Fashion

Barang Mewah Palsu Semakin Laris di Korea Selatan Selama Pandemi

annehsannehs - Jumat, 23 Oktober 2020
Barang Mewah Palsu Semakin Laris di Korea Selatan Selama Pandemi

Barang mewah palsu semakin laris di Korea Selatan. (Foto Unsplash/Laura Chouette)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MEREK-merek mewah seperti Louis Vuitton, Fendi, Chanel, Gucci, Balenciaga, Supreme, dan lain-lain selalu berhasil menarik perhatian sebagian besar fashion enthusiast di seluruh dunia.

Walau pandemi COVID-19 menyebabkan krisis ekonomi dan kesehatan, tidak sedikit orang-orang yang masih tertarik untuk memiliki barang-barang mewah ini di seluruh dunia, baik asli maupun palsu.

Sayangnya, penerapan social distancing memaksakan kita untuk karantina mandiri sehingga sebagian besar kegiatan berbelanja harus dilakukan secara online. Metode berbelanja digital ini pun menimbulkan masalah baru di industri fesyen Korea Selatan.

Penjualan barang mewah palsu semakin meningkat. (Foto Unsplash/Laura Chouette)
Penjualan barang mewah palsu semakin meningkat. (Foto Unsplash/Laura Chouette)

Chung Kee-Hyun, direktur divisi investigasi kekayaan intelektual Korea Selatan mengatakan bahwa peningkatan permintaan produk-produk mewah palsu berkorelasi positif dengan peningkatan belanja online selama pandemi COVID-19.

BACA JUGA:

Pandemi Bikin Kehidupan Campur Aduk

Jadi, konsumen di Korea Selatan lebih memilih untuk membeli barang-barang bermerek mewah yang palsu semenjak menerapkan belanja online selama pandemi.

Dilansir dari Hypebeast, The Korean Intellectual Property Office (KIPO) alias Kantor Kekayaan Intelektual Korea saat ini sedang sibuk menindaklanjuti barang mewah palsu yang semakin merajalela di pasaran Korea Selatan.

Jumlah barang palsu yang terjual selama pandemi sudah melonjak sebesar 204% jika dibandingkan dengan periode Januari sampai Agustus 2019.

Telah ditindaklanjuti oleh KIPO. (Foto Unsplash/Laura Chouette)
Telah ditindaklanjuti oleh KIPO. (Foto Unsplash/Laura Chouette)

Jika dibandingkan dengan tahun lalu, Statistics Korea juga melaporkan bahwa kegiatan belanja online tahun ini telah mengalami peningkatan penjualan sebesar 15,2 triliun KRW atau sekitar Rp 196 triliun dalam periode Januari sampai Agustus.

Tas menjadi barang mewah palsu yang paling banyak digemari oleh masyarakat Korea Selatan dengan presentasi sebesar 31,7 %, diikuti dengan pakaian sebesar 26%. Sepatu, dompet, dan jam juga menyumbang proporsi sebesar 18%, 6%, dan 5%.

BACA JUGA:

'Menggila' Makan Biar Stres Hilang di Masa Pandemi

Meski begitu, hanya ada kurang dari 3% dari semua laporan penjualan barang mewah palsu yang berhasil diarahkan pada penyelidiktan aktual oleh polisi kehakiman.

Maka dari itu, saat ini KIPO berencana untuk meningkatkan langkah-langkah investigasi personel maupun yang memanfaatkan forensik digital.

Laman Hypebeast juga melaporkan bahwa KIPO akan bekerjasama dengan para pemegang merek dagang untuk memberikan kompensasi kepada para pembeli yang tertipu membeli barang palsu berupa uang kembali. (SHN)

BACA JUGA:

Jadi Clean Freaks dan Ajak Semua Orang Melakukan Hal yang Sama

#Fashion #Barang Palsu #Hypebeast
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Fun
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
BRImo CODE.STRT 2026 kembali hadir dalam rangkaian JF3 Fashion Festival dengan lebih dari 50 brand, kompetisi basket, skate, dance, musik, hingga area kuliner di Summarecon Mall Serpong.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
Fun
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
JAECOO Indonesia berkolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA menghadirkan konsep personalisasi untuk J5 EV.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
Fashion
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
BTN Indonesia Fashion Week 2026 resmi ditutup setelah lima hari penyelenggaraan. Tema Ulos Simetria menghadirkan transformasi Ulos menjadi adibusana modern.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
Fashion
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Kain ulos menjadi magnet di Indonesia Fashion Week 2026. Kain tersebut tampil modern dengan sentuhan warna pastel.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Fashion
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
Perjalanan menuju malam puncak bukanlah proses yang singkat. Kompetisi ini diawali dengan 270 sketsa desain dari para peserta di berbagai daerah.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
ShowBiz
LUMINARA Bawa Wastra Nusantara dalam Tampilan Modern di IFW 2026
Melalui LUMINARA, para desainer memperlihatkan bahwa kekayaan budaya Indonesia dapat terus berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masa kini.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
 LUMINARA Bawa Wastra Nusantara dalam Tampilan Modern di IFW 2026
Bagikan