Bayar 100 Ribu untuk Ekstra Cabai, Rela?

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 12 Januari 2015
Bayar 100 Ribu untuk Ekstra Cabai, Rela?

Foto: Stomp

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Kuliner - Makanan pedas memang selalu menjadi favorite bagi beberapa orang, namun bagaimana jika anda harus membayar mahal untuk tambahan cabai? Seperti halnya yang terjadi baru-baru ini di Singapura, pria bernama Hui Hui terkejut ketika melihat temannya dikenakan biaya $10 dolar atau sekitar 100 ribu rupiah hanya untuk tambaham cabai.

Kejadian tersebut bertempat di restoran mookata di Bukit Batok Crescent. Usai mengalami insiden tersebut, Hui belajar tentang insiden yang menimpa temannya, Christine Lim, dan menceritakan pengalaman tersebut ke jejaring sosial Facebook.

“Kami dikenakan biaya $10 untuk tambahan cabai !!!! Hanya karena kami mengambil sedikit lebih dari bagian yang biasa !!!”, tulis Christine.

Namun dalam beberapa postingannya, Christine juga menyebutkan bahwa makanannya enak dan juga pelayaan restoran tersebut cukup memuaskan.

Melihat kabar tersebut, banyak komentar yang membanjiri postingan tersebut. salah satunya yaitu masyarakat banyak yang  tak setuju karena harga $10 atau sekitar 100 ribu rupiah terbilang sangat mahal untuk ukuran tambahan cabai.

 

Follow Twitter kami di @MerahPutihcom

Like FanPage Facebook kami di MerahPutih.com

 

#Tiongkok #Berita Unik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Dunia
Terlambat 132 Tahun, Majalah Edisi 1894 Akhirnya Dikembalikan ke Perpustakaan AS
Jika denda tetap diberlakukan, peminjam seharusnya membayar sekitar USD 12.055 atau sekitar Rp 200 juta.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
 Terlambat 132 Tahun, Majalah Edisi 1894 Akhirnya Dikembalikan ke Perpustakaan AS
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Dunia
Keisengan Membangunkan Beruang Kutub Berujung Denda
Orang tersebut, yang tidak disebutkan namanya, akhirnya didenda 50.000 kroner (sekitar Rp 93,5 juta) atas insiden tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
 Keisengan Membangunkan Beruang Kutub Berujung Denda
Fun
Kena Masalah Keuangan, Marmot Cari Duit di OnlyFans
Mengunggah ‘konten marmot tanpa sensor'.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Kena Masalah Keuangan, Marmot Cari Duit di OnlyFans
Fun
Aisyah Chustiya Bawa Indonesia Juara Stick Nation Wood Cup lewat Kayu Berbentuk Unik
Secara sepintas, tampilannya menyerupai tongkat atau kail berukuran besar dengan lengkungan alami yang hampir membentuk huruf 'U'.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Aisyah Chustiya Bawa Indonesia Juara Stick Nation Wood Cup lewat Kayu Berbentuk Unik
Lifestyle
Pilot Air Canada Terbang Selama Bertahun-Tahun dengan Lisensi Palsu
Ia telah menerbangkan puluhan ribu penumpang selama hampir 17 tahun.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
 Pilot Air Canada Terbang Selama Bertahun-Tahun dengan Lisensi Palsu
Lifestyle
Jam Tangan Pengingat Kisah Cinta di Titanic Terjual Rp 39 M, Pemiliknya Memilih Mati Bersama di Atas Kapal
Kini, lebih dari satu abad setelah bencana maritim paling terkenal di dunia itu, jam saku emas yang dikenakan Isidor saat kejadian terjual di pelelangan dengan harga fantastis.
Dwi Astarini - Kamis, 27 November 2025
Jam Tangan Pengingat Kisah Cinta di Titanic Terjual Rp 39 M, Pemiliknya Memilih Mati Bersama di Atas Kapal
Dunia
Nyaris Dikremasi, Perempuan Thailand Bangkit dari Peti Mati
Ia mengetuk cukup lama sampai akhirnya peti mati dibuka.
Dwi Astarini - Selasa, 25 November 2025
 Nyaris Dikremasi, Perempuan Thailand Bangkit dari Peti Mati
Dunia
Bertahan Seabad, Pesan dalam Botol dari Prajurit Perang Dunia I Ditemukan di Pantai Australia
Surat-surat itu kini telah diserahkan kepada keturunan mereka, yang terkejut dan terharu dengan penemuan tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Oktober 2025
Bertahan Seabad, Pesan dalam Botol dari Prajurit Perang Dunia I Ditemukan di Pantai Australia
Bagikan