Banggar DPR: Program MBG Maju, tapi Masih Ada Kendala di Lapangan

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 07 April 2026
Banggar DPR: Program MBG Maju, tapi Masih Ada Kendala di Lapangan

Ilustrasi Makan Bergizi Gratis. (MerahPutih.com/Didik Setiawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pimpinan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bertemu dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, dan Wakil Kepala BGN, Sony Sanjaya di ruang Banggar, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/4).

Pertemuan tersebut membahas progres program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ketua Banggar DPR, Said Abdullah mengatakan, pihaknya mengapresiasi capaian program tersebut. Hingga kini, jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) disebut telah mencapai lebih dari 26.000 titik.

“Kami apresiasi karena sudah lebih dari 26 ribu SPPG,” kata Said.

Baca juga:

Kasus Keracunan MBG di Jakarta Timur, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan Korban

Namun, Said mengakui pelaksanaan program masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Salah satunya terkait kepatuhan terhadap SOP di beberapa titik pelaksanaan.

Ia mengatakan, BGN telah mengambil langkah tegas dengan mencabut atau menangguhkan sejumlah titik yang tidak menjalankan prosedur dengan baik.

“Ada titik yang dicabut, ada juga yang di-suspend karena tidak sesuai SOP,” ujarnya.

Pada pertemuan itu, Banggar juga menyoroti kondisi fiskal negara. Said mengajak semua pihak memiliki sensitivitas yang sama terhadap tekanan anggaran dan mendorong adanya pembagian beban serta penajaman prioritas.

Baca juga:

Viral Video Susu MBG Gratis Dijual di Minimarket, Begini Penjelasan Kepala BGN

Politisi PDI Perjuangan (PDIP) itu mengatakan, BGN telah berkontribusi dengan melakukan efisiensi anggaran hingga Rp 20 triliun.

“BGN juga sudah melakukan penajaman sampai Rp 20 triliun,” ucapnya.

Terkait adanya siswa di Kudus yang meminta anggaran MBG dialihkan untuk kesejahteraan guru, Said menegaskan hal itu merupakan kewenangan pemerintah, bukan DPR.

“Silakan pemerintah mengambil kebijakan yang terbaik,” katanya.

Baca juga:

Pangkas Waktu Pemberian MBG, Pemerintah Klaim Hemat Rp 20 Triliun

Said menambahkan, DPR tetap dapat memberikan pandangan, tetapi keputusan akhir berada di tangan pemerintah sebagai pelaksana program.

Program MBG diharapkan terus berjalan optimal dengan perbaikan tata kelola agar manfaatnya bisa dirasakan luas oleh masyarakat. (Pon)

#Badan Gizi Nasional #Banggar DPR #Makan Bergizi Gratis
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
BGN Tegaskan Ledakan di Pasar Cimanggis tak Terkait dengan MBG
Ledakan itu bukan merupakan SPPG, baik yang sedang beroperasi maupun yang digunakan sebagai gudang SPPG.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
BGN Tegaskan Ledakan di Pasar Cimanggis tak Terkait dengan MBG
Indonesia
Kepala BGN Singgung Calo saat Resmikan 980 SPPG Serentak
Dari total 980 SPPG yang diaktivasi, sebanyak 691 SPPG berada di wilayah Sumatra, sedangkan 289 SPPG lainnya berada di wilayah Kalimantan dan Bali.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Kepala BGN Singgung Calo saat Resmikan 980 SPPG Serentak
Indonesia
Data Penerima MBG Tidak Sinkron, Guru Harus Perbarui Identitas Peserta Didik
Pendataan serupa juga diberlakukan bagi kelompok penerima manfaat di posyandu, madrasah, dan pondok pesantren.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Data Penerima MBG Tidak Sinkron, Guru Harus Perbarui Identitas Peserta Didik
Indonesia
BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jawa Tengah, ini Alasannya
BGN menutup dua SPPG di Jawa Tengah, Hal itu tertuang dalam SK Kepala BGN Nomor 63530 Tahun 2026.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
BGN Tutup Permanen 2 SPPG di Jawa Tengah, ini Alasannya
Indonesia
5 Ribu Dapur MBG Ditargetkan Sajikan Prasmanan Sampai Akhir Tahun
Makanan yang disajikan secara prasmanan lebih hangat dan segar saat dikonsumsi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
5 Ribu Dapur MBG Ditargetkan Sajikan Prasmanan Sampai Akhir Tahun
Indonesia
JPPI Minta Pemda Koordinasikan MBG untuk Dorong Usaha dan Buka Lapangan Kerja
JPPI meminta pemda mengoordinasikan program MBG, memetakan kebutuhan pangan, dan mengembangkan potensi ekonomi daerah untuk membuka lapangan kerja.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
JPPI Minta Pemda Koordinasikan MBG untuk Dorong Usaha dan Buka Lapangan Kerja
Indonesia
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
JPPI meminta pemerintah memprioritaskan petani, peternak, dan UMKM lokal dalam rantai pasok MBG agar program berdampak pada ekonomi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
Indonesia
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG
Heboh penemuan mayat terborgol di gedung kosong Kendal yang dikaitkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Cek fakta dan klarifikasi resmi BGN di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG
Indonesia
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun
Angka tersebut mengalami penyesuaian seiring dengan kebijakan efisiensi anggaran.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Beredar unggahan yang menyebut Wapres Gibran meminta adiknya, Kaesang, untuk menjadi ketua BGN. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Bagikan