Pilpres 2019

Begini Arahan Yusril Setelah PBB Resmi Dukung Jokowi-Ma'ruf

Eddy FloEddy Flo - Senin, 28 Januari 2019
 Begini Arahan Yusril Setelah PBB Resmi Dukung Jokowi-Ma'ruf

Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra (MP/Venan Fortunatus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Partai Bulan Bintang (PBB) akhirnya resmi mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo - Ma'ruf Amin dalam Pemilihan Presiden 2019.

Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas) PBB yang digelar pada Minggu (27/1) kemarin.

Ketua DPP PBB Sukmo Harsono mengatakan, sesuai arahan sang ketua umum Yusril Ihza Mahendra, partainya bakal segera mensinkronkan kerja samanya dengan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf.

Yusril Ihza Mahendra telah memberikan instruksi kepada semua kader PBB untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf
Yusril Ihza Mahendra berpesan kepada semua kader PBB untuk memenangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019 (MP/Win)

"Dalam penjelasan nya Ketum setelah deklarasi akan mensinkronkan kerjasama dengan TKN, karena secara admintrasi PBB tidak bisa masuk lagi dalam tim TKN yang sudah terdaftar di KPU," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (28/1).

Menurut Sukmo, partai yang lahir pasca reformasi 1998 itu bakal membentuk tim pembekalan khusus dalam gerakan memenangkan Jokowi-Ma'ruf.

"Isu-isu yang akan di garap PBB dan kantong-kantong yang masih kurang kuat buat Pak Jokowi, maka PBB akan masuk dan menguatkan kemenangan Pak Jokowi," jelas Sukmo.

Selain membentuk tim khusus untuk memenangkan calon petahana, Sukmo memastikan PBB bakal tetap fokus terhadap para calegnya didaerah untuk pemenangan Pemilihan Legislatif 2019.(Pon)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Sindir Prabowo Subianto, Kubu Jokowi: Lebih Baik Beli Sabun Rakyat Dibanding Beli Kuda Impor

#Pilpres 2019 #Yusril Ihza Mahendra #Partai Bulan Bintang #Presiden Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Tok! Negara Larang Konser Israel di Jakarta 24 Oktober: Uang Tiket Wajib Dikembalikan!
Pemerintah resmi melarang konser penyanyi gospel AS Israel Houghton pada 24 Oktober 2026 di Jakarta demi keamanan dan menolak motif politik pro-Israel.
Wisnu Cipto - Senin, 05 Oktober 2026
Tok! Negara Larang Konser Israel di Jakarta 24 Oktober: Uang Tiket Wajib Dikembalikan!
Indonesia
Alasan Indonesia Legowo Mary Jane Veloso Dapat Pengampunan Mutlak dari Filipina
Kasus Mary Jane Veloso akhirnya menemui titik terang setelah Presiden Filipina memberikan pengampunan mutlak. Simak alasan Pemerintah RI menghormati keputusan ini dan kesepakatan di baliknya!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Alasan Indonesia Legowo Mary Jane Veloso Dapat Pengampunan Mutlak dari Filipina
Indonesia
Ombudsman Temukan Sel Mewah di Lapas Cibinong, Yusril: Jangan Ada Dusta di Antara Kita
Menko Yusril tegaskan sanksi berat bagi oknum terkait dugaan sel mewah Lapas Cibinong temuan Ombudsman. "Jangan ada dusta!" Cek selengkapnya!
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Ombudsman Temukan Sel Mewah di Lapas Cibinong, Yusril: Jangan Ada Dusta di Antara Kita
Indonesia
Menko Yusril Persilakan Media Liput Lapas Cibinong Buktikan Sendiri Tuduhan Sel Napi Sultan
Menko Yusril Ihza Mahendra persilakan media buktikan temuan Ombudsman soal sel mewah berfasilitas apartemen di Lapas Cibinong. Cek selengkapnya!
Wisnu Cipto - Kamis, 24 September 2026
Menko Yusril Persilakan Media Liput Lapas Cibinong Buktikan Sendiri Tuduhan Sel Napi Sultan
Indonesia
Hukum Tidak Pandang Bulu, Menko Yusril Persilakan KPK Periksa Menteri Nusron Wahid
Menko Yusril Ihza Mahendra persilakan KPK periksa Menteri ATR/BPN Nusron Wahid terkait dugaan suap HGB PT Summarecon Agung Tbk.
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Hukum Tidak Pandang Bulu, Menko Yusril Persilakan KPK Periksa Menteri Nusron Wahid
Indonesia
Terungkap Awal Mula 8 WNI Diduga Masuk Militer Rusia, Pemerintah Kini Telusuri Perekrutnya
Pemerintah menelusuri pihak yang merekrut 8 WNI yang diduga awalnya ditawari pekerjaan sebelum diarahkan mengikuti dinas militer Rusia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Terungkap Awal Mula 8 WNI Diduga Masuk Militer Rusia, Pemerintah Kini Telusuri Perekrutnya
Indonesia
WNI Diduga Direkrut Jadi Tentara Rusia, Yusril Ingatkan Masyarakat Tak Gegabah
Kasus 8 WNI yang diduga direkrut menjadi tentara Rusia mendapat perhatian pemerintah. Yusril meminta masyarakat waspada terhadap tawaran kerja di luar negeri.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
WNI Diduga Direkrut Jadi Tentara Rusia, Yusril Ingatkan Masyarakat Tak Gegabah
Indonesia
Kericuhan Pejompongan Telan Korban, Menko Yusril Minta Warga Tak Termakan Isu Liar
Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra angkat bicara soal kericuhan Pejompongan pasca demo 27 Agustus. Warga diminta tenang dan tak termakan hoaks selagi Polda Metro Jaya usut tuntas kasus ini
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Kericuhan Pejompongan Telan Korban, Menko Yusril Minta Warga Tak Termakan Isu Liar
Indonesia
Yusril Minta Situasi Aceh Tetap Kondusif Usai Kericuhan Peringatan Damai Aceh
Yusril Ihza Mahendra berharap situasi Aceh tetap kondusif setelah kericuhan dalam rangkaian peringatan 21 tahun Hari Damai Aceh.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Yusril Minta Situasi Aceh Tetap Kondusif Usai Kericuhan Peringatan Damai Aceh
Indonesia
Yusril Ihza Mahendra Sebut Kasus Penghinaan Presiden Resmi Jadi Delik Aduan Murni Tanpa Perantara
Konstruksi KUHP Nasional menetapkan tindak pidana penyerangan kehormatan atau harkat dan martabat presiden serta wakil presiden sebagai delik aduan murni
Angga Yudha Pratama - Jumat, 14 Agustus 2026
Yusril Ihza Mahendra Sebut Kasus Penghinaan Presiden Resmi Jadi Delik Aduan Murni Tanpa Perantara
Bagikan