Film Dokumenter 'Seni Melawan Pandemi' Gambarkan Cara Navicula Bertahan
Unit psychedelic grunge asal Bali, Navicula rilis film dokumenter. (Instagram/@navicula)
SALAH satu elemen yang sangat terkena imbas dari pandemi Corona ini adalah para pelaku seni, tak terkecuali musisi. Banyak sekali dampak yang dirasakan oleh para musisi, salah satunya pembatalan seluruh jadwal untuk manggung atau konser. Otomatis hal tersebut menghilangkan penghasilan terbesar dari musisi.
Tidak ingin tinggal diam, unit psychedelic grunge asal Bali, Navicula, mencoba untuk beradaptasi serta memikirkan ide-ide kreatif agar tetap bertahan di tengah situasi 'buruk' pandemi.
Baca juga:
Dopamin Chocolate & Baked Cheese, Kolaborasi Goodnight Electric X Pipiltin Cocoa
Selama delapan bulan terakhir ide yang muncul adalah melakukan konser secara daring, meskipun dilanda sejumlah keterbatasan yang ada. Terhitung sejak Maret 2020, Navicula telah melakukan lebih dari empat konser virtual.
Sederet konser daring yang telah mereka lakukan di antaranya, Navicula Corona Concert Part I, Corona Acoustic Concert Part II, Navicula: A Tribute To Local Inspiration, dan Sekepal Aspal Indonesia Motoart Exhibition 2020 Virtual Edition.
“Sederet konser dan aktivitas sosial selama delapan bulan terakhir. Kami hadirkan untukmu di Festival Seni Bali Jani II, Tgl 2 November ini, jam 21.00 WITA, FULL video, di kanal YouTube Disbud Prov Bali,” tulis Navicula pada unggahan Instagramnya.
Bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Navicula merilis sebuah film dokumenter dan menjadi bagian dari Festival Seni Bali Jani II bertemakan Seni Melawan Pandemi.
Dokumenter Seni Melawan Pandemi menceritakan tentang perjuangan Navicula, sejak awal munculnya pandemi di Indonesia dan bagaimana cara bertahan menghadapinya.
Baca juga:
Gambaran Pemikiran Isyana Sarasvati di Single 'Unlock The Key'
Dalam dokumenter tersebut Navicula berbagi cerita tentang apa yang bisa dilakukan dan bagaimana tetap bisa kreatif, waras, dan berbagi di situasi sulit.
“Seni Melawan Pandemi adalah upaya keras kami agar bukan hanya dapur kita saja yang ngebul, tapi juga semua praktisi di skena musik yang kita cintai,” lanjut Navicula.
Bisa dikatakan Navicula merupakan band pertama yang berani beda untuk tidak tinggal diam. Dengan melawan situasi buruk pandemi yang menyerang industri kreatif dengan mengadakan seejumlah konser daring.
Tidak hanya sekadar konser, pada beberapa konsernya Navicula lakukan penggalangan dana yang nantinya diberikan untuk kebutuhan masyarakat, seperti masker dan hand sanitizer. (far)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
'Aku yang Engkau Cari', Lagu Maudy Ayunda yang Lahir dari Dunia 'Para Perasuk'
Asal-Usul Sound Hiwong Hiwong Tong Hiwong yang Viral di Media Sosial
Lagu Lawas 'Cinta Kita' Ramai Muncul di FYP TikTok
'Tak Kancani', Karya Reflektif Ndarboy Genk setelah Berjumpa Sahabat Difabel
Rio Clappy Kembali dengan 'Belia', Lagu tentang Cinta Pertama dan Waktu
Tur Hari Kerja, Bless The Knights Tutup Perjalanan Jakarta Weekdays Tour 2026
BTS Rencanakan Penampilan Comeback di Situs Warisan Budaya, KHS Berikan Izin Bersyarat demi Kenalkan Korea ke Dunia
Album Baru Madison Beer 'locket' Resmi Dirilis, Diprediksi Jadi Sorotan 2026
Portura Akhiri Etape Empat Kota di Pos Bloc Jakarta, Merayakan Dialog Musik dan Kota
Yellowcard Kolaborasi Bareng Good Charlotte di Single 'Bedroom Posters', ini Lirik Lengkapnya