Bantu Bersihkan Ingus si Kecil, ini Caranya
Saat sakit, bayi tak bisa mengeluarkan ingus sendiri. (pexels/polina tankilevitch)
BAGI orangtua, kesehatan anak segalanya. Memiliki anak yang senantiasa sehat dan ceria merupakan dambaan para orangtua. Sebaliknya, ketika si kecil sakit dan mulai rewel, orangtua tidak hanya dibuat pusing, tetapi juga dibuat galau dan kepikiran terus-terusan. Bahkan sakit flu saja sudah membuat orangtua kalang kabut.
Lendir atau ingus yang menumpuk saat bayi flu akan membuat mereka rewel. Kondisi itu akan semakin parah jika si kecil tidak bisa mengeluarkannya sendiri. Lalu bagaimana sih supaya bunda bisa membantu mereka mengeluarkan ingus dari pernapasannya?
BACA JUGA:
1. Mandi Air Hangat
Ketika terserang flu, kita tidak tahan dengan suhu dingin. Demikian pula pada bayi. Untuk meredakan flunya, bunda bisa memandikan air hangat untuk si kecil. Sediakan air hangat suam suam kuku. Ajak si kecil berendam di air hangat. Ia akan merasa nyaman dan perlahan-lahan ingusnya pun akan mencair dan keluar.
2. Tengkurap
Ingus akan mengikuti arah gravitasi. Ia akan turun jika posisi tubuhnya juga tepat. Salah satu posisi yang dapat mendukung keluarnya lendir dari hidung anak adalah tengkurap. Untuk itu, seringlah mengajak si kecil tummy time. Dengan demikian kotoran di hidung akan keluar dengan sendirinya.
3. Gunakan Penyedot Ingus
Di toko perlengkapan bayi biasanya menjual penyedot ingus. Bentuknya pun beragam. Ada yang berbentuk pipet ada juga yang berbentuk seperti selang panjang. Untuk penyedot lendir berbentuk pipet cara kerjanya hanya perlu dipencet. Sementara yang berbentuk selang biasanya pada salah satu ujung terdapat kaitan yang digunakan di lubang hidung bayi sementara sisi satunya untuk kita gunakan untuk menyedot ingus
4. Berjemur
Hampir semua dokter spesialis anak akan menganjurkan para orangtua untuk menjemur anaknya jika anaknya terserang flu. Sinar matahari mengandung banyak vitamin D yang bagus untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Waktu terbaik untuk menjemur anak yakni mulai pukul setengah 08.30 hingga setengah 14.30. Jemurlah si kecil selama 15 hingga 30 menit.(Avia)
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya