Bawa Pengungsi Rohingya, Nelayan Bangladesh Patok Tarif Rp 1,6 Juta per Kepala

Luhung SaptoLuhung Sapto - Sabtu, 16 September 2017
Bawa Pengungsi Rohingya, Nelayan Bangladesh Patok Tarif Rp 1,6 Juta per Kepala

Para pengungsi Rohingya tiba di Pantai Bengal, Teknaf, Bangladesh. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Para pengungsi Rohingya yang menyelamatkan diri dari kekejaman militer Myanmar pergi menumpang perahu ke pantai di Teknaf, Bangladesh. Tapi, semua itu ada harganya.

Pengungsi Rohingya yang tiba di pantai Bengal, Teknaf, Bangladesh mengungkapkan bahwa perahu nelayan yang mereka tumpangi tidak gratis. Kepada wartawan Reuters, mereka mengaku merogoh kocek 10.000 taka (USD122) atau setara Rp 1,6 juta untuk orang dewasa.

Tentu itu bukan jumlah uang yang sedikit, mengingat banyak pengungsi Rohingya tak sempat kehilangan barang-barang berharga kecuali pakaian yang melekat di tubuhnya. Pilihan bagi mereka adalah berjalan kaki melewati hutan.

Pengungsi Rohingya meninggalkan Myanmar ke Bangladesh. (REUTERS/Mohammad Ponir Hossain)

Tak sedikit di antara para pengungsi ini, baik yang menumpang perahu nelayan atau berjalan kaki harus meregang nyawa di tengah perjalanan.

Pernyataan berbeda disampaikan seorang nelayan Bangladesh yang memberikan tumpangan kepada para pengungsi Rohingya dengan perahunya. Tindakan itu dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban moral terhadap sesama saudara Muslim.

"Tentu saja kami akan terus menolong lebih banyak lagi. Kami, sesama Muslim bersaudara, sedang terpuruk. Jadi, saya harus menolong mereka," kata Mohammed Alom, 25, seorang nelayan asal Desa Shamlapur, Bangladesh.

Namun, pejabat pemerintah menuding para nelayan itu hanya mencari untung dari situasi sulit para pengungsi Rohingya. Mereka akan menangkap para nelayan itu dan membakar perahu-perahu mereka. (*)

#Pengungsi Rohingya
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Polri Tangkap WNI Terkait TPPO Warga Rohingya, Perluas Jaringan Hingga Turkiye
Ini bukan kali pertama HS menjadi pelaku TPPO. Berdasarkan catatan kepolisian, HS pernah terjerat kasus serupa.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Januari 2026
Polri Tangkap WNI Terkait TPPO Warga Rohingya, Perluas Jaringan Hingga Turkiye
Indonesia
Nyaris 100 Pengungsi Rohingya Datangi Aceh, Ada yang Nekat Berenang ke Bibir Pantai
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Aceh Timur hingga kini terus berkoordinasi dengan pihak terkait
Angga Yudha Pratama - Kamis, 31 Oktober 2024
Nyaris 100 Pengungsi Rohingya Datangi Aceh, Ada yang Nekat Berenang ke Bibir Pantai
Berita
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Hentikan Bantuan dan Ingin Usir Pengungsi Rohingya
Sebuah video yang diunggah akun TikTok @pangeranaldi0, menampilkan Presiden Jokowi ingin mengusir pengungsi Rohingnya. Lalu, apakah informasi itu benar?
Soffi Amira - Rabu, 24 Januari 2024
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Hentikan Bantuan dan Ingin Usir Pengungsi Rohingya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Konspirasi Amerika Serikat Dibalik 70 Juta Pengungsi Rohingnya Pindah ke Indonesia
Video di Tiktok membagikan klaim tentang 70 juta pengungsi Rohingya yang akan mengungsi ke Indonesia akibat dari konspirasi Amerika Serikat.
Pradia Eggi - Kamis, 18 Januari 2024
[HOAKS atau FAKTA]: Konspirasi Amerika Serikat Dibalik 70 Juta Pengungsi Rohingnya Pindah ke Indonesia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Tutup Kantor UNHCR di Indonesia
Kantor UNHCR di Jakarta harus ditutup karena memicu para pengungsi dari berbagai negara datang ke Indonesia.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Januari 2024
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Tutup Kantor UNHCR di Indonesia
Indonesia
Polri Turunkan Tim Usut Dugaan TPPO Pengungsi Rohingya
Badan Reserse Kriminal Polri melalui Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) menurunkan tim untuk mengusut dugaan jaringan TPPO pada arus kedatangan pengungsi Rohingya ke Indonesia.
Mula Akmal - Jumat, 22 Desember 2023
Polri Turunkan Tim Usut Dugaan TPPO Pengungsi Rohingya
Indonesia
Jokowi Tegaskan Penampungan Pengungsi Rohingya Bersifat Sementara
Pemerintah akan menampung sementara pengungsi asal Myanmar yang mendapatkan diskriminasi itu.
Zulfikar Sy - Senin, 11 Desember 2023
Jokowi Tegaskan Penampungan Pengungsi Rohingya Bersifat Sementara
Indonesia
Din Syamsuddin Dukung Pengungsi Rohingnya Dipindah ke Pulau Galang
Din Syamsuddin menyambut baik usulan Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang membuka peluang menjadikan Pulau Galang, Kota Batam, Provinsi Riau sebagai lokasi penempatan pengungsi rohingnya.
Mula Akmal - Jumat, 08 Desember 2023
Din Syamsuddin Dukung Pengungsi Rohingnya Dipindah ke Pulau Galang
Indonesia
Masyarakat Aceh Dorong Kembali Kapal Rohingya ke Laut, Pusat Harus Berperan Aktif
Pemerintah pusat perlu mengambil sikap soal gelombang kedatangan pengungsi etnis Rohingya di Aceh.
Zulfikar Sy - Sabtu, 18 November 2023
Masyarakat Aceh Dorong Kembali Kapal Rohingya ke Laut, Pusat Harus Berperan Aktif
Dunia
AS Gelontorkan Bantuan Kemanusiaan Rp 1,78 Triliun untuk Pengungsi Rohingya
Kelompok etnis di Rakhine, Myanmar tersebut bahkan banyak menempuh perjalanan laut ke negara tetangga akibat dari konflik.
Zulfikar Sy - Sabtu, 23 September 2023
AS Gelontorkan Bantuan Kemanusiaan Rp 1,78 Triliun untuk Pengungsi Rohingya
Bagikan