Musik

Bangun dari Tidur Panjang, System of a Down Rilis Lagu untuk Armenia

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 09 November 2020
Bangun dari Tidur Panjang, System of a Down Rilis Lagu untuk Armenia

15 tahun tertidur, system of a down rilis dua lagu sekaligus. (instagram/@systemofadown)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETELAH mengalami 'tidur panjang' selama 15 tahun, band metal asal California, System of a Down mengagetkan para penggemarnya dengan merilis lagu baru.

Band yang sudah eksis sejak 1994 ini merilis dua lagu baru sekaligus masing-masing berjudul Protect The Land dan Genocidal Humanoidz.

Rilisnya dua lagu tersebut menjadi ajang reuni bagi setiap anggota band. Selain itu, dua lagu terbaru ini dirilis sebagai bentuk solidaritas mereka untuk Armenia.

Baca juga:

Gorillaz Bakal Berkolaborasi dengan Tame Impala?

Bagi yang belum tahu, semua personel System of a Down, Serj Tankian, Shavo Odadjian, Daron Malakian, dan John Dolmayan merupakan keturunan Armenia. Negeri tersebut saat ini tengah dilanda konflik dengan negara tetangganya Azebaijan.

Bangun dari Tidur Panjang, System of a Down Rilis Lagu untuk Armenia
Dua lagu tersebut berisikan pesan akan perjuangan untuk rakyat Armenia. (instagram/@systemofadown)

Perilisan dua lagu tersebut dalam rangka penggalangan dana bantuan untuk masyarakat di salah satu kawasan Armenia, Artsakh.

“Kami menyadari bahwa beberapa dari kalian lebih nyaman saat mendengarkan musik. Jadi mohon pertimbangan untuk mengunduh lagu-lagu ini sebagai bentuk amal,” ucap vokalis sekaligus gitaris System of a Down, Daron Malakian dikutip dari laman Variety.

Lagu tersebut berisikan pesan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dunia terkait persoalan manusia yang tengah terjadi di Armenia.

Nantinya, royalti dari penjualan tersebut akan diserahkan kepada badan amal Armenia Fund yang berbasis di Amerika Serikat.

Kemudian dana tersebut akan diserahkan untuk membantu kebutuhan dasar masyarakat yang tengah dilanda konflik, mulai dari Artsakh dan daerah Armenia lainnya.

Baca juga:

Lewat SOSFest, Foo Fighters Ajak Penonton Lestarikan Panggung Musik

“Kami mungkin satu-satunya band rock yang menganggap pemerintah sebagai musuh, satu-satunya band rock yang berperang, jadi saya menulis lagu ini untuk meningkatkan moral pasukan kami dan Armenia di seluruh dunia,” lanjut vokalis System of a Down itu.

System of a Down juga merilis sebuah video klip untuk salah satu lagu yang berjudul Protect The Land. Dalam video berdurasi 5.07 menit ini, kalian akan disuguhkan video yang menggabungkan rekaman protes dan pertempuran di Artsakh yang belum lama ini terjadi.

Menurut bassist System of a Down, Shavo Odadjian, ia dan rekan satu band ingin menunjukan kekuatan akan persatuan orang-orang yang memiliki cara pandang sama dengan mereka.

“Jadi kami mempertemukan orang-orang dari segala usia dan profesi yang percaya dan berjuang untuk tujuan yang sama,” jelasnya. (far)

Baca juga:

Film Dokumenter 'Seni Melawan Pandemi' Gambarkan Cara Navicula Bertahan

#System Of A Down #Band Rock #Musik #Armenia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Film Dokumenter 'Linkin Park: Unshatter' Tayang 30 September, Rekam Perjalanan Band setelah Chester Bennington
Linkin Park: Unshatter merekam perjalanan band setelah tujuh tahun jeda pascakepergian Chester Bennington dan hadirnya dua anggota baru.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Film Dokumenter 'Linkin Park: Unshatter' Tayang 30 September, Rekam Perjalanan Band setelah Chester Bennington
ShowBiz
ZZUF Kembali dengan Album Penuh Kedua, Hadirkan 15 Lagu dan 3 Kolaborasi
ZZUF kembali lewat album penuh kedua yang berisi 15 lagu. Album ini menghadirkan kolaborasi dengan softtrauma, Deathro, dan After Hours.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
ZZUF Kembali dengan Album Penuh Kedua, Hadirkan 15 Lagu dan 3 Kolaborasi
ShowBiz
Zeke and The Popo Siapkan Sesi Dengar 'Crazy Life' di 9 Kota Jelang Rilis Album Kedua
Zeke and The Popo menyiapkan sesi dengar Crazy Life di 9 kota jelang perilisan album kedua pada 7 Oktober 2026 melalui Black Morse Records.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Zeke and The Popo Siapkan Sesi Dengar 'Crazy Life' di 9 Kota Jelang Rilis Album Kedua
ShowBiz
Single 'Without You' Jadi Cara Polaris Menghadapi Duka Kehilangan, Simak Liriknya
Polaris kembali setelah tiga tahun tanpa musik baru lewat “Without You”, single yang lahir dari duka atas meninggalnya gitaris Ryan Siew pada 2023.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Single 'Without You' Jadi Cara Polaris Menghadapi Duka Kehilangan, Simak Liriknya
ShowBiz
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
Video yang memperlihatkan tindakan penggerebekan penegakan hukum imigrasi itu menggunakan lagu Midnight Sun milik Larsson.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Zara Larsson Semprot Gedung Putih, tak Terima Lagunya Dipakai untuk Video Deportasi
ShowBiz
'Misery', Luapan Frustrasi Pupsies di Tengah Rutinitas yang Melelahkan
Lagu ini menangkap perasaan ketika seseorang berada dalam situasi yang membuat sesak, tetapi tetap harus menjalani hari seperti biasa.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
'Misery', Luapan Frustrasi Pupsies di Tengah Rutinitas yang Melelahkan
ShowBiz
Lisa BLACKPINK Lempar Teka-Teki Single Berikutnya, Berawalan Huruf T
Bocoran singkat itu pun langsung memunculkan rasa penasaran mengenai judul lengkap lagu yang dimaksud.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Lisa BLACKPINK Lempar Teka-Teki Single Berikutnya, Berawalan Huruf T
ShowBiz
'Bass Persuades', Cara Miley Cyrus Mengembalikan Musik sebagai Pengalaman
'Bass Persuades' menyimpan kritik terhadap kebiasaan manusia modern yang terlalu terpaku pada layar ponsel.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
'Bass Persuades', Cara Miley Cyrus Mengembalikan Musik sebagai Pengalaman
ShowBiz
Macklemore Bela Diri, Tegaskan Seruan ‘Free Palestine’ bukan Serangan ke Orang Yahudi
Ia menyampaikan pesan tersebut ketika memperkenalkan lagu protes Hind's Hall, yang dirilis pada 2024, dan mengkritik operasi militer Israel di Gaza.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
 Macklemore Bela Diri, Tegaskan Seruan ‘Free Palestine’ bukan Serangan ke Orang Yahudi
ShowBiz
Pemilik Gillette Stadium Setuju Donasi, Drama Konser Ed Sheeran Berakhir dengan Bantuan Kemanusiaan
Sheeran memintanya menyumbangkan USD 2 juta untuk bantuan kemanusiaan di kawasan tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
 Pemilik Gillette Stadium Setuju Donasi, Drama Konser Ed Sheeran Berakhir dengan Bantuan Kemanusiaan
Bagikan