Kesehatan

Telur Pantang Dicuci, Benarkah?

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 19 September 2022
Telur Pantang Dicuci, Benarkah?

Jangan mencuci telur secara berlebihan. (Foto: Unsplash/Louis Hansel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERNAHKAH kamu ketika membeli telur langsung mencucinya di rumah untuk menghilangkan kotoran yang menempel di cangkangnya? Namun, beberapa orang juga percaya bahwa telur sebaiknya tidak perlu dicuci, karena proses itu justru dapat membuat teluru menjadi tidak sehat untuk dikonsumsi.

Seperti dikabarkan Alodokter, faktanya, mencuci telur tidak dianjurkan, terlebih jika dilakukan secara berlebihan, misalnya dengan menggosok. Mencuri telur secara berlebihan dapat menghilangkan selaput pelinldung yang terdapat pada permukaan cangkang telur.

Jika selaputnya hilang, pori-pori cangkan akan terbuka sehingga memudahkan bakteri Salmonella atau mikroorganisme lain untuk mengontaminasi telur. Bakteri itu akan berdampak pada saluran pencernaan manusia.

Selain mencucinya dengan cara yang tepat dan tidak berlebihan, ada sejumlah tips yang bisa kamu lakukan agar telur tetap sehat sekaligus terhindar dari kontaminasi bakteri Salmonella dari telur.

Baca juga:

Cuma Ada Telur? Tenang, 3 Resep Kekinian Ini Bisa Dicoba di Rumah

Benarkah Tidak Boleh Mencuci Telur?
Jangan pilih telur yang cangkangnya sudah retak atau pecah. (Foto: Unsplash/Melani Sosa)

1. Simpan telur di lemari pendingin

Jika telur yang kamu beli tidak langsung diolah, lebih baik simpan saja di lemari pendingin bersuhu 4 derajat celsius. Cara penyimpanan yang benar akan membantu menghambat bakteri Salmonella berkembang biak di cangkang telur.

2. Masak telur hingga benar-benar matang

Sebagian orang merasa telur setengah matang lebih enak. Namun, sebaiknya masaklah telur hingga matang sempurna. Telur yang matang sempurna ditandai dengan seluruh bagian yang menjadi lebih keras. Selain itu, masak telur pada suhu 70 derajat celsius untuk membunuh berbagai mikroorganisme yang ada dipermukaan cangkangnya.

Baca juga:

Panjangkan Rambut dengan Telur

Benarkah Tidak Boleh Mencuci Telur?
Simpan telur di kulkas. (Foto: Unsplash/Hello I'm Nik)

3. Cuci tangan setelah menyentuh telur

Setelah memegang telur, jangan lupa langsung mencuci tangan menggunakan sabun dan air bersih. Ini penting untuk mencegah kontaminasi bakteri Salmonella ke bahan makanan lain. Selain itu, kamu juga harus mencuci bersih peralatan masak yang digunakan sebelum dan mengolah telur.

4. Hindari memilih telur dengan cangkang yang retak atau pecah

Saat membeli telur di pasar atau di pinggir jalan, sebaiknya hindari memilih telur yang cangkangnya retak atau pecah. Ini karena cangkang yang retak atau pecah memudahkan berbagai mikroorganisme, termasuk Salmonella, masuk ke dalam telur. Jika kamu sampai mengonsumsi telur yang sudah terkontaminasi bakteri tersebut. maka ini dapat membuatmu mengalami salmonellosis. (and)

Baca juga:

Uniknya Fenomena Telur Berdiri di Hari Peh Cun

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan