Belasan Orang Tewas Tertimpa 'Gunung Sampah' di Ibu Kota Uganda

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 12 Agustus 2024
Belasan Orang Tewas Tertimpa 'Gunung Sampah' di Ibu Kota Uganda

Setidaknya 17 jenazah telah ditemukan dari reruntuhan tumpukan sampah TPS Kiteezi di Kampala, Ibu Kota Uganda. (Antara/HO-Anadolu/www.aa.com.tr)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tempat Penampungan Sampah (TPS) Kiteezi di Kampala Ibu Kota Uganda secara tragis runtuh dan mengubur rumah serta ternak di sekitarnya. Tragedi ambruknya gunung sampah itu menyebabkan belasan korban tewas.

Juru Bicara Kepolisian Metropolitan Kampala, Fred Onyango mengungkapkan sudah ada 17 jenazah yang telah ditemukan dari longsoran tumpukan sampah tersebut. Sejauh ini, 14 orang penyintas telah diangkut tim penyelamat.

Adapun upaya pencarian dan penyelamatan masih terus berlangsung oleh penduduk setempat, Palang Merah Uganda, polisi, Otoritas Jalan Nasional, dan Otoritas Ibu Kota Kampala.

Baca juga:

Ratusan Napi Uganda Kabur, Sebagian Bawa Keluar Senjata AK-47

Presiden Yoweri Museveni telah mengarahkan Inspektur Jenderal Pemerintah untuk segera menyelidiki tragedi tersebut. Dia juga menginstruksikan Perdana Menteri Robinah Nabbanja mengoordinasikan pemindahan semua rumah tangga dari zona berbahaya.

"Pertanyaan pertama yang muncul adalah, Siapa yang mengizinkan orang untuk tinggal di dekat tumpukan yang berpotensi limbah beracun dan berbahaya ini?" kata presiden dalam sebuah pernyataan dilansir dari Antara, Senin (12/8).

Sementara itu, Otoritas Ibu Kota Kampala mengatakan kegagalan struktural dalam massa sampah menyebabkan runtuhnya TPS Kiteezi. Mereka melansir mungkin masih ada lebih banyak jenazah yang terperangkap di bawah tumpukan sampah yang runtuh.

TPS Kiteezi, yang didirikan pada 1996, adalah tempat pembuangan sampah utama ibu kota Uganda, terletak di utara Kampala. Warga telah lama mengkhawatirkan bukit sampah yang menjulang tinggi akan memakan korban jiwa. (*)

#Uganda #Sampah #Longsor
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
Pulau Sampah Muara Angke Dibersihkan, Pramono Ungkap Penyebab Penumpukan
Pulau Sampah Muara Angke kini sudah dibersihkan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkap penyebab penumpukan sampah.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Pulau Sampah Muara Angke Dibersihkan, Pramono Ungkap Penyebab Penumpukan
Indonesia
DKI Jakarta dan Banten Kolaborasi Atasi Banjir, Sampah Bakal Diolah Jadi Listrik
Pemprov DKI dan Banten akan berkolaborasi untuk mengatasi banjir. Nantinya, sampah akan diolah menjadi listrik.
Soffi Amira - Kamis, 21 Mei 2026
DKI Jakarta dan Banten Kolaborasi Atasi Banjir, Sampah Bakal Diolah Jadi Listrik
Dunia
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Data terbaru otoritas DRC mencatat 131 kematian akibat virus tersebut terjadi di negara tetangga Uganda
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Mei 2026
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Indonesia
Sampah Jadi Bom Waktu, DPR Desak Pemerintah Luncurkan Gerakan Pilah Nasional
Tata kelola sampah di Indonesia tidak bisa lagi diselesaikan dengan metode konvensional.
Dwi Astarini - Senin, 18 Mei 2026
Sampah Jadi Bom Waktu, DPR Desak Pemerintah Luncurkan Gerakan Pilah Nasional
Berita Foto
Gerakan Pilah Sampah dari Rumah Jadi Upaya Bersama Kurangi Sampah Jakarta
Warga melakukan sortir sampah botol plastik untuk daur ulang di Bank Sampah Persatuan, Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (16/5/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 16 Mei 2026
Gerakan Pilah Sampah dari Rumah Jadi Upaya Bersama Kurangi Sampah Jakarta
Indonesia
Gubernur Pramono bakal Evaluasi Program Pilah Sampah Dua Minggu Sekali
Gerakan ini mewajibkan masyarakat memilah sampah berdasarkan jenisnya sebelum dibuang.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
Gubernur Pramono bakal Evaluasi Program Pilah Sampah Dua Minggu Sekali
Indonesia
100 Investor Diklaim Minati Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik
Total nilai pengembangan proyek PSEL yang tengah disiapkan pemerintah mencapai sekitar 5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 87 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
100 Investor Diklaim Minati Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik
Berita Foto
Limbah Sayuran di Pasar Kramat Jati Diolah Menjadi Pupuk Bernilai Guna
Petugas memasukkan sampah sayuran limbah organik di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026).
Didik Setiawan - Senin, 11 Mei 2026
Limbah Sayuran di Pasar Kramat Jati Diolah Menjadi Pupuk Bernilai Guna
Indonesia
Hotel dan Kafe di Jakarta Wajib Pilah Sampah, Masih Bandel Izin Usaha Dicabut
TPST Bantargebang, Bekasi, mulai Agustus 2026 hanya menerima sampah residu sesuai arahan Kementerian Lingkungan Hidup.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Mei 2026
Hotel dan Kafe di Jakarta Wajib Pilah Sampah, Masih Bandel Izin Usaha Dicabut
Indonesia
TPST Bantargebang tak Lagi Terima Semua Sampah Mulai Agustus 2026, Warga Diminta Pilah Sampah dari Rumah
TPST Bantargebang hanya menerima sampah residu mulai Agustus 2026. Warga diminta memilah sampah dari rumah.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
TPST Bantargebang tak Lagi Terima Semua Sampah Mulai Agustus 2026, Warga Diminta Pilah Sampah dari Rumah
Bagikan