Batalkan Pertemuan dengan Kim Jong Un, Begini Isi Surat Donald Trump

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 25 Mei 2018
Batalkan Pertemuan dengan Kim Jong Un, Begini Isi Surat Donald Trump

Presiden Amerika Serikat Donald Trump melihat ke arah fotografer setelah bertemu dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-In di Gedung Putih, Washington (ANTARA FOTO/REUTERS/Carlos Barria)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Rencana pertemuan puncak pemimpin Korea Utara dan Amerika Serikat yang sedianya akan berlangsung di Singapura tanggal 12 Juni nanti dibatalkan.

Pembatalan itu disampaikan Donald Trump melalui sebuah surat yang ditujukan kepada Kim Jong Un. Surat yang ditulis pada Kamis (24/5) itu berisikan kekecewaan Trump terhadap pernyataan Kim Jong Un setelah menghancurkan sejumlah reaktor nuklir di negaranya.

“Sayangnya, berdasarkan kemarahan yang luar biasa dan permusuhan terbuka yang ditampilkan dalam pernyataan terbaru Anda, saya merasa tidak pantas, pada saat ini, untuk melakukan pertemuan yang direncanakan lama ini.”

Donald Trump
Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara kepada media sebelum berangkat dari Gedung Putih menuju New York, di Washington, Amerika Serikat, Rabu (23/5). (ANTARA FOTO/REUTERS/Carlos Barria)

Berikut isi lengkap surat Donald Trump kepada Kim Jong Un:

Trump's Letter to Kim Jong Un

Yang Terhormat Kim Jong-un
Pemimpin Republik Rakyat Demokratik Korea
di Pyongyang

Tuan Pemimpin yang Terhormat:

Kami sangat menghormati waktu, kesabaran, dan upaya Anda terkait negosiasi dan diskusi terbaru kita soal pertemuan tingkat tinggi yang lama dinanti kedua pihak, yang dijadwalkan digelar pada 12 Juni di Singapura. Kami diberitahu pertemuan itu atas permintaan Korea Utara, tapi menurut kami itu tidak benar. Saya sangat menantikan pertemuan dengan Anda di sana. Sayangnya, karena kemarahan luar biasa dan permusuhan terbuka yang Anda perlihatkan dalam pernyataan terbaru Anda, saya merasa pertemuan yang sudah lama direncanakan ini, tidak tepat untuk digelar sekarang. Karena itulah, dengan surat ini, saya menyampaikan bahwa pertemuan tingkat tinggi Singapura, untuk kebaikan kedua pihak, tapi mengakibatkan dampak yang buruk bagi dunia, tidak akan dilaksanakan. Anda bicara soal kemampuan nuklir negara Anda, tapi nuklir kami sangat besar dan kuat, sehingga saya berdoa kepada Tuhan senjata itu tidak akan pernah digunakan.

Saya merasa dialog yang luar biasa telah terbangun antara Anda dan saya, dan pada akhirnya, hanya dialog itulah yang penting. Suatu hari nanti, saya berharap bisa bertemu dengan Anda. Sementara itu, saya ingin berterima kasih atas pembebasan para sandera yang sekarang telah berada di rumah dengan keluarga mereka. Itu adalah langkah yang baik dan sangat saya hargai.

Jika Anda berubah pikiran terkait pertemuan yang penting ini, jangan ragu untuk menelepon atau berkirim surat. Dunia, dan Korea Utara terutama, telah kehilangan kesempatan besar bagi hadirnya perdamaian dan kemakmuran serta kekayaan yang bertahan lama. Kesempatan yang terlewatkan ini jelas adalah momen menyedihkan dalam sejarah.

Hormat saya,
Donald J. Trump

Dalam keterangan persnya di Washington usai mengirimkan surat pembatalan, Donald Trum menyatakan tetap menunggu itikad baik dari Kim Jong Un untuk mengontak Washington terkait pembicaraan damai. Namun Trump juga tetap merencanakan sanksi keras terhadap Pyongyang.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Sikap Keras Amerika Serikat Terhadap Iran Bisa Picu Perang Kawasan

#Donald Trump #Kim Jong Un #Korea Utara
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Dunia
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol Dijatuhi Hukuman 30 Tahun Penjara, Terbukti Kirim Drone ke Korut
Ia memerintahkan infiltrasi drone ke Korut demi meningkatkan ketegangan lintas perbatasan dan menciptakan alasan pemberlakuan darurat militer di Desember 2024.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Mantan Presiden Korsel Yoon Suk-yeol Dijatuhi Hukuman 30 Tahun Penjara, Terbukti Kirim Drone ke Korut
Olahraga
Gianni Infantino Tanggapi Kritik Piala Dunia 2026, Sebut FIFA tak Bisa Berbuat Lebih Banyak
Presiden FIFA, Gianni Infantino, merespons kritik terhadap Piala Dunia 2026. Ia bicara soal harga tiket hingga visa.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Gianni Infantino Tanggapi Kritik Piala Dunia 2026, Sebut FIFA tak Bisa Berbuat Lebih Banyak
Dunia
Trump Persiapkan Serangan Anyar ke Iran
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengatakan pasukan mereka telah menyelesaikan serangan terhadap Iran sebagai balasan atas serangan terhadap sebuah helikopter Apache.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
Trump Persiapkan Serangan Anyar ke Iran
Indonesia
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
DPR AS meloloskan resolusi penghentian serangan ke Iran dengan dukungan anggota Partai Republik. P
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
Dunia
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Total 15 negara pernah diancam Presiden AS Donal Trump, 7 di antaranya benar-benar diserang, termasuk Iran, Irak, Suriah, Yaman, Venezuela, Nigeria, dan Somalia.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Dunia
Trump Ancam Hancurkan Oman Jika Ikuti Jejak Iran Kuasai Selat Hormuz
Presiden AS Donald Trump memperingatkan Oman agar tidak mencoba menguasai Selat Hormuz.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Trump Ancam Hancurkan Oman Jika Ikuti Jejak Iran Kuasai Selat Hormuz
Dunia
AS Bidik Perusahaan China Pelanggar Sanksi Iran, Donald Trump Siapkan Aturan Baru Dalam Pekan Ini
Terkait keinginan Iran yang mengajukan penundaan (moratorium) pengayaan uranium selama dua dekade, Donald Trump menuntut kepastian yang mutlak.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
AS Bidik Perusahaan China Pelanggar Sanksi Iran, Donald Trump Siapkan Aturan Baru Dalam Pekan Ini
Dunia
Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran
Selain isu nuklir, Trump menyoroti ketegangan di Selat Hormuz yang mengganggu jalur perdagangan global
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 16 Mei 2026
Donald Trump Klaim AS-China Sepakat Bendung Ambisi Nuklir Iran
Dunia
Kesepakatan Dagang AS-China 2026, Trump Borong Boeing dan Damai dengan Xi Jinping
Pertemuan tingkat tinggi ini turut menghadirkan raksasa teknologi AS seperti Elon Musk (Tesla), Jensen Huang (Nvidia), dan Tim Cook (Apple)
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Kesepakatan Dagang AS-China 2026, Trump Borong Boeing dan Damai dengan Xi Jinping
Dunia
Xi Jinping Semprot Trump Soal Taiwan, Minta Jangan 'Main Api' Jika Tak Ingin Hubungan AS-China Terbakar
Dalam kunjungan ini, Trump membawa gerbong pengusaha kelas berat Amerika Serikat untuk memperluas ekspansi bisnis
Angga Yudha Pratama - Kamis, 14 Mei 2026
Xi Jinping Semprot Trump Soal Taiwan, Minta Jangan 'Main Api' Jika Tak Ingin Hubungan AS-China Terbakar
Bagikan