Bencana Longsor di Bali, BNPB: 8 Orang Meninggal Dunia

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 21 Januari 2025
Bencana Longsor di Bali, BNPB: 8 Orang Meninggal Dunia

Bencana longsor di Bali. Foto: Dok/BNPB

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Insiden tanah longsor di Bali menelan sejumlah korban jiwa. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, delapan orang menjadi korban dalam kejadian bencana tanah longsor di dua lokasi di Pulau Dewata, Bali.

“Lokasi pertama adalah di Kabupaten Klungkung dan yang kedua di Kota Denpasar,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keteranganya di Jakarta, Selasa (21/1).

Menurut Abdul, peristiwa tanah longsor di Kabupaten Klungkung menyebabkan empat orang meninggal dunia, satu dalam pencarian, dan empat lainnya harus mendapatkan perawatan intensif karena mengalami luka.

Peristiwa nahas itu terjadi di Desa Pikat, Kecamatan Dawan pada Minggu (19/1) pukul 18.00 WITA. Saat itu, sebuah pondok tertimpa bebatuan besar hingga menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Baca juga:

Daftar Kecamatan Rawan Longsor di Jakarta, BPBD Imbau Warga Buat Turap Mandiri

Tim gabungan dari BPBD Kabupaten Klungkung, Basarnas, TNI, Polri, PMI, dan warga setempat, berupaya mencari korban yang masih dinyatakan hilang sesaat setelah kejadian.

“Pencarian itu kemudian dihentikan karena faktor cuaca ditambah medan yang cukup curam dan dikhawatirkan terjadi longsor susulan,” kata Abdul.

Upaya pencarian korban dilanjutkan pada hari ini dan membuahkan hasil. Dari hasil pencarian tersebut, maka jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi empat orang.

Peristiwa tanah longsor berikutnya terjadi di Desa Ubung Kaja, Kecamatan Denpasar Utara, Kota Denpasar pada Senin (20/1) pukul 07.00 WITA.

Baca juga:

Korban Longsor Ubung Denpasar: 3 Tewas, 2 Masih Tertimbun, Luka-Luka 3 Orang

Pada kejadian itu, sebanyak empat warga meninggal dunia, kemudian satu dinyatakan hilang dan tiga lainnya luka-luka. Berdasarkan laporan visual, material tanah longsor dari atas tebing menimbun rumah yang ditinggali para korban.

“Dari hasil kaji cepat, sebanyak lima rumah rusak terdampak,” jelas Abdul.

Tim gabungan dari BPBD Kota Denpasar bersama Basarnas, Tagana, TNI, Polri, PMI, relawan dan masyarakat, berupaya melakukan operasi pencarian dan pertolongan. Para korban luka segera dilarikan ke Rumah Sakit Surya Usadha.

Sementara itu, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat dan disertai petir masih berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Provinsi Bali.

Baca juga:

BPBD Jakarta Keluarkan Peringatan Dini, Waspada Potensi Tanah Longsor pada Januari 2025

“Kondisi cuaca itu dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang dan tanah lonsor,” jelas Abdul.

Pemerintah daerah bersama masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi yang merujuk pada upaya mitigasi.

Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi selama lebih dari dua jam, maka warga yang tinggal di lereng tebing maupun bantaran sungai, diimbau untuk mengungsi ke lokasi yang lebih aman demi mencegah potensi risiko bencana.

Di samping itu, monitoring sungai dan saluran irigasi maupun drainase agar dapat dilakukan secara berkala.

“Jika terdapat penyumbatan aliran sungai maupun saluran air sesegera mungkin agar dibersihkan demi mencegah terjadinya banjir,” sebut Abdul,

Monitoring tanggul dan tebing juga diharapkan dapat dilakukan secara intensif. Jika terdapat retakan dan rekahan tanggul maupun tebing segera diambil tindakan cepat untuk penyelamatan warga dan menambal atau memperkuat ketahanan bersama instansi terkait.

“Masyarakat juga diharapkan dapat selalu memperbarui informasi prakiraan cuaca dari instansi terkait,” tutup Abdul. (knu)

#Longsor #Korban Longsor #Bali #Bencana Alam
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Cuaca Ekstrem di Bali Bisa Berdampak pada Jaringan Listrik, PLN Imbau Warga Waspada
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Bali pada 21 sampai 27 Januari.
Frengky Aruan - Rabu, 21 Januari 2026
Cuaca Ekstrem di Bali Bisa Berdampak pada Jaringan Listrik, PLN Imbau Warga Waspada
Indonesia
Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Sebagian Besar Wilayah Bali hingga 27 Januari
Beberapa wilayah di Bali berpeluang alami bencana hidrometeorologi.
Frengky Aruan - Rabu, 21 Januari 2026
Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Sebagian Besar Wilayah Bali hingga 27 Januari
Indonesia
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Presiden RI, Prabowo Subianto, mencabut izin 28 perusahaan penyebab banjir di Sumatra. Berikut adalah daftar lengkapnya.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Indonesia
Kebakaran Gambut Aceh Makin Parah, BPBD Sulit Atasi Tiupan Angin
Teriknya matahari serta suhu udara tinggi sepanjang hari turut memperburuk keadaan karena lokasi lahan yang terbakar di Aceh Barat merupakan lahan gambut.
Wisnu Cipto - Rabu, 21 Januari 2026
Kebakaran Gambut Aceh Makin Parah, BPBD Sulit Atasi Tiupan Angin
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Peduli Terkait Isu Perubahan Iklim Buat Kurangi Bencana
Pemerintah untuk memberikan sanksi tegas kepada pelaku perusakan lingkungan dan pihak yang melakukan alih fungsi lahan secara tidak terkendali.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Januari 2026
DPR Desak Pemerintah Peduli Terkait Isu Perubahan Iklim Buat Kurangi Bencana
Indonesia
100 Ribu Orang Terdampak Banjir Jawa, DPR Desak Pemerintah Serius Tangani Perubahan Iklim
Bencana hidrometeorologi belakangan ini menunjukkan peningkatan frekuensi dan intensitas anomali cuaca yang tidak bisa lagi dipandang remeh.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
100 Ribu Orang Terdampak Banjir Jawa, DPR Desak Pemerintah Serius Tangani Perubahan Iklim
Indonesia
BBMKG Keluarkan Peringatan Dini Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Perairan Bali 20-23 Januari 2026
Gelombang tinggi diperkirakan hingga 4 meter di Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, perairan selatan Bali, dan Selat Lombok bagian selatan.
Frengky Aruan - Senin, 19 Januari 2026
BBMKG Keluarkan Peringatan Dini Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Perairan Bali 20-23 Januari 2026
Dunia
Kebakaran Hutan Mengamuk Tewaskan 18 Orang, Chile Tetapkan Status Bencana saat Api Mengancam Kota-Kota
Presiden Chile Gabriel Boric telah menetapkan status bencana di dua wilayah yang dilanda kebakaran hutan mematikan itu. Setidaknya 20.000 orang dievakuasi.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
 Kebakaran Hutan Mengamuk Tewaskan 18 Orang, Chile Tetapkan Status Bencana saat Api Mengancam Kota-Kota
Indonesia
Transfer Daerah ke Aceh, Sumut dan Sumbar Tidak Jadi Dipotong, DPR: Percepat Pemulihan dari Bencana
Usulan tersebut disetujui Presiden RI Prabowo Subianto, usai rapat bersama sejumlah Menteri Kabinet Merah Putih, di Hambalang, Jawa Barat, Sabtu (17/1/2026) sore.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Transfer Daerah ke Aceh, Sumut dan Sumbar Tidak Jadi Dipotong, DPR: Percepat Pemulihan dari Bencana
Indonesia
Gempa Magnitudo 4,3 Terjadi di Anyer Banten
BMKG informasikan gempa ini bersifat sementara dan dapat berubah seiring dengan kelengkapan data.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Gempa Magnitudo 4,3 Terjadi di Anyer Banten
Bagikan