Bentrokan 2 Kelompok Massa di Klaten, Polisi Tetapkan 17 Tersangka

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 06 Oktober 2020
Bentrokan 2 Kelompok Massa di Klaten, Polisi Tetapkan 17 Tersangka

Polres Klaten mengamankan puluhan orang terlibat bentrok di Pasar Pedan, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, Senin (5/10). (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Polres Klaten, Jawa Tengah, menetapkan sebanyak 17 tersangka dalam kasus bentrokan dua kelompok massa di Pasar Pedan, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, Minggu (4/10) malam.

Dari tersangka ini masih ada yang dibawah umur dengan peran berbeda-beda, yakni dari pengerusakan, penganiayaan, membawa benda tajam dan menghasut rekan-rekannya untuk melakukan kegiatan bentrok.

Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Ardiansyah Rithas Hasibuan mengatakan, dari 74 orang yang diamankan di tempat kejadian perkara (TKP), ada 17 orang yang resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus ini. Dari 17 ini, yang masih di bawah umur ada 5 orang

Baca Juga

Dua Kelompok Massa Terlibat Bentrok di Klaten, 74 Orang Diamankan Polisi

"Penetapan tersangka ini berdasarkan hasil penyelidikan dan diperkuat adanya keterangan saksi serta barang bukti," kata Ardiansyah, Selasa (6/10).

Dikatakannya, pihaknya masih melakukan pengembangan lebih lanjut dan akan menyampaikan ke publik jika ada tersangka lain. Kasus ini menjadi sorotan masyarakat karena bentrokan di melibatkan massa dan mengganggu ketentraman warga.

"Tersangka berinisial A, 53 tahun diduga berperan sebagai penghasut untuk melakukan aksi bentrokan di depan Pasar Pedan lewat grup whatsapp," papar dia.

Polres Klaten Jawa tengah mengamankan 74 orang terlibat di Pasar Pedan, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, Senin (5/10). (MP/Ismail)
Polres Klaten Jawa tengah mengamankan 74 orang terlibat di Pasar Pedan, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, Senin (5/10). (MP/Ismail)

Bentrokan dua kelompok massa, kata dia, dipicu utang Rp100.000 pribadi dua orang. Kedua orang yang terlibat cekcok, salah paham saat penagihan utang dan merembet pada organisasi kelompok.

"Hanya karena kesalahpahaman atau emosi saat penagihan utang, mereka menjadi berselisih. Padahal, dua orang terlibat utang piutang ini merupakan teman dekat," kata dia.

Disinggung terkait jumlah korban, hingga saat ini yang melapor sebanyak lima orang. Kerusakan hanya berupa gerobak milik pedagang Pasar Pedan.

"Barang bukti kami amankan berupa celurit, parang, batu, bambu, kayu, sepeda motor, handphone yang digunakan pelaku untuk menghasut musuhnya," kata dia.

Baca Juga

Kampanye Terselubung Bupati Klaten saat Wabah Corona Jadi Sorotan

Ia menambahkan dari 17 tersangka ada yang dikenakan undang undang darurat karena statusnya masih di bawah umur. Jumlah tersangka tidak menutup kemungkinan akan bertambah tergantung hasil penyelidikan Satreskrim Polres Klaten. (Ismail/Jawa Tengah)

#Kerusuhan Massa
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Pemerintah Prancis Akui Gagal Tangani Kerusuhan, akan Kerahkan Pasukan Militer untuk Pengamanan
Pihak militer akan diterjunkan mendampingi aparat kepolisian.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
 Pemerintah Prancis Akui Gagal Tangani Kerusuhan, akan Kerahkan Pasukan Militer untuk Pengamanan
Dunia
Cegah Kerusuhan Lanjutan, Polisi Paris Terapkan Jam Malam di 2 Wilayah
Jam malam akan berlaku mulai Senin pukul 23.00 hingga Selasa pukul 06.00. Selain itu, kerumunan dan demonstrasi juga dilarang mulai pukul 20.00.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Cegah Kerusuhan Lanjutan, Polisi Paris Terapkan Jam Malam di 2 Wilayah
Dunia
Takut Dijarah, Toko-Toko Mewah di Milan Kosongkan Etalase, Pemerintah Siapkan Tindakan Tegas Baru
Langkah itu diambil di tengah kekhawatiran gelombang kerusuhan baru.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
Takut Dijarah, Toko-Toko Mewah di Milan Kosongkan Etalase, Pemerintah Siapkan Tindakan Tegas Baru
Indonesia
Italia Kerahkan Tentara Atasi Kerusuhan di Milan
Di kota di bagian utara Italia itu, lebih dari 300 orang ditahan polisi dan hampir 50 di antaranya ditangkap
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Italia Kerahkan Tentara Atasi Kerusuhan di Milan
Dunia
Kerusuhan Prancis, PM Sebastien Lecornu Tegaskan Penjarah Harus Ganti Rugi
Sebagian besar pemilik toko telah kehilangan seluruh harta benda mereka.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Kerusuhan Prancis, PM Sebastien Lecornu Tegaskan Penjarah Harus Ganti Rugi
Indonesia
Eropa Rusuh, Pengamat Minta Pemerintahan Prabowo Siaga
Pemerintah tidak cukup hanya mengandalkan kondisi keamanan yang relatif kondusif.
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Eropa Rusuh, Pengamat Minta Pemerintahan Prabowo Siaga
Dunia
Prancis Kaos! Presiden Macron Tolak Pengunduran Diri Mendagri Laurent Nunez
Presiden Prancis Emmanuel Macron menolak pengunduran diri Mendagri Laurent Nunez usai kerusuhan massal. 2.400 orang ditangkap & 1.500 toko dijarah. Simak detailnya!
Wisnu Cipto - Senin, 19 Oktober 2026
Prancis Kaos! Presiden Macron Tolak Pengunduran Diri Mendagri Laurent Nunez
Dunia
Milan Dilanda Kerusuhan Protes Tingginya Biaya Hidup, Toko Dijarah
Seruan untuk berkumpul di Piazza del Duomo kembali beredar di media sosial sejak Minggu (18/10) pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Milan Dilanda Kerusuhan Protes Tingginya Biaya Hidup, Toko Dijarah
Dunia
Macron Tetap Terbang ke Negara Teluk di Tengah Kerusuhan Prancis, Harga BBM Jadi Sorotan
Emmanuel Macron tetap melanjutkan kunjungan ke empat negara Teluk di tengah kerusuhan Prancis akibat lonjakan biaya hidup dan harga BBM. Lebih dari 2.000 orang ditahan.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
Macron Tetap Terbang ke Negara Teluk di Tengah Kerusuhan Prancis, Harga BBM Jadi Sorotan
Dunia
Kerusuhan di Paris Prancis Bikin Gerai Ritail Rugi Ratusan Juta Euro
kepolisian kekurangan personel dan sumber daya untuk menjamin keamanan masyarakat selama kerusuhan pada Sabtu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
 Kerusuhan di Paris Prancis Bikin Gerai Ritail Rugi Ratusan Juta Euro
Bagikan