Bangkrut, Muji di AS Punya Hutang Rp919 Miliar

annehsannehs - Senin, 13 Juli 2020
Bangkrut, Muji di AS Punya Hutang Rp919 Miliar

Muji mengajukan kebangkrutan di AS. (Foto Muji)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DATANG lagi kabar buruk dari sektor perekonomian akibat pandemi COVID-19. Setelah franchise terbesar Pizza Hut dan Wendy's bangkrut di AS minggu lalu, kini giliran Muji yang mengajukan bangkrut Chapter 11 pada Kamis (9/7) di Delaware, Amerika Serikat.

Muji dikenal dengan desainnya yang minimalis. (Foto Muji)
Muji dikenal dengan desainnya yang minimalis. (Foto Muji)

Dilansir dari Nikkei, perusahaan asal Jepang ini mengajukan bangkrut dengan utang sebesar USD64 juta atau sekitar Rp919 miliar.

Baca juga:

Franchise Terbesar Pizza Hut dan Wendy's di AS Bangkrut Karena COVID-19

Dampak terbesar pandemi COVID-19 bagi Muji ialah biaya sewa tempat yang sangat tinggi karena berlokasi di tempat-tempat strategis Amerika Serikat seperti Times Square, NY, dan 5th Avenue.

Apakah Muji di Indonesia terancam tutup? (Foto Muji)
Apakah Muji di Indonesia terancam tutup? (Foto Muji)

Muji akan membuat rencana baru selama 180 hari ke depan, termasuk menutup beberapa gerai fisik dan fokus pada penjualan online.

"Muji telah merasakan efek luar biasa dari pandemi COVID-19 pada toko fisik, dan hasilnya kami akan mengambil kesempatan ini untuk berfokus kembali pada upaya kami di Amerika Serikat pada pasar regional pertama dan e-commerce," ungkap CEO Muji Satoshi Okazaki Jumat pekan lalu.

Baca juga:

Rugi USD3,2 Miliar, Starbucks Akan Tutup 400 Gerai

Muji merupakan perusahaan asal Jepang yang telah menyediakan perlengkapan rumah, alat tulis, pakaian, dan kosmetik sejak 1980. Perusahaan ini mulai melebarkan sayapnya ke Amerika Serikat pada 2006 dan membuka sebanyak 19 toko.

Muji mulai menutup semua toko di Amerika Serikat sejak pertengahan Maret 2020. Kini, 10 toko sudah dibuka kembali, tetapi pendapatan operasionalnya merosot sampai 80 persen dibandingkan dengan masa pra-pandemi COVID-19.

Muji telah berdiri sejak 1980. (Foto Muji)
Muji telah berdiri sejak 1980. (Foto Muji)

Meski begitu, pengajuan bangkrut Chapter 11 di Amerika Serikat tidak selalu menyatakan perusahaan tersebut akan gulung tikar. Laman CNN Business menjelaskan banyak perusahaan yang memanfaatkan pengajuan bangkrut untuk memangkas utang dengan cara mengganti strategi bisnis dengan fokus berbeda.

"Proses pengajuan bangkrut ini akan memastikan kesehatan, pertumbuhan, dan kelangsungan hidup perusahaan di masa depan," ungkap pihak Muji. Muji juga berkomitmen untuk menyediakan produk dan pengalaman berkualitas tinggi di masa yang akan datang. (shn)

Baca juga:

Takashi Murakami Ceritakan Kebangkrutannya di IGTV

#Amerika Serikat #COVID-19 #Virus Corona
Bagikan
Ditulis Oleh

annehs

Berita Terkait

Olahraga
Wasit Piala Dunia 2026 Asal Somalia Ditolak Masuk AS, FIFA Buka Suara
Wasit asal Somalia, Omar Artan, dilarang masuk ke AS. Ia pun gagal memimpin pertandingan Piala Dunia 2026, meski sudah dipilih FIFA.
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
Wasit Piala Dunia 2026 Asal Somalia Ditolak Masuk AS, FIFA Buka Suara
Olahraga
Timnas Iran Kritik FIFA usai Tiba di Meksiko, Visa Piala Dunia 2026 Dinilai Bermasalah
Timnas Iran sudah tiba di Meksiko jelang Piala Dunia 2026. Namun, mereka mengkritik FIFA atas visa yang dinilai bermasalah.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Timnas Iran Kritik FIFA usai Tiba di Meksiko, Visa Piala Dunia 2026 Dinilai Bermasalah
Indonesia
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
DPR AS meloloskan resolusi penghentian serangan ke Iran dengan dukungan anggota Partai Republik. P
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Presiden Trump Kena Skakmat, DPR AS Termasuk dari Republik Tolak Serangan ke Iran Dilanjutkan
Indonesia
Rp 432 Triliun Aset Ditahan AS, Iran Minta Pencairan Setengah Sesuai Kesepakatan Damai
Iran menuntut Amerika Serikat untuk segera mencairkan sedikitnya 50 persen aset asing miliknya setelah penandatanganan nota kesepahaman (MoU)
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Rp 432 Triliun Aset Ditahan AS, Iran Minta Pencairan Setengah Sesuai Kesepakatan Damai
Olahraga
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D: Amerika Serikat dan Turki Harus Waspadai Paraguay
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D lengkap dengan jadwal pertandingan, analisis kekuatan Amerika Serikat, Turki, Paraguay, Australia, dan peluang lolos.
ImanK - Kamis, 04 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026 Grup D: Amerika Serikat dan Turki Harus Waspadai Paraguay
Dunia
Siapkan Aksi Balasan, Iran Tuding Kuwait dan Bahrain Terlibat Serangan AS ke Pulau Qeshm
Pemerintah Iran mengecam keras serangan militer Amerika Serikat (AS) terhadap Pulau Qeshm dan sebuah kapal tanker minyak milik mereka di Selat Hormuz.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Siapkan Aksi Balasan, Iran Tuding Kuwait dan Bahrain Terlibat Serangan AS ke Pulau Qeshm
Olahraga
Ebola Intai Piala Dunia 2026, AS Wajibkan Tes Kesehatan Penumpang Internasional di Semua Bandara
Amerika Serikat mewajibkan tes Ebola di semua bandara utama untuk mencegah penyebaran wabah selama Piala Dunia FIFA 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Ebola Intai Piala Dunia 2026, AS Wajibkan Tes Kesehatan Penumpang Internasional di Semua Bandara
Indonesia
Biaya Serangan AS ke Iran Telah Habiskan Rp 1,7 Kuadriliun, Biaya Operasional Per Hari Rp 17,68 Triliun
Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata. Namun, perundingan lanjutan yang berlangsung di Islamabad berakhir tanpa menghasilkan terobosan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Biaya Serangan AS ke Iran Telah Habiskan Rp 1,7 Kuadriliun, Biaya Operasional Per Hari Rp 17,68 Triliun
Dunia
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Total 15 negara pernah diancam Presiden AS Donal Trump, 7 di antaranya benar-benar diserang, termasuk Iran, Irak, Suriah, Yaman, Venezuela, Nigeria, dan Somalia.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Trump Ancam Serang 15 Negara Selama Jadi Presiden AS, Terbaru Oman. 7 Negara Benar-Benar Diserbu!
Indonesia
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Google menyatakan bersedia bekerja sama dengan regulator, namun menganggap banyak tuntutan tersebut justru kontraproduktif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Uni Eropa Segera Denda Google, Dihitung Berdasarkan Omzet Perusahaan
Bagikan