Banjir Bandang Texas Tewaskan 78 dan Puluhan masih Hilang, Hujan Deras masih akan Datang
Puing dari Camp Mystic yang dilanda banjir bandang di Texas, Amerika Serikat.(foto: Instagram @atexgirl512)
MERAHPUTIH.COM — SEDIKITNYA 78 orang tewas di Texas Tengah dan 41 lainnya dilaporkan hilang akibat banjir bandang yang terjadi pada Jumat (4/7).
Sebanyak 68 korban jiwa, termasuk 28 anak-anak, terjadi di Kerr County, setelah tempat sebuah perkemahan Kristen untuk anak perempuan di tepi sungai diterjang banjir. Sepuluh anak perempuan dan seorang pembina dari Camp Mystic masih belum ditemukan.
Pejabat setempat menyatakan jumlah korban tewas amat mungkin akan terus bertambah. Selain itu, badai lanjutan juga diperkirakan akan melanda wilayah tersebut dalam 24–48 jam mendatang. Hal itu disebut dapat menghambat upaya penyelamatan. Tim penyelamat yang tengah bekerja keras juga harus menghadapi ancaman ular berbisa saat menyisir lumpur dan reruntuhan.
Tiga hari setelah banjir besar itu, salah satu operasi pencarian dan penyelamatan terbesar dalam sejarah Texas mulai beralih ke fase pemulihan. Dari korban yang telah ditemukan di Kerr County, 18 orang dewasa dan 10 anak-anak belum diidentifikasi secara resmi.
Gubernur Texas Greg Abbott mengatakan pada Minggu pihak berwenang akan melakukan segala cara untuk menemukan semua orang yang hilang.
Baca juga:
Banjir di Sebagian Besar Pemukiman dan Jalan Umum di Kota Tangerang Berangsur Surut
“Benar-benar mengerikan melihat apa yang dialami anak-anak itu,” ujar Abbott, sehari setelah mengunjungi lokasi kejadian, dikutip BBC.
Pencarian terutama difokuskan di Camp Mystic, perkemahan musim panas populer bagi anak perempuan yang terletak di tepi Sungai Guadalupe. Perkemahan itu mengalami kerusakan parah.
Bencana terjadi sebelum fajar pada Jumat, saat permukaan sungai naik setinggi sekitar 8 meter hanya dalam waktu 45 menit. Hal itu terjadi saat sebagian besar peserta kemah sedang tertidur. Beberapa anak peserta kemah dan direktur lama perkemahan tersebut, Richard ‘Dick’ Eastland, termasuk di antara korban tewas.
Greg Froelick, mantan Navy Seal dan relawan dari kelompok penyelamat 300 Justice, turut membantu dalam pencarian korban selamat. Ia mengatakan telah mendengar laporan bahwa korban ditemukan hingga sekitar 13 km di hilir sungai dari lokasi Camp Mystic. Ia juga menyebutkan melihat pakaian dan barang-barang dari laci perkemahan berserakan di mana-mana, sepanjang aliran sungai.
Masih belum pasti berapa banyak orang lain yang juga sedang berkemah di daerah tersebut untuk libur akhir pekan Hari Kemerdekaan AS. Sebagian besar dari mereka mungkin tersapu banjir.
Jalan raya dua jalur yang melintasi Sungai Guadalupe dan menghubungkan Kota Kerrville dengan Camp Mystic kini menjadi pemandangan kehancuran. Rumah-rumah hancur dikelilingi oleh pohon tumbang dan perabotan berserakan di halaman. Pagar-pagar roboh dan jaringan listrik putus di beberapa area.(dwi)
Baca juga:
3 Ruas Jalan di Jakarta Masih Terendam Banjir Selain 109 RT hingga Senin Pagi
Bagikan
Berita Terkait
Drone Iran Ditembak Jatuh Saat Dekati Kapal Perang USS Abraham Lincoln di Laut Arab
Setelah Selat Hormuz, Militer AS Tingkatkan Kekuatan di Teluk Persia
Iran Siap Lawan Amerika, Uni Eropa Tambah Sanksi ke Pejabat Teheran
Amerika Serikat dan Iran di Ambang Perang, DPR RI Minta Pemerintah Indonesia Siapkan Evakuasi WNI
Ketegangan Dengan AS Meningkat, Iran Klaim Kendalikan Penuh Selat Hormuz
MPR RI Khawatir Aliansi Perdamaian Bentukan Trump Disabotase Israel untuk Rusak Palestina
AS Mengancam dengan Kapal Induk, Iran tak Mau Kalah Peringatkan Aksi Balasan jika 'Negeri Paman Sam' Menyerang
Kapal Induk AS USS Abraham Lincoln Standby di Timur Tengah, Siapkan Serangan ke Iran jika Diminta
Kapal Induk AS Tiba di Timur Tengah, Dikirim untuk Berjaga-Jaga
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa