Kesehatan

Bantu Bersihkan Ingus si Kecil, ini Caranya

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 25 Mei 2021
Bantu Bersihkan Ingus si Kecil, ini Caranya

Saat sakit, bayi tak bisa mengeluarkan ingus sendiri. (pexels/polina tankilevitch)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BAGI orangtua, kesehatan anak segalanya. Memiliki anak yang senantiasa sehat dan ceria merupakan dambaan para orangtua. Sebaliknya, ketika si kecil sakit dan mulai rewel, orangtua tidak hanya dibuat pusing, tetapi juga dibuat galau dan kepikiran terus-terusan. Bahkan sakit flu saja sudah membuat orangtua kalang kabut.

Lendir atau ingus yang menumpuk saat bayi flu akan membuat mereka rewel. Kondisi itu akan semakin parah jika si kecil tidak bisa mengeluarkannya sendiri. Lalu bagaimana sih supaya bunda bisa membantu mereka mengeluarkan ingus dari pernapasannya?

BACA JUGA:

Menggendong Bayi Membuatnya Nyaman

1. Mandi Air Hangat

mandi
Membuat bayi merasa nyaman. (Foto: pexels/henley design studio)

Ketika terserang flu, kita tidak tahan dengan suhu dingin. Demikian pula pada bayi. Untuk meredakan flunya, bunda bisa memandikan air hangat untuk si kecil. Sediakan air hangat suam suam kuku. Ajak si kecil berendam di air hangat. Ia akan merasa nyaman dan perlahan-lahan ingusnya pun akan mencair dan keluar.

2. Tengkurap

bayi'
Ingus akan turun saat bayi tengkurap. (foto: pexels/craig adderley)

Ingus akan mengikuti arah gravitasi. Ia akan turun jika posisi tubuhnya juga tepat. Salah satu posisi yang dapat mendukung keluarnya lendir dari hidung anak adalah tengkurap. Untuk itu, seringlah mengajak si kecil tummy time. Dengan demikian kotoran di hidung akan keluar dengan sendirinya.

3. Gunakan Penyedot Ingus

bayi
Gunakan alat penyedot ingus. (foto: pexels/CDC)

Di toko perlengkapan bayi biasanya menjual penyedot ingus. Bentuknya pun beragam. Ada yang berbentuk pipet ada juga yang berbentuk seperti selang panjang. Untuk penyedot lendir berbentuk pipet cara kerjanya hanya perlu dipencet. Sementara yang berbentuk selang biasanya pada salah satu ujung terdapat kaitan yang digunakan di lubang hidung bayi sementara sisi satunya untuk kita gunakan untuk menyedot ingus

4. Berjemur

bayi
Sinar matahari membantu meningkatkan daya tahan tubuh si kecil. (foto: unsplash/khoa pham)

Hampir semua dokter spesialis anak akan menganjurkan para orangtua untuk menjemur anaknya jika anaknya terserang flu. Sinar matahari mengandung banyak vitamin D yang bagus untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Waktu terbaik untuk menjemur anak yakni mulai pukul setengah 08.30 hingga setengah 14.30. Jemurlah si kecil selama 15 hingga 30 menit.(Avia)

#Kesehatan #Parenting
Bagikan
Ditulis Oleh

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan