Batal Liburan Tahun Lalu? Alokasi Dana ke Tahun Ini Saja
Dananya bisa digunakan untuk liburan akhir tahun 2022. (Foto: Unsplash/Eva Darron)
KEBIJAKAN PPKM level 3 selama libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru) awalnya direncanakan berlaku mulai 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022. Pengumuman ini lantas membuat sebagian orang berpikir dua kali untuk liburan, bahkan tidak menutup kemungkinan yang refund tiket di aplikasi travelling.
Tidak lama kemudian, pemerintah tiba-tiba memutuskan untuk tidak jadi menerapkan PPKM level 3 pada periode Nataru secara merata pada semua wilayah. Keputusan ini didasarkan pada penanganan pandemi COIVD-19 yang menunjukkan perbaikan.
Baca juga:
“Syarat perjalanan akan tetap diperketat, terutama di perbatasan untuk penumpang dari luar negeri. Namun kebijakan PPKM di masa Nataru dibuat lebih seimbang dengan disertai aktivitas testing dan tracing yang tetap digencarkan," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, mengutip laman ANTARA.
Karena tidak jadi diterapkan, masyarakat akhirnya mulai mencari tiket agar bisa liburan akhir tahun, salah satunya Yohanes yang mengaku sulit mendapatkan tiket ke Yogyakarta.
“Begitu PPKM level 3 dibatalkan gue enggak langsung cari tiket karena mikir dulu mau liburan apa enggak. Gue akhirnya beli tiket H-1 menjelang Natal dan itu susah banget, ujung-ujungnya malah enggak dapat,” ungkapnya.
Meski begitu, Yohanes tidak kecewa dan mengambil sisi positifnya, yakni dana liburan tahun lalu bisa dialokasikan dan ditabung untuk tahun ini.
“Seperti yang gue bilang tadi, di satu sisi gue beruntung karena tabungan gue jadi enggak terpakai sama sekali. Dana liburan kemarin tetap gue tabung buat liburan akhir tahun ini. Ya, siapa tahu bisa ke kota yang belum pernah gue kunjungi,” kata Yohanes.
Beberapa orang memiliki alokasi dana, termasuk untuk liburan akhir tahun. Meskipun kamu tidak jadi liburan tahun lalu, sisi positifnya adalah dana tersebut bisa ditabung atau dibelikan keperluan yang lebih penting. Misalnya, di Januari ini kamu bisa menggunakan untuk membeli gitar, sepatu idaman, helm, laptop, atau barang idaman lainnya. Bisa juga dananya tetap disimpan dan kamu punya tabungan lebih di akhir tahun nanti.
Baca juga:
Mengapa Orang Nunda Bayar Utang Justru Lebih Galak Saat Ditagih
Menurut penelitian yang dilakukan JAKPAT Survey Report terhadap 1.502 responden pada November 2021, sebanyak 39 persen sudah merencanakan rencana liburan akhir tahun dan 25 persen memilih tetap di rumah. Yogyakarta pun menjadi destinasi nomor satu yang ingin dikunjungi, diikuti dengan Bali, Bandung, Lombok, Jakarta, Surabaya, Solo, Semarang, Makassar, dan Medan.
Karena tujuan wisata yang masih bisa dibilang ‘dekat’, sebanyak 66 persen memilih mobil sebagai transportasi untuk liburan karena lebih aman dari penularan virus. Masyarakat yang sudah melakukan dua kali vaksinasi diklaim telah memesan tiket mereka di aplikasi wisata. Agar perjalanan semakin lancar, ada pun beberapa persiapan yang dilakukan.
Sebanyak 64 persen menjawab aplikasi e-wallet adalah persiapan utama yang harus diprioritaskan, kemudian diikuti dengan camilan, obat demam, obat pertolongan pertama, paket data (internet), gawai, aplikasi navigasi, hingga produk fesyen.
Nah gimana nih Sobat Merah Putih, sudah ada rencana ke mana akhir tahun ini? (and)
Baca juga:
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Setelah Kemalingan, Museum Louvre Alami Kebocoran yang Merusak Koleksi Buku
Ketok Harga Bikin Orang Kapok Liburan di Banten, DPRD Desak Regulasi Tarif Wisata
Wisatawan Indonesia Andalkan Fitur AI untuk Rekomendasi dan Layanan Hotel