Sains

Benua Afrika Retak, Samudra Baru akan Muncul

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2020
Benua Afrika Retak, Samudra Baru akan Muncul

Aktivitas vulkanis membuat benua retak dan menciptakan samudra baru. (foto: Livescience)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI salah satu tempat terpanas di Bumi, tepatnya di sepanjang bentangan kering wilayah Afar, Afrika Timur, para ilmuwan menyadari kemungkinan Benua Afrika terbelah. Ada aktivitas tak biasa saat tiga lempeng tektonik mengupas sangat lambat.

Proses geologis yang kompleks itu diperkirakan akan membelah Afrika menjadi dua dan menciptakan lembah samudra baru jutaan tahun dari sekarang. Untuk saat ini, bukti yang paling jelas berupa retakan 35 mil di padang pasir Ethiopia.

BACA JUGA:

Mesin Karaoke New Normal ala Jepang

"Ini satu-satunya tempat di Bumi yang jadi lokadi pembelajaran bagaimana keretakan benua menjadi keretakan samudra," tutur Christopher Moore, PhD, mahasiswa doktoral di Universitas Leeds di Inggris. Ia telah menggunakan radar satelit untuk memantau aktivitas vulkanis di Afrika Timur yang terkait dengan perpisahan benua itu.

benua afrika
Retakan terjadi di wilayah Afar. (foto: NBC News)

Ia memperkirakan samudra baru Afrika membutuhkan setidaknya 5 juta hingga 10 juta tahun untuk terbentuk. Wilayah Afar di perbatasan lempeng Nubia, Somalia, dan Arab menjadi laboratorium unik untuk mempelajari proses tektonik yang rumit tersebut. "Masih ada beberapa hal yang tidak diketahui, termasuk apa yang menyebabkan benua itu pecah," ujar Moore seperti dilansir NBC News.

benua afrika
Prosesnya terjadi jutaan tahun. (foto: NBC News)

"Kami memanfaatkan instrumen GPS untuk melakukan pengukuran yang tepat tentang bagaimana tanah bergerak seiring waktu," kata Ken Macdonald, ahli geofisika kelautan dan profesor emeritus di Universitas California, Santa Barbara.

Menurutnya, dengan pengukuran GPS, ia dapat mengukur laju pergerakan hingga beberapa milimeter per tahun. "Ketika kita mendapatkan pengukuran yang lebih banyak dan lebih banyak dari GPS, kita bisa mendapatkan perasaan yang jauh lebih besar tentang apa yang sedang terjadi," lanjutnya.(avia)

BACA JUGA:

Niksen, Cara Mudah Menghalau Stres

#Sains
Bagikan
Ditulis Oleh

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul

Berita Terkait

Lifestyle
Arkeolog Temukan ‘Stonehenge Mini’, Amat Mungkin Prototipenya
Para arkeolog menyebut struktur itu mungkin merupakan prototipe dalam pengembangan Stonehenge.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Arkeolog Temukan ‘Stonehenge Mini’, Amat Mungkin Prototipenya
Lifestyle
Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Status baru tersebut dipublikasikan pada Rabu (8/4) oleh International Union for the Conservation of Nature (IUCN).
Dwi Astarini - Jumat, 10 April 2026
  Pemanasan Bumi makin Menjadi, Dua Spesies Ikonis Kutub Terancam Punah
Lifestyle
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Bulan tampak memenuhi jendela kapsul mereka, saat para astronaut Artemis II melaju memasuki penerbangan melintasi bulan.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Artemis II Tuntaskan Perjalanan Mengitari Bulan, Lampaui Rekor Apollo 13
Dunia
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Badan antariksa Amerika Serikat NASA mengumumkan misi antariksa Artemis II akan membawa kru manusia meluncur ke bulan.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Setelah Setengah Abad, Manusia Kembali ke Bulan lewat Misi Artemis II
Lifestyle
Arkeolog Temukan Kerangka yang Diduga Anggota Three Musketeers D'Artaganan
Kerangka itu ditemukan terkubur di sebuah makam di depan altar Gereja St Peter and Paul di Kota Maastricht, Belanda Selatan.
Dwi Astarini - Selasa, 31 Maret 2026
Arkeolog Temukan Kerangka yang Diduga Anggota Three Musketeers D'Artaganan
Indonesia
Dikira Punah 6.000 Tahun Lalu, Possum Kecil dan Glider Muncul di Papua Barat
Penemuan seperti ini dikenal sebagai ‘lazarus taxon’, sebuah istilah yang terinspirasi dari tokoh dalam Alkitab yang dibangkitkan dari kematian.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Maret 2026
 Dikira Punah 6.000 Tahun Lalu, Possum Kecil dan Glider Muncul di Papua Barat
Dunia
Kura-Kura Raksasa Kembali ke Pulau Galapagos, Pernah Punah Hampir 200 Tahun
Spesies asli Floreana, 'Chelonoidis niger niger', punah pada 1840-an karena pelaut mengambil mereka dari pulau tersebut untuk sumber makanan dalam pelayaran.
Dwi Astarini - Senin, 23 Februari 2026
Kura-Kura Raksasa Kembali ke Pulau Galapagos, Pernah Punah Hampir 200 Tahun
Indonesia
Temui Profesor Oxford hingga Imperial College, Prabowo Ingin Bangun 10 Kampus Baru di Indonesia
Presiden Prabowo Subianto bertemu profesor dari 24 universitas top Inggris yang tergabung dalam Russell Group. Kerja sama pendidikan hingga rencana bangun 10 kampus baru di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Temui Profesor Oxford hingga Imperial College, Prabowo Ingin Bangun 10 Kampus Baru di Indonesia
Fun
Water Turbine Project: Inisiatif Pendidikan Seni Museum MACAN untuk Isu Air dan Lingkungan
Museum MACAN meluncurkan Water Turbine Project, program pendidikan seni kolaborasi dengan Grundfos Indonesia. Angkat isu air, lingkungan, dan keberlanjutan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Desember 2025
Water Turbine Project: Inisiatif Pendidikan Seni Museum MACAN untuk Isu Air dan Lingkungan
Lifestyle
Ribuan Jejak Kaki Dinosaurus Ditemukan di Pegunungan Italia, Polanya Rapi bahkan Membentuk Pertahanan
Jejak-jejak yang sebagian berdiameter hingga 40 sentimeter itu tersusun sejajar dalam barisan paralel.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Desember 2025
Ribuan Jejak Kaki Dinosaurus Ditemukan di Pegunungan Italia, Polanya Rapi bahkan Membentuk Pertahanan
Bagikan