Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG

Ilustrasi mayat. Foto: ANT/IST/NET

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Warga baru-baru ini dibikin heboh dengan misteri penemuan mayat di Kendal yang tewas mengenaskan dengan kondisi tangan terborgol, hingga sempat ramai dikaitkan dengan gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menjawab simpang siur tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya angkat bicara dan memastikan insiden jenazah terborgol Kendal ini sama sekali tidak punya benang merah dengan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG

Rumor liar seputar fakta mayat Kendal ini memang cepat banget menyebar di media sosial karena lokasi kejadian digosipkan sebagai salah satu fasilitas negara.

Namun, publik diminta tidak mudah termakan isu, sebab lewat klarifikasi BGN terbaru, terungkap bahwa bangunan kosong tempat korban ditemukan bukanlah gedung SPPG Kendal seperti yang jadi buah bibir netizen.

Tim pusat bahkan sudah mengecek langsung ke lapangan demi meluruskan kabar miring yang menyeret proyek Makan Bergizi Gratis ini agar masyarakat tidak terjebak hoaks.


Bantahan Tegas BGN: Tidak Ada Kaitan dengan Fasilitas Negara

Ilustrasi

Merespons bola salju opini di masyarakat, Juru Bicara BGN, Tysa Novenny, langsung mengambil langkah cepat.

Setelah berkoordinasi intensif dengan koordinator wilayah setempat, Tysa mengonfirmasi bahwa tempat kejadian perkara (TKP) bukanlah bangunan yang dikelola oleh institusinya. Bangunan itu juga bukan aset yang terkena moratorium proyek negara.

Berdasarkan hasil penelusuran dan koordinasi yang telah kami lakukan, bangunan tersebut bukan merupakan gedung SPPG dan tidak memiliki ID SPPG resmi. Di lokasi tersebut juga tidak pernah terdapat kegiatan maupun aktivitas yang berkaitan dengan Program MBG,

ungkap Tysa, Sabtu (10/10).

Tysa juga menegaskan bahwa tidak ada satupun mitra BGN yang mengklaim kepemilikan atas rumah kosong tersebut. Pihaknya sengaja buka suara agar informasi yang beredar tidak makin simpang siur dan merugikan program pemerintah.

Dengan demikian, dapat kami tegaskan bahwa bangunan tersebut tidak memiliki keterkaitan dengan Badan Gizi Nasional maupun pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis,

tegasnya.


Kronologi Tragis Pemuda Berborgol di Kendal

Awal mula terungkapnya kasus ini sukses bikin warga sekitar bergidik ngeri. Sekitar pukul 04.00 WIB pada Selasa (6/10) lalu, warga yang mencium bau busuk menyengat memutuskan untuk mencari sumber aroma tak sedap tersebut di sebuah rumah kosong pinggir jalan raya.

Benar saja, di lantai dua bangunan itu, mereka menemukan tubuh seorang pria yang sudah tak bernyawa. Posisi korban tergeletak mengenaskan di dekat jendela dengan tangan kiri yang ditarik ke atas lantaran diborgol dan dikaitkan ke teralis.

Proses identifikasi pun langsung dilakukan oleh tim gabungan Inafis Polda Jawa Tengah dan Inafis Polres Kendal. Hasilnya, identitas mayat misterius itu akhirnya terkuak.

Baca juga:

Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun

Korban diketahui bernama Donna Nuzulul Aditya, seorang pemuda berusia 29 tahun yang tercatat sebagai warga Kampung Karangsari, Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu, Kendal.

Menutup pernyataannya, pihak BGN meminta masyarakat untuk selalu mengecek kebenaran sebuah informasi sebelum mengaitkannya dengan instansi tertentu. Tak lupa, mereka juga mengirimkan rasa simpati kepada keluarga korban.

"Segenap jajaran Badan Gizi Nasional menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan," tutup Tysa. (Knu)

#Badan Gizi Nasional #Mayat #Penemuan Mayat #Makan Bergizi Gratis
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG
Heboh penemuan mayat terborgol di gedung kosong Kendal yang dikaitkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Cek fakta dan klarifikasi resmi BGN di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG
Indonesia
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun
Angka tersebut mengalami penyesuaian seiring dengan kebijakan efisiensi anggaran.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Beredar unggahan yang menyebut Wapres Gibran meminta adiknya, Kaesang, untuk menjadi ketua BGN. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Indonesia
BGN Mulai Uji Coba MBG Prasmanan, Sebut Makanan Lebih Hangat dan Segar
BGN kini memulai uji coba sistem MBG prasmanan. Menurut BGN, makanan jadi lebih hangat dan segar.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
BGN Mulai Uji Coba MBG Prasmanan, Sebut Makanan Lebih Hangat dan Segar
Indonesia
Ombudsman Temukan Masalah MBG di 34 Provinsi, BGN Buka Diri untuk Evaluasi
Ombudsman RI menemukan temuan terkait penyelenggaraan MBG di 34 provinsi. BGN menyatakan terbuka terhadap hasil kajian dan rekomendasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Ombudsman Temukan Masalah MBG di 34 Provinsi, BGN Buka Diri untuk Evaluasi
Indonesia
Program MBG Uji Coba Sistem Prasmanan ala Jepang, Siswa Ikut Sajikan Makanan
BGN menguji coba sistem prasmanan MBG di lebih dari 60 dapur SPPG. Siswa ikut piket menyajikan makanan hangat di kelas seperti di Jepang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Program MBG Uji Coba Sistem Prasmanan ala Jepang, Siswa Ikut Sajikan Makanan
Indonesia
BGN Proses Registrasi Ulang SPPG, Temukan Yayasan yang Minta Setoran per Ompreng
BGN menemukan yayasan yang meminta setoran per ompreng kepada mitra SPPG. Mitra yang merasa dirugikan dapat mengajukan penggantian yayasan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
BGN Proses Registrasi Ulang SPPG, Temukan Yayasan yang Minta Setoran per Ompreng
Indonesia
Kepala BGN Minta Kepala Daerah Sidak Dapur MBG, Bahkan Bisa Dilakukan Jam 2 Pagi
Kepala BGN Sudaryono meminta kepala daerah rutin sidak SPPG untuk mengawasi program MBG. Inspeksi bahkan bisa dilakukan jam 2 pagi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kepala BGN Minta Kepala Daerah Sidak Dapur MBG, Bahkan Bisa Dilakukan Jam 2 Pagi
Indonesia
Kepala BGN Minta CCTV SPPG Ditarik ke Kantor Pusat, Biar AI Bisa Awasi Cara Potong Kubis
Kepala BGN Sudaryono pasang AI di CCTV dapur SPPG untuk awasi kebersihan Makan Bergizi Gratis. Pemda diminta sidak jam 3 pagi dan laporkan calo!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Kepala BGN Minta CCTV SPPG Ditarik ke Kantor Pusat, Biar AI Bisa Awasi Cara Potong Kubis
Indonesia
BGN Klarifikasi Isu Pengadaan Sprei dan Sarung Bantal Senilai Rp 9 Miliar
Pengadaan sprei dan sarung bantal bukan terjadi para era Kepala BGN Sudaryono, melainkan saat dipimpin Dadan Hindayana.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
BGN Klarifikasi Isu Pengadaan Sprei dan Sarung Bantal Senilai Rp 9 Miliar
Bagikan