Rush Hour 4 Resmi Digarap: Jackie Chan dan Chris Tucker Comeback

ImanKImanK - Kamis, 27 November 2025
Rush Hour 4 Resmi Digarap: Jackie Chan dan Chris Tucker Comeback

Jackie Chan dan Chris Tucker. Foto X

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Setelah bertahun-tahun tidak ada kejelasan, Rush Hour 4 akhirnya masuk tahap pengembangan. Paramount Pictures resmi siap mendistribusikan film tersebut. Keputusan ini menjadi titik balik penting, mengingat proyek tersebut sebelumnya dihindari berbagai studio akibat kontroversi masa lalu sang sutradara, Brett Ratner.

Yang cukup mengejutkan, langkah penyelamatan proyek ini disebut-sebut dipengaruhi oleh intervensi langsung Presiden Donald Trump, membuat Rush Hour 4 menjadi salah satu film Hollywood yang paling banyak dibicarakan saat ini.

Rush Hour 4

Latar Belakang: Kontroversi Brett Ratner dan Penolakan Hollywood

Pada 2017, di tengah gelombang gerakan #MeToo, enam perempuan menuding Ratner melakukan pelecehan seksual.

Baca juga:

Lagu 'Bunga Maaf' Perkuat Nuansa Drama Emosional di Trailer Film 'Suka Duka Tawa'

Warner Bros., yang sebelumnya bekerja sama dengan Ratner dalam kesepakatan senilai USD 450 juta, langsung memutus hubungan. Sejak itu, karier Ratner meredup dan ia tidak lagi mengarahkan film layar lebar.

Meski Ratner membantah tuduhan tersebut, mayoritas studio besar memilih menjauh. Proyek Rush Hour 4 pun sempat mandek karena tidak ada distributor yang mau terlibat.

Trump Jadi Faktor Penentu

Menurut laporan Semafor, Trump secara pribadi meminta Paramount mengambil alih distribusi Rush Hour 4. Hal ini terjadi setelah:

  • Paramount resmi bergabung dengan Skydance dalam kesepakatan sebesar USD 8 miliar.

  • Penggabungan tersebut membutuhkan persetujuan regulasi dari pemerintahan Trump.

  • Trump memuji CEO baru Paramount, David Ellison, yang diketahui merupakan anak dari Larry Ellison salah satu pendukung utama Trump.

Dengan dorongan politik yang kuat, Paramount akhirnya masuk sebagai pihak distributor, bukan pendana, sehingga mereka hanya mendapatkan flat distribution fee tanpa menanggung biaya produksi dan pemasaran.

Kabar yang paling dinantikan para penggemar, Jackie Chan dan Chris Tucker dipastikan kembali memerankan duo detektif legendaris.

Baca juga:

Film Dokumenter Konser Billie Eilish Tayang 2026, Disutradarai James Cameron

Keduanya terakhir tampil bersama di Rush Hour 3 pada 2007. Chan kini berusia 71 tahun, sementara Tucker sudah lama tidak membintangi film besar sejak Rush Hour terakhir. Meski begitu, antusiasme publik tetap tinggi mengingat chemistry keduanya yang ikonik.

Jackie Chan dan Chris Tucker

Performa Box Office Terdahulu

Untuk menggambarkan potensi besar Rush Hour 4, berikut capaian trilogi sebelumnya:

  • Rush Hour (1998) — USD 244 juta global

  • Rush Hour 2 (2001) — USD 347 juta global

  • Rush Hour 3 (2007) — USD 258 juta global

Meski genre komedi saat ini tidak sepopuler dahulu di box office, popularitas global Jackie Chan dan nostalgia generasi 90-an bisa menjadi kekuatan utama film ini.

Menariknya, meski menolak mendanai proyek baru, Warner Bros. tetap mendapatkan first-dollar gross artinya mereka menerima persentase pendapatan box office lebih dulu sebelum investor mana pun balik modal. Ini menunjukkan betapa bernilainya franchise Rush Hour.

Baca juga:

Rekomendasi Film Romantis Akhir 2025, dari Drama Korea hingga Komedi Indonesia

Ratner sebenarnya baru kembali bekerja lewat sebuah film dokumenter tentang Melania Trump. Amazon MGM Studios membeli dokumenter itu seharga USD 40 juta dan akan tayang di bioskop pada 30 Januari.

Kedekatan Ratner dengan keluarga Trump inilah yang diyakini mempercepat kebangkitan Rush Hour 4.

Timeline Rilis Rush Hour 4 Masih Misterius

Hingga saat ini, belum ada tanggal rilis resmi. Proses pra-produksi, penyusunan naskah, serta persiapan fisik para aktor senior seperti Jackie Chan bisa memakan waktu cukup lama.

Namun dengan masuknya Paramount, kepastian produksi semakin kuat. Setelah merger dengan Skydance, Paramount menargetkan peningkatan jumlah rilisan menjadi:

  • 15 film pada 2026

  • 17 film pada 2027

  • 18 film pada 2028

Kembalinya franchise populer seperti Rush Hour menjadi langkah strategis untuk memperkuat katalog mereka.

#Chris Tucker #Film #Film Jackie Chan #Donald Trump #Paramount
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Tom Hanks Ambil Bagian di Film 'Theo of Golden', Novel Fenomenal Siap Diangkat ke Layar Lebar
Tom Hanks akan memainkan peran dalam film Theo of Golden. Novel fenomenal itu segera diangkat ke layar lebar.
Soffi Amira - Rabu, 26 Agustus 2026
Tom Hanks Ambil Bagian di Film 'Theo of Golden', Novel Fenomenal Siap Diangkat ke Layar Lebar
Lifestyle
Setelah Insidious: Out of the Further, Chase dengan Blumhouse Atomic Monster Garap Film Horor Sleepover
Proyek ini menjadi kerja sama lanjutan Chase dengan Blumhouse Atomic Monster setelah keterlibatannya dalam Insidious: Out of the Further.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
Setelah Insidious: Out of the Further, Chase dengan Blumhouse Atomic Monster Garap Film Horor Sleepover
ShowBiz
Legenda Country Dolly Parton Meninggal Dunia, Donald Trump Perintahkan Bendera Setengah Tiang Selama Satu Pekan
Penyanyi sekaligus aktris musik country asal Amerika Serikat, Dolly Parton, meninggal dunia pada usia 80 tahun.
Yusuf Abdillah - Rabu, 26 Agustus 2026
Legenda Country Dolly Parton Meninggal Dunia, Donald Trump Perintahkan Bendera Setengah Tiang Selama Satu Pekan
ShowBiz
King Thanos Kembali Hadir dengan Wajah Baru di "Avengers: Infinity Defense"
Disney akhirnya memperlihatkan tampilan terbaru King Thanos, sosok antagonis utama dalam atraksi Avengers: Infinity Defense yang akan hadir di Disney California Adventure pada 2028.
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
King Thanos Kembali Hadir dengan Wajah Baru di
ShowBiz
'The Mosquito Bowl' Tayang di Netflix November 2026, Angkat Kisah Tragis Perang Dunia II
The Mosquito Bowl tayang di Netflix pada 26 November 2026. Film ini mengangkat kisah nyata pemain sepak bola di medan perang.
Soffi Amira - Selasa, 25 Agustus 2026
'The Mosquito Bowl' Tayang di Netflix November 2026, Angkat Kisah Tragis Perang Dunia II
ShowBiz
Film Pendek 'More Pain More Gain' Tafsirkan Hustle Culture, Soroti Wajah Lain Maskulinitas Modern
Film garapan sutradara Yusgunawan Marto ini menggunakan tubuh pria sebagai metafora tentang kekuatan, ketahanan, pengakuan, dan validasi.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Film Pendek 'More Pain More Gain' Tafsirkan Hustle Culture, Soroti Wajah Lain Maskulinitas Modern
ShowBiz
12 Film dan Serial Klasik yang Tayang di Netflix Awal September 2026
Beberapa di antara film yang akan tayang bahkan sudah berusia puluhan tahun, tetapi masih memiliki cerita yang menarik untuk disaksikan kembali.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
12 Film dan Serial Klasik yang Tayang di Netflix Awal September 2026
ShowBiz
Dua Sisi Kim Jun Han di 'The Intern', dari Rekan Kerja Ramah hingga Sosok Tegas di Ruang Rapat
Film Korea 'The Intern' merilis foto terbaru Kim Jun Han dan Ryu Hye Young. Keduanya berperan sebagai pekerja ambisius di perusahaan mode milik Han So Hee.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Dua Sisi Kim Jun Han di 'The Intern', dari Rekan Kerja Ramah hingga Sosok Tegas di Ruang Rapat
ShowBiz
Park Seo Joon, Park Hae Il, dan Choi Dae Hoon Bintangi Film Misteri Sejarah 'Firefly'
Park Seo Joon, Park Hae Il, dan Choi Dae Hoon bergabung dalam film misteri sejarah 'Firefly'. Kisahnya mengungkap misteri Desa Hwayong yang terkubur 24 tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Park Seo Joon, Park Hae Il, dan Choi Dae Hoon Bintangi Film Misteri Sejarah 'Firefly'
ShowBiz
'100 Days of Deception' Mulai Produksi, Kim Yoo Jung dan Park Jinyoung Jadi Mata-Mata di Era Pendudukan Jepang
Mengusung perpaduan spionase, romansa, dan drama sejarah, 100 Days of Deception mengambil latar masa pendudukan Jepang di Korea.
Yusuf Abdillah - Minggu, 23 Agustus 2026
'100 Days of Deception' Mulai Produksi, Kim Yoo Jung dan Park Jinyoung Jadi Mata-Mata di Era Pendudukan Jepang
Bagikan