICS
Deklarasi negara-negara BRICS juga menyatakan bahwa kebudayaan perlu dipertimbangkan sebagai tujuan tersendiri dalam kerangka pembangunan internasional pada masa mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Indonesia Dorong Penguatan Pelindungan Warisan Budaya di Negara Anggota BRICS
Indonesia
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Pertemuan itu membawa pengembalian benda-benda budaya, artefak budaya, yang diselundupkan ke Amerika Serikat secara ilegal dan setelah dilakukan satu provenance research atau asal-usul,.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 Juli 2026
FBI Balikin Artefak Suku Dani, Suku Asmat dan Suku Danau ke Indonesia
Indonesia
Indonesia Kembali Masuk Komite UNESCO Setelah 12 Tahun, Siap Bawa AI ke Dunia Budaya
Indonesia resmi terpilih sebagai anggota Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO periode 2026–2030 dengan 113 suara. Fokus pada AI, preservasi digital, dan ketahanan budaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Indonesia Kembali Masuk Komite UNESCO Setelah 12 Tahun, Siap Bawa AI ke Dunia Budaya
Indonesia
Menteri Kebudayaan Minta Tambahan Dana Rp 3,9 Triliun, Buat Dukung Industri Film
Menbud siap berkoordinasi dengan Danantara terkait tantangan ini untuk mendukung distribusi film nasional yang lebih merata di berbagai wilayah di Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Menteri Kebudayaan Minta Tambahan Dana Rp 3,9 Triliun, Buat Dukung Industri Film
Bagikan