Update: Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar Capai 744 Orang, 551 Masih Hilang
Proses Evakuasi Korban Bencana Alam di Sumatera. (Foto: dok. BNPB)
MerahPutih.com - Korban jiwa akibat bencana yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat terus bertambah hingga Rabu (3/12) pagi. Total 744 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 551 orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Di Sumatra Utara, jumlah korban meninggal mencapai 301 jiwa, dan 163 orang masih dalam pencarian. Wilayah yang paling terdampak di provinsi ini meliputi Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Sibolga, dan Tapanuli Utara.
Aceh juga mengalami dampak yang sangat parah dengan 218 korban meninggal dan 227 orang hilang. Empat kabupaten di Aceh masih sangat sulit dijangkau melalui jalur darat, yaitu Bener Meriah, Aceh Tengah, Gayo Lues, dan Aceh Tamiang.
Baca juga:
Pemerintah Diharap Evaluasi Mitigasi Bencana Usai Banjir Bandang Beruntun di Sumatera
Sementara itu, Sumatra Barat melaporkan 225 korban meninggal dan 161 warga hilang. Kabupaten Agam dan Kota Padang Panjang menjadi wilayah dengan kerusakan infrastruktur paling berat, terutama akibat banjir dan longsor di kawasan Gunung Singgalang.
Selain korban jiwa, data sementara menunjukkan total 3.600 rumah rusak berat, 2.100 rusak sedang, dan 3.700 rusak ringan di ketiga provinsi tersebut. BNPB juga mencatat 323 fasilitas pendidikan rusak serta 299 jembatan terdampak.
Baca juga:
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa operasi modifikasi cuaca (OMC) terus dilakukan untuk menekan intensitas hujan yang kerap menghambat proses pencarian korban maupun pembukaan akses jalan.
“OMC membantu mempercepat operasi pemulihan, terutama membuka jalan yang tertutup material longsor maupun lumpur banjir bandang,” ujar Abdul dalam konferensi pers BNPB, Rabu (3/12). (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Banjir Pekalongan Surut, Jalur KA Pantura Dibuka Lagi Kecepatan Maksimal 10 Km/jam
Tanggul Kalimalang Jebol, Jasa Tirta II Matikan 3 Pompa Air Bendung Curug
PT KAI Alihkan Rute Kereta Api ke Jalur Selatan Buntut Banjir di Pekalongan, Lokomotif Khusus BB 304 Dikerahkan
Total Kerusakan dan Kerugian Bencana Alam di Sumbar Capai Rp 33,5 Triliun
Sejumlah Perjalanan Kereta Api ‘Ngaret’ sampai 2,5 Jam Pasca Rel Terendam Banjir di Pantura Jawa Tengah
1.790 Pasukan Orange Disiagakan Angkut Sampah Bekas Banjir
Lalin Jembatan Bailey Bireuen Aceh-Medan Gantian Tiap 1 Jam, Buka-Tutup Hingga September
Ribuan Rumah di 14 Desa Karawang Teredam Banjir, 27 Ribu Warga Terdampak
TNI Bersihkan 19 Sekolah Terdampak Banjir di Aceh Tamiang
Jembatan Bailey Kutablang Aceh Kini Dijaga 24 Jam, Gara-Gara Ini!